Jumat, 29 Juni 2018

Jepang Mewakili Asia di 16 Besar

Jepang akhirnya menjadi wakil tunggal Asia di fase gugur Piala Dunia 2018 sebagai runner-up Grup H. Pada laga terakhir Jepang sebenarnya kalah 0-1 dari Polandia, sedangkan Senegal juga meraih hasil sama menghadapi Kolombia. Radamel Falcao dkk tak tertahankan menjadi juara Grup H. Sementara itu, Jepang dan Senegal mengoleksi hasil yang identik, baik dari jumlah poin, selisih gol, jumlah gol, maupun head-to-head. Namun, Jepang akhirnya beruntung bisa melangkah ke 16 besar karena peraturan baru fair play point. Eiji Kawashima dkk total hanya mendapat empat kartu kuning sepanjang fase grup, sedangkan Sadio Mane dkk memperoleh enam kartu kuning. Senegal pun rela harus angkat kaki dari Rusia dan membuat semua wakil Afrika kandas di babak penyisihan.

Pada babak perdelapan final, Jepang akan menantang Belgia (juara Grup G) dan Kolombia bertemu dengan Inggris (peringkat kedua Grup G). Belgia unggul 1-0 atas Inggris dalam laga terakhir untuk menentukan peringkat. Gol teramung Belgia dicetak Adnan Januzaj, mantan pemain Manchester United yang kini bermain di Real Sociedad. Belgia mapun Inggris menyimpan sejumlah pemain intinya dalam matchday 3 demi menghadap fase gugur yang pastinya akan lebih berat perjuangannya. Yang jelas, Belgia masih berpeluang menjadi juara baru di Rusia dan Inggris mungkin saja akan meraih Piala Dunia keduanya setelah tahun 1966.

Kamis, 28 Juni 2018

Jerman Kandas, Kutukan Juara Berlanjut

Apa yang terjadi pada Prancis (2002), Italia (2010), dan Spanyol (2014) ternyata berlaku pula pada Jerman di Piala Dunia 2018. Berstatus sebagai juara Piala Dunia 2010, langkah Der Panzer kandas di fase grup belaka di turnamen berikutnya. Kutukan pada juara bertahan tetap berlanjut tahun ini. Tim besutan Joachim Loew sebenarnya masih berpeluang lolos ke 16 besar setelah meraih hasil sekali menang dan sekali kalah. Lawan yang dihadapi di matchday 3 Grup F adalah Korea Selatan yang sudah dua kali kalah dan dipastikan tersingkir dari turnamen. Namun, apa yang terjadi sungguh di luar dugaan. Jerman justru tunduk 0-2 dari wakil Asia yang di atas kertas bisa dikalahkan. Korsel membobol gawang Manuel Neuer melalui Kim Yung-Gwon (90'+2) dan Son Heung-Min (90'+6). Gol terakhir Son bisa tercipta karena gawang Jerman kosong gara-gara Neuer ikut maju menyerang hingga mendekati kotak penalti Korsel. Pada pertandingan lainnya, Swedia secara mengejutkan bisa menang 3-0 atas Meksiko. Kedua tim itulah yang berhak mewakili Grup F di perdelapan final.

Brasil mengalahkan Serbia 2-0 dalam matchday 3 Grup E. Gol Selecao dibuat oleh Paulinho dan Thiago Silva. Sementara itu, Swiss ditahan imbang 2-2 oleh Kosta Rika. Dengan hasil tersebut, Brasil dan Swiss melaju ke fase 16 besar. Brasil berjumpa dengan Meksiko, sedangkan Swedia bertemu dengan Swiss. Terjadi duel sesama tim dari benua Amerika dan duel tim Eropa yang sama-sama bukan tim unggulan.

Rabu, 27 Juni 2018

Messi Cetak Gol, Argentina pun Lolos ke 16 Besar

Lionel Messi berulang tahun ke-31 pada Minggu (24/6/2018) kemarin. Pasti banyak doa dan asa tercurah baginya, baik dari masyarakat Argentina maupun penggemarnya di seantero dunia. Nasib Tim Tango di Piala Dunia 2018 kebetulan sedang berada di ujung tanduk, setelah ditahan imbang 1-1 oleh Islandia dan kalah 0-3 dari Kroasia. Kemenangan mutlak diraih ketika menghadapi Nigeria di laga ketiga Grup D yang dimainkan Selasa (26/6) waktu setempat. Doa untuk Messi seperti terjawab ketika sang kapten mampu mencetak gol pertamanya di Rusia dan membuat timnya unggul 1-0 atas Nigeria. Gol Victor Moses lewat titik penalti sempat membuat posisi menjadi imbang 1-1. Namun, Marco Rojo akhirnya menjadi pahlawan kemenangan Albiceleste dengan golnya di menit ke-87. Tim Tango menang 2-1 atas Elang Super. Menempati posisi kedua Grup D, Argentina akan menantang Prancis yang menjadi juara Grup C di perdelapan final. Sementara itu, Kroasia (juara Grup D) akan berjumpa dengan Denmark (runner-up Grup C). 

Pertandingan terakhir Grup A dan B hanya untuk menentukan juara dan peringkat kedua. Hasilnya adalah Uruguay (juara Grup A) vs Portugal (runner-up Grup B) dan Spanyol (juara Grup B) vs Rusia (runner-up Grup A). Uruguay menang 3-0 atas Rusia. Sementara itu, Arab Saudi mengalahkan Mesir 2-1 di laga pamungkas lainnya di Grup A. Mohamed Salah memborong dua gol bagi timnya sepanjang turnamen, meski Mesir selalu kalah di Rusia. Pujian  layak diberikan kepada Iran dan Maroko. Iran menahan imbang Portugal 1-1, sedangkan Maroko bermain seri 2-2 dengan Spanyol di matchday 3 Grup B.

Senin, 25 Juni 2018

Persaingan Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia 2018

Harry Kane untuk sementara menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2018 dengan total lima gol. Kapten Inggris tersebut mencetak tiga gol ketika timnya menang 6-1 atas Panama. John Stones, bek Inggris asal Manchester City, ikut menyumbang dua gol dalam laga tersebut. Cristiano Ronaldo (Portugal) dan Romelu Lukaku menyusul dengan koleksi empat gol. Ronaldo membuat gol teramung Portugal saat menundukkan Maroko 1-0. Lukaku menyumbang sepasang gol ketika Belgia menaklukkan Tunisia 5-2. Eden Hazard, kapten Belgia, juga membuat dua gol dalam pertandingan tersebut. 

Ahmed Musa (Nigeria) memborong semua gol timnya saat menang 2-0 atas Islandia. Stones, Hazard, Musa, Philippe Coutinho (Brasil), Artem Dzyuba (Rusia), dan Luka Modric (Kroasia) sama-sama mencetak dua gol sejauh ini. Sementara itu, Denis Cheryshev (Rusia) dan Diego Costa (Spanyol) kompak mencetak tiga gol di Rusia. Persaingan menjadi top scorer di Rusia tidak hanya diikuti oleh para pemain yang sudah tersebut di atas. Sejumlah striker top juga sudah membuat gol pertamanya, seperti Antoine Griezmann (Prancis), Neymar (Brasil), Luis Suarez (Uruguay), Kylian Mbappe (Prancis), dan Radamel Falcao (Kolombia). 

Ronaldo mencatat rekor baru setelah membuat gol keempat di Rusia. Gol itu menjadikan koleksi golnya untuk Portugal menjadi 85 buah. Ia menjadi pemain Eropa tersubur di level internasional dan melewati rekor Ferenc Puskas (Hongaria/Spanyol) yang mencetak 84 gol. Rekor pencetak gol terbanyak di dunia masih ditempati oleh Ali Daei (Iran) dengan 109 gol. Sebelumnya, CR7 sudah membuat rekor selalu mencetak gol dalam empat Piala Dunia (2006, 2010, 2014, dan 2018). Keisuke Honda (Jepang) yang golnya menyelamatkan timnya dari kekalahan melawan Senegal (2-2) juga membuat rekor selalu mencetak gol dalam tiga Piala Dunia (2010, 2014, dan 2018). 

Gol tunggal Mbappe ke gawang Peru menjadikannya pemain termuda Prancis yang mampu mencetak gol di Piala Dunia dan Piala Eropa. Mbappe berusia 19 tahun 6 bulan dan dia bahkan belum lahir ketika Prancis meraih trofi Piala Dunia 1998. Gol Falcao saat melawan Polandia merupakan gol pertamanya di Piala Dunia. Kapten Kolombia itu menajamkan rekor pribadinya sebagai striker tersubur negaranya dengan 30 gol dari 75 caps.

Hujan Gol di Grup G Piala Dunia 2018

Hujan gol terjadi di Grup G ketika melakoni matchday 2 Piala Dunia 2018. Belgia mengandaskan Tunisia 5-2 pada Sabtu (23/6/208), lalu Inggris menundukkan Panama 6-1 pada Minggu (24/6). Tercipta total 14 gol hanya dari dua pertandingan! Kejutan besar terjadi ketika Argentina takluk 0-3 dari Kroasia di Grup D. Lionel Messi dkk terancam tidak lolos ke babak 16 besar, sedangkan pada pertandingan lainnya Nigeria menang 2-0 atas Islandia. Argentina wajib mengalahkan Nigeria di laga terakhir dan berharap Islandia gagal menang dari Kroasia jika tidak ingin pulang awal. Brasil yang kalah di matchday 1 Grup E mampu bangkit dengan mengalahkan Kosta Rika 2-0. Dua gol Selecao baru disumbang oleh Coutinho dan Neymar setelah memasuki additional time. Jerman juga bisa menang atas Swedia 2-1 lewat gol Toni Kroos di menit terakhir laga kedua Grup F. Kolombia pun bisa unggul 3-0 atas Polandia di Grup H. Brasil, Jerman, dan Kolombia masih menjaga peluang untuk bisa bermain di fase gugur. Rusia, Uruguay, Meksiko, Prancis, Kroasia, Belgia, dan Inggris meraih kemenangan keduanya di Piala Dunia 2018. Portugal menang 1-0 atas Maroko dan Spanyol juga mengalahkan Iran 1-0, meski tim lawan sebenarnya bermain lebih baik. Laga seru terjadi di Grup H ketika Senegal dan Jepang bermain imbang 2-2.

Enam tim telah memastikan melangkah ke perdelapan final setelah menjalani dua pertandingan di fase grup. Mereka adalah Rusia dan Uruguay (Grup A), Prancis (Grup C), Kroasia (Grup D), lalu Inggris dan Belgia (Grup G). Portugal, Spanyol, Iran masih bersaing menjadi sepasang wakil Grup B. Denmark dan Australia berusaha menjadi pendamping Prancis di Grup C. Nigeria, Australia, Argentina akan bekerja keras mengikuti jejak Kroasia di grup D. Kroasia, Swiss, dan Serbia masih berpeluang meraih dua tiket 16 besar dari Grup E. Meksiko, Jerman, Swedia, dan bahkan Korsel belum pupus kesempatannya menjadi wakil Grup F. Jepang, Senegal, dan Kolombia juga bersaing keras meraih dua tiket terakhir dari Grup H. Matchday 3 dipastikan berlangsung sangat seru dalam sepekan ke depan. Kejutan masih mungkin terjadi, misalnya Argentina terhenti kiprahnya di fase grup.

Sementara itu, delapan tim sudah pasti tersingkir dari Piala Dunia 2018. Mereka adalah Arab Saudi dan Mesir (Grup A), Maroko (Grup B), Peru (Grup C), Kosta Rika (Grup E), Tunisia dan Panama (Grup G), serta Polandia (Grup H).

Presenter Sport : Sandra Olga








Minggu, 24 Juni 2018

Indonesia Kalah Tipis dari Korsel

Di sela-sela keriuhrendahan Piala Dunia 2018 di Rusia, Indonesia U-23 melaksanakan pertandingan ujicoba menghadapai Korea Selatan U-23, juara sepak bola Asian Games 2014. Laga yang berlangsung pada Sabtu (23/6/2018) di Stadion Pakansari Bogor berakhir dengan kekalahan tipis tuan rumah 1-2. Luis Milla memanggil lima pemain senior, salah satunya adalah Stefano Lilipaly. Empat di antara mereka dipasang sebagai pemain inti, yaitu M. Ridho, Nelson Alom, Riko Simanjuntak, dan Beto Goncalves. Stefano baru dimainkan di babak kedua. Selebihnya, Luis Milla memasang pemain U-23 andalannya dalam sebelas awal, yaitu Putu Gede, Hansamu Yama, Ricky Fajrin, Rezaldi Hehanusa, Hargianto, Septian David Maulana, dan Febri Hariyadi.

Korsel lebih dulu membobol gawang Indonesia yang dikawal Ridho di menit ke-43. Pada babak kedua perubahan komposisi pemain dilakukan pelatih, di antaranya memasukkan Awan Setho dan Stefano Lilipaly. Upaya menyamakan kedudukan dilakukan berulang kali, tapi penyelesaian akhir Beto dkk belumlah maksimal. Ketika pertandingan memasuki tambahan waktu, Hansamu akhirnya berhasil membobol gawang tim tamu lewat sebuah sundulan. Namun sayang sekali, menjelang wasit memungkasi pertandingan, sekali lagi pemain Korsel menjebol gawang Skuat Garuda yang dikawal Awan Setho. 

Indonesia U-23 vs Korsel U-23
M. Ridho (Awan Setho); Putu Gede (Gavin Kwan), Hansamu Yama (k), Ricky Fajrin, M. Rezaldi Hehanusa (Bagas Adi); Nelson Alom (Zulfiandi), M. Hargianto (Hanif Sjahbandi); Riko Simanjuntak (Osvaldo Haay), Septian David Maulana (Stefano Lilipaly), Febri Hariyadi (Andy Setyo), Beto Goncalves (Saddil Ramdani).

Rabu, 20 Juni 2018

Hal-hal Menarik di Matchday 1 Piala Dunia 2018

Seluruh peserta Piala Dunia 2018 Rusia telah menjalani laga pertamanya, dimulai dari Rusia yang menang 5-0 atas Arab Saudi pada Kamis (14/6/2018) di Grup A dan dipungkasi oleh Senegal yang mengalahkan Polandia 2-1 pada Selasa (19/6) di Grup H. Portugal dan Spanyol sebagai tim unggulan di Grup B bermain seri 3-3. Cristiano Ronaldo menjadi bintang laga dengan memborong tiga gol Portugal, sedangkan gol Spanyol dibuat oleh Diego Costa (2) dan Nacho  Juara bertahan Jerman secara mengejutkan takluk 0-1 dari Meksiko di Grup F. 

Tim-tim unggulan lainnya seperti Brasil dan Argentina hanya bisa bermain imbang. Brasil ditahan seri 1-1 oleh Swiss, sedangkan Argentina meraih hasil yang serupa menghadapi Islandia. Lionel Messi gagal mencetak gol lewat titik penalti. Prancis dengan susah payah mampu menang 2-1 atas Australia di Grup C. Hasil memuaskan diraih tim unggulan di Grup G. Belgia mengandaskan Panama 3-0 dan Inggris unggul 2-1 atas Tunisia. Romelu Lukaku (Belgia) dan Harry Kane (Inggris) sama-sama mencetak sepasang gol bagi timnya. Kejutan terjadi di Grup H ketika Kolombia takluk 1-2 dari Jepang, lalu Polandia dikalahkan Senegal 1-2. Hasil pertandingan lainnya : Mesir vs Uruguay (0-1), Maroko vs Iran (0-1), Kosta Rika vs Serbia (1-1), Swedia vs Korea Selatan (1-0), Peru vs Denmark (0-1), dan Kroasia vs Nigeria (2-0).  Kemenangan dengan skor 1-0 mendominasi hasil laga pertama di Rusia. Hampir di setiap pertandingan terjadi tendangan penalti. Gol bunuh diri beberapa kali mewarnai beberapa laga. Teknologi VAR (Video Assistant Referee) yang mulai diterapkan di Piala Dunia 2018 telah menghasilkan dua tendangan penalti dalam pertandingan Prancis vs Australia dan Swedia vs Korsel.

Cristiano Ronaldo langsung memimpin daftar pencetak gol terbanyak Pesta Bola Rusia dengan hattrick yang dicetaknya ke gawang David de Gea. Denis Cherysev (Rusia), Diego Costa, Romelu Lukaku, dan Harry Kane sama mengoleksi dua gol dari matchday 1.

Rabu, 13 Juni 2018

Julen Lopetegui Dipecat Spanyol, Fernando Hierro Penggantinya

Hanya sehari sebelum Piala Dunia 2018 Rusia resmi dimulai, kejutan besar datang dari kubu Spanyol. Federasi sepak bola Spanyol (RFEF) resmi memecat Julen Lopetegui yang berjasa membawa Sergio Ramos dkk berlaga di Rusia dengan hasil cemerlang di kualifikasi. Hal itu dilakukan menyusul diumumkannya Lopetegui sebagai pelatih baru oleh Real Madrid pada Selasa (12/8/2018) kemarin. RFEF beralasan bahwa Lopetegui telah melanggar etika karena memutuskan menerima pinangan Los Blancos secara diam-diam dan baru mengabari Luis Rubiales, presiden federasi, hanya lima menit menjelang pengumuman resmi oleh klub. 

Sebenarnya Louis van Gaal maupun Antonio Conte pernah diumumkan sebagai pelatih baru Manchester United dan Chelsea ketika masing-masing masih berstatus sebagai pelatih Belanda maupun Italia. Namun, pengumuman dari jauh hari, baik dari sang pelatih maupun pihak klub tampaknya membuat federasi tidak menjadikannya problema berarti. Van Gaal menangani MU setelah memimpin Belanda di Piala Dunia 2014, sedangkan Conte melatih Chelsea sehabis mengarsiteki Italia di Piala Eropa 2016.

RFEF langsung menunjuk Fernando Hierro sebagai pengganti Lopetegui. Entah bagaimana nasib Sergio Ramos dkk sepeninggal Lopetegui. Padahal laga pertama Spanyol adalah menghadapi Portugal, lawan terberat di Grup B, pada Jumat (15/6) lusa. Entah apakah Rubiales pernah memikirkan bagaimana kondisi psikologis para pemain yang dipaksa berpisah dengan pelatihnya secara tiba-tiba. Tugas berat bagi Hierro yang tidak hanya wajib merancang strategi di lapangan, tapi juga harus mampu mengatasi faktor nonteknis di dalam tim. Pergantian pelatih menjelang turnamen berlangsung menjadikan nasib La Furia Roja sarat dengan teka-teki. Apakah Spanyol masih layak menjadi salah satu calon kampiun di Rusia atau performanya bakal hancur berantakan, bahkan lolos dari grup saja tak sanggup? 

Selasa, 12 Juni 2018

Kostum Keren di Piala Dunia 2018 (2)

Kostum kedua (away jersey) yang dipersiapkan para peserta Piala Dunia 2018 cukup banyak pula yang menarik. Beberapa tim seperti Jerman, Spanyol, Kolombia, Kroasia, dan Prancis memiliki kostum utama serta kostum kedua yang sama apiknya. Adidas dan Nike benar-benar bersaing menampilkan desain terbaiknya. Inilah 10 buah kostum keren berikutnya versi saya.

1) Jerman
2) Kolombia
3) Prancis
4) Brasil
5) Inggris
6) Korea Selatan
7) Kroasia
8) Meksiko
9) Spanyol
10) Rusia


Kostum Keren di Piala Dunia 2018 (1)

Berikut ini kostum keren para peserta Piala Dunia 2018 Rusia, khususnya kostum utama (home jersey). Namun, ini versi saya belaka tentunya. Adidas seperti biasa menampilkan desain yang beragam. Setelah memamerkan desain yang monoton di Euro 2016, Nike menggebrak di Piala Dunia 2018 dengan desain-desain yang menarik.
1) Jerman
2) Belgia
3) Nigeria
4) Spanyol
5) Kroasia
6) Swiss
7) Australia
8) Polandia
9) Kolombia
10) Prancis
  

Kostum 32 Tim Peserta Piala Dunia 2018

Seluruh peserta Piala Dunia 2018 telah siap tampil di Rusia dengan kekuatan terbaiknya sejak Kamis, 14 Juni mendatang. Tuan rumah Rusia akan ditantang oleh Arab Saudi, salah satu wakil Asia. Jerman, Brasil, Argentina, Spanyol, dan Prancis kembali digadang-gadang bakal meraih gelar juara. Belgia, Portugal, Inggris, Uruguay, dan Kolombia bisa menjadi kuda hitam yang mungkin saja tampil hingga empat besar.

Adidas menjadi sponsor apparel untuk 12 tim, termasuk sejumlah tim unggulan seperti Jerman, Argentina, dan Spanyol. Nike akan tampil bersama 10 tim, di antaranya Brasil, Prancis, dan Portugal. Merek apparel lainnya yang berpartisipasi di Rusia adalah Puma (4 tim), New Balance (2), Umbro, Hummel, Errea, dan Uhlsport. Adidas mengusung tema retro bagi tim yang didukungnya, seperti Jerman yang terinspirasi tim juara Piala Dunia 1990. Ada pula Spanyol (PD 1994), Argentina (Copa America 1993), Belgia (Euro 1984), dan Kolombia (PD 1990). Namun, yang fenomenal adalah kostum Nigeria yang disponsori oleh Nike yang menjadi jersey yang paling banyak dipesan hingga menjelang turnamen berlangsung.