Kabar mengejutkan datang dari Manchester United pada Kamis (24/8/2017) kemarin. Zlatan Ibrahimovic resmi bergabung kembali dengan klub yang bermarkas di Stadion Old Trafford tersebut. Musim 2016/17 Ibra sempat bermain bersama Setan Merah dengan kontribusi yang tidak buruk, mencetak 28 gol dalam 46 pertandingan di berbagai ajang. Striker berusia 35 tahun itu berperan besar ketika tim asuhan Jose Mourinho meraih Piala Liga Inggris musim lalu. Cedera parah yang dialaminya menjelang kompetisi berakhir membuat kontrak satu tahunnya bersama MU tidak diperpanjang lagi. Namun, tanpa dinyana pemain yang total sudah meraih 33 trofi itu bersedia kembali ke Old Trafford. Melihat proses pemulihan cederanya yang berjalan lebih cepat daripada yang diduga, Mourinho tampaknya masih percaya Zlatan masih bisa menjadi sesuatu yang signifikan bagi anak asuhnya. Kembalinya The Red Devils ke Liga Champion Eropa 2017/18 menjadi motivasi tersendiri bagi pemain terbaik Swedia tersebut. Sepanjang kariernya Ibra belum pernah menjuarai UEFA Champions League, padahal sejumlah klub besar pernah diperkuatnya, antara lain Ajax Amsterdam, Juventus, Internazionale, Barcelona, AC Milan, dan PSG. Mudah-mudahan saja cita-cita Zlatan Ibrahimovic meraih trofi Liga Champion Eropa bisa diejawantahkan bersama Manchester United. Uniknya, Ibra tak lagi mengenakan kostum nomor 9 yang musim ini sudah dipakai Romelu Lukaku. Dia justru memilih kostum nomor 10 yang sedang lowong setelah Wayne Rooney memilih bergabung lagi dengan Everton.
Jumat, 25 Agustus 2017
Pembagian Grup Liga Champion Eropa 2017/18
Pembagian grup babak utama Liga Champion Eropa 2017/18 telah dilakukan oleh UEFA pada Kamis kemarin (24/8/2017) waktu setempat. Manchester United (Grup A) dan Bayern Muenchen (Grup B) tampaknya bakal melenggang mulus ke babak selanjutnya. Sementara itu, Grup C dan Grup H tampaknya layak disebut sebagai grup neraka. Di Grup C, Chelsea mesti bertemu Atletico Madrid dan AS Roma, sedangkan Qarabag (Azerbaijan) cukup sebagai tim penggembira belaka. Di Grup H, juara bertahan Real Madrid akan ditantang Borussia Dortmund dan Tottenham Hotspur yang sama-sama didominasi pemain muda, sedangkan APOEL (Siprus) sebatas penggembira seperti halnya Qarabag di Grup C.
Inggris mencatar rekor tersendiri dengan mengirimkan lima wakil di UCL 2017/18. Mereka adalah Chelsea, Tottenham Hotspur, Manchester City, Liverpool, dan Manchester United. Tampaknya dua tim Manchester berpeluang lebih besar ketimbang tim lainnya untuk melaju ke fase knock-out. Chelsea dan Spurs berada di grup neraka, sedangkan Liverpool mesti bertemu Spartak Moskow, Sevilla, dan Maribor (Slovenia) di Grup D. Musim ini menjadi momentum kembalinya Chelsea, Liverpool, dan MU tampil di kompetisi antarklub terbaik di Eropa.
Sementara itu, ulangan final Liga Champion 2014/16 bakal tersaji di Grup D ketika Juventus bertemu Barcelona. Mereka yang menjadi kandidat juara akan tetap mengerucut pada sekitar 7-8 tim saja, yaitu Real Madrid, Juventus, Bayern Muenchen, Barcelona, Chelsea, Manchester United, PSG, dan Manchester City.
Kamis, 24 Agustus 2017
Indonesia ke Semifinal dengan Emosional
Timnas Indonesia memastikan diri maju ke semifinal cabang sepak bola SEA Games 2017 setelah pada laga terakhir Grup B menang 2-0 atas Kamboja. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Shah Alam Selangor pada Kamis petang (24/8/2017), sedangkan di tempat lain juga berlangsung laga penentuan yang berakhir dengan kemenangan Thailand atas Vietnam dengan skor 3-0. Thailand dan Indonesia pun berhak melaju ke babak empa besar. Di semifinal Thailand bertemu Myanmar dan Indonesia menantang Malaysia yang merupakan tim tuan rumah.
Seperti biasa, Luis Milla kembali melakukan rotasi. Kartika Ajie kembali menjadi kiper utama setelah Satria Tama cedera. Gavin Kwan dan Ricky Fajrin menempati posisi bek sayap, sedangkan Hansamu Yama dan Andy Setyo sebagai bek tengah. Hargianto, Evan Dimas, dan Septian David menempati sektor gelandang. Marinus Wanewar di depan didampingi Saddil Ramdani dan Osvaldo Haay yang bermain di sayap. Kewajiban untuk menang telak membuat Hansamu Yama dkk langsung tampil menekan lawan sejak sepak mula, tapi babak pertama mesti berakhir 0-0. Febri Hariyadi masuk di awal babak kedua menggantikan Osvaldo. Luis Milla mengganti formasi 4-3-3 menjadi 3-5-2 ketika menurunkan Ezra Walian yang menggantikan Ricky Fajrin. Hasilnya, dua pemain pengganti berhasil mencetak gol! Ezra lebih dulu melakukannya memanfaatkan kemelut di depan gawang Kamboja. Febri lantas mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 2-0. Ryuji Utomo menggantikan Septian David di 10 menit terakhir dan menjadi pemain ke-20 yang dimainkan Luis Milla di SEA Games 2017. Dengan demikian, semua pemain Tim Merah-Putih sudah mendapat menit bermain di Malaysia.
Sayang sekali, menjelang laga berakhir terjadi keributan di antara sejumlah pemain kedua kubu. Hal itu berlanjut sesaat setelah peluit tanda tamat pertandingan dibunyikan wasit dan melibatkan lebih banyak pihak. Beruntunglah ofisial kedua tim mampu melerai para pemain yang kadung emosional. Sebuah kerugian dialami Garuda Muda dengan kartu kuning yang diberikan untuk Hansamu, Hargianto, dan Marinus. Ketiga pemain dipastikan absen menghadapi Malaysia pada Sabtu mendatang (26/8) akibat akumulasi kartu kuning. Tim pelatih tampaknya harus bekerja keras agar emosi para pemain lebih terkendali dalam pertandingan selanjutnya. Pihak lawan sangat mungkin melakukan provokasi berlebihan yang jika ditanggapi dengan serius bisa mendatangkan kerugian untuk timnas. Namun, mungkin mesti diingat pula bahwa jadwal pertandingan yang sangat ketat membuat para pemain wajar saja lelah jiwa dan raganya. Untuk merebut medali emas tinggal dua laga yang kudu dijalani. Semoga Evan Dimas dkk mampu tampil dengan tetap semangat tinggi, tapi kepala harus tetap dingin.
| Kegembiraan Ezra setelah mencetak gol pertama untuk Indonesia. (bola.com) |
![]() |
| Febri Hariyadi "terbang" sehabis membuat gol indah ke gawang Kamboja. (kompas.com) |
![]() |
| Wasit berusaha melerai para pemain kedua tim yang emosional. (bolasport.com) |
Rabu, 23 Agustus 2017
Indonesia Imbangi Vietnam dengan 10 Pemain
Diwarnai dengan diusirnya Hanif Sjahbandi dan penampilan dua kiper yang secara bergantian bermain cemerlang, Indonesia cukup beruntung mampu mengimbangi Vietnam dalam laga keempat Grup B SEA Games 2017. Pertandingan tersebut berlangsung di Selangor pada Selasa (22/8/2017). Vietnam yang sudah tiga kali menang tampil jauh lebih baik ketimbang Garuda Muda. Luis Milla kembali melakukan rotasi. Satria Tama menjadi kiper utama setelah pada laga sebelumnya menggantikan Kartika Ajie. Di sektor pertahanan, Putu Gede dan Andy Setyo bermain bersama Hansamu Yama dan Rezaldi Hehanusa yang selalu bermain penuh dalam tiga pertandingan sebelumnya. Tanpa Evan Dimas di sektor tengah, Hargianto dan Hanif Sjahbandi menjadi duet gelandang bertahan. Yabes Roni, Febri Hariyadi, dan Setpian David Maulana berperan sebagai gelandang serang mendukung Ezra Walian sebagai striker tunggal. Vietnam tampil sangat dominan sepanjang pertandingan. Sejumlah peluang emas Vietnam berhasil digagalkan oleh Satria Tama maupun Kartika Ajie. Barisan pertahanan yang digalang Hansamu pun bermain disiplin. Indonesia mampu mencatat sejumlah peluang, tapi juga tidak mampu membobol gawang lawan. Wasit berkali-kali mengeluarkan kartu kuning kepada pemain Garuda Muda hingga puncaknya Hanif mendapat kartu kuning kedua alias mesti terusir dari lapangan di menit ke-63. Sejak saat itu Indonesia bermain dengan 10 pemain hingga laga usai. Selain Ajie yang menggantikan Satria, ada Marinus Wanewar dan Asnawi Mangkualam yang menggantikan Ezra dan Septian David.
Hasil imbang melawan Vietnam menempatkan Indonesia di nomor tiga klasemen Grup B dengan poin 10, sementara Vietnam memiliki poin 13 dan Thailand mengoleksi poin 11. Peluang Tim Merah-Putih ke semifinal masih terbuka asalkan mampu mengalahkan Kamboja dengan skor minimal 3-0, apa pun hasil yang diraih Vietnam vs Thailand pada Kamis mendatang (24/8). Mudah-mudahan hal itu bisa menjadi nyata dan lawan di semifinal dari Grup A adalah tuan rumah Malaysia atau Myanmar.
![]() |
| Ezra Walian dkk bekerja keras melawan Vietnam. |
Selasa, 22 Agustus 2017
Milan dan Madrid Menang 3-0 di Pekan Perdana
AC Milan dan Real Madrid memiliki sejumlah persamaan dalam membuka musim kompetisi baru pada Minggu malam (20/8/2017) kemarin di liga lokal masing-masing. Keduanya bermain tandang dan menang 3-0 atas tim tuan rumah, mengenakan kostum bermerek Adidas berwarna putih-putih dengan sponsor Fly Emirates. Milan dan Madrid pun berhak memimpin klasemen pekan perdana di Liga Italia Serie A dan Liga Primera Spanyol 2017/18.
![]() |
| Patrick Cutrone dan Franck Kessie menyumbang gol bagi Milan. |
Milan menundukkan Crotone melalui gol yang dicetak oleh Franck Kessie (penalti 16'), Patrick Cutrone (18'), dan Suso (23'). Vincenzo Montella melakukan sejumlah perubahan di tim inti dibandingkan ketika timnya tampil di Liga Europa beberapa hari lalu. Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, Manuel Locatelli, dan Cutrone menjadi pemain inti. Tujuh pemain anyar tampil sejak sepak mula, yaitu Andrea Conti, Leonardo Bonucci, Musacchio, Rodriguez, Kessie, Hakan Calhanoglu, dan Fabio Borini. Selebihnya adalah tiga pemain andalan musim lalu plus seorang pemain jebolan tim junior yang tengah menanjak, yaitu Gigio Donnarumma, Manuel Locatelli, Suso, dan Cutrone. Enam pemain Italia masuk ke dalam tim inti.
![]() |
| Toni Kroos mengikuti jejak Gareth Bale membobol gawang La Coruna. |
Madrid mengandaskan Deportivo La Coruna lewat gol yang dibuat Gareth Bale (20'), Casemiro (27'), dan Toni Kroos (62'). Bermain tanpa Cristiano Ronaldo, Zinedine Zidane menurunkan seluruh pemain terbaiknya, kecuali di posisi bek tengah ada Nacho yang menggantikan Raphael Varane yang kemarin berada di bangku cadangan. Sayangnya, Sergio Ramos mendapat kartu merah dari wasit dan menjadi rekor tersendiri bagi kapten Los Blancos itu.
Senin, 21 Agustus 2017
Indonesia Kalahkan Timor Leste di Laga yang Ricuh
Timnas Indonesia meraih kemenangan keduanya setelah mengalahkan Timor Leste 1-0 dalam laga ketiga Grup B SEA Games 2017 yang berlangsung di Selangor pada Minggu petang (20/8/2017) kemarin. Gol tunggal Garuda Muda diciptakan oleh Marinus Mariyanto Wanewar di menit ke-21 lewat sundulan, setelah dia menerima umpan dari Septian David Maulana. David mencatat rekor pribadi mengesankan dengan mencetak dua gol dan dua assist dalam tiga laga timnas di Malaysia. Kemenangan tersebut menempatkan posisi Indonesia tetap berada di nomor dua di bawah Vietnam, lawan berikutnya pada Selasa (22/8) besok.
Anak asuh Luis Milla sebenarnya mampu mendominasi pertandingan menghadapi Timor Leste, tapi hanya sebuah gol yang tercipta. Di babak kedua, kiper Kurniawan Kartika Ajie mengalami cedera sehingga Milla terpaksa memainkan Satria Tama. Kericuhan terjadi menjelang akhir laga, ketika Evan Dimas dijatuhkan dengan kasar oleh bek Timor Leste. Para pemain kedua tim sama-sama bereaksi keras, sehingga sempat berlangsung saling dorong. Anehnya, Evan yang dilanggar justru diganjar kartu kuning, sama dengan pemain lawan yang melanggarnya. Filipe Oliveira, pemain Timor Leste yang sejak awal laga bermain kasar tentu sangat layak diusir wasit. Namun, secara umum kepemimpinan wasit memang cukup payah karena terus membiarkan para pemain Timor Leste bermain kasar tanpa diberi peringatan. Evan terpaksa absen dalam laga melawan Vietnam karena di laga sebelumnya dia sudah mendapat kartu kuning setelah dianggap melakukan diving di kotak penalti. Tentu sebuah kerugian besar bagi timnas, tapi mudah-mudahan Milla dan asistennya mampu meramu strategi yang tepat guna menaklukkan Vietnam, meski tanpa Evan.
![]() |
| Marinus Wanewar mencetak gol teramung Indonesia vs Timor Leste, |
Langganan:
Postingan (Atom)














