Kamis, 17 Oktober 2019

Timnas Indonesia Ambyar

Nasib timnas Indonesia di bulan Oktober 2019 justru semakin ambyar. Menjalani dua pertandingan menghadapi Uni Emirat Arab (10/10) dan Vietnam (15/10) dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, anak asuh Simon McMenemy kembali menelan kekalahan. Bertandang ke Dubai, Hansamu Yama dkk dihancurkan 0-5 oleh tim tuan rumah. Lima hari kemudian, bermain kandang di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali, timnas kembali keok 1-3 di tangan Vietnam. Rekor buruk sekaligus memalukan telah tercatat. Indonesia kalah empat kali beruntun dalam ajang resmi sekelas Kualifikasi Piala Dunia.

Simon sebenarnya sudah berusaha melakukan perubahan dengan memanggil sejumlah pemain yang berbeda dengan saat bertanding September lalu. Wawan Hendrawan dan Muhammad Ridho dipanggil mendampingi Andritany Ardhiyasa yang sudah kebobolan enam gol dalam sepasang laga awal. Nyatanya, Wawan dan Ridho yang turun bergantian menghadapi UEA dan Vietnam pun senasib dengan Andritany. I Putu Gede, Gavin Kwan, Bayu Pradana, Dendi Santoso, Riko Simanjuntak, dan bahkan Ottavio Dutra yang baru resmi menjadi WNI pun sudah dipanggil. Namun, hasil buruk masih berlanjut. Entah alasan apa lagi yang dikemukakan PSSI jika dalam pertandingan berikutnya masih saja mempertahankan Simon sebagai pelatih timnas. Mantan pelatih Bhayangkara FC tersebut telah terbukti bukan figur yang tepat untuk menangani Indonesia.

Rabu, 11 September 2019

Sepasang Kekalahan Beruntun

Indonesia menjalani dua pertandingan awalnya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan hasil yang sangat buruk. Biarpun bermain di SUGBK Jakarta yang merupakan laga kandang, tapi anak asuh Simon McMenemy selalu menelan kekalahan. Setelah ditundukkan Malaysia 2-3 pada Kamis pekan lalu (5/9/19), maka pada Selasa (10/9) Skuat Garuda kembali ditaklukkan Thailand dengan skor lebih telak 0-3.

Andritany Ardhiyasa dkk selalu tampil cukup baik dan menjanjikan di babak pertama, tapi kemudian ambyar di babak kedua. Ketika menghadapi Malaysia, sepasang gol Beto Goncalves sempat membuat timnas unggul dua kali dan mengakhiri babak pertama dengan 2-1. Demikian pula kala menjamu Thailand pun timnas bisa menahan imbang 0-0 raja sepak bola Asia Tenggara itu.

Kisah lama seperti berulang kembali. Stamina para pemain Indonesia menurun di babak kedua dan laga berakhir dengan hasil buruk. Hal itu tampaknya sempat bisa teratasi ketika timnas ditangani Luis Milla pada 2017-2018. Bahkan pada pertandingan terakhir di Asian Games 2018, Stefano Lilipaly mampu mencetak gol di menit terakhir yang memaksa pertandingan dilanjutkan lewat perpanjangan waktu. Meskipun akhirnya Indonesia terhenti langkahnya melalu adu penalti.

Pelaksanaan Liga 1 2019 yang baru dimulai pada Mei lalu dengan jadwal pertandingan yang sangat padat ditengarai menjadi musabab utama buruknya para pemain pilihan Simon. Jadi, apakah pelatih asal Skotlandia itu memang sudah selayaknya diganti saja? Rahmad Darmawan disebut-sebut menjadi calon penggantinya. Sebenarnya pelatih yang kini menangani TIRA Persikabo tersebut  sudah pantas menjadi pelatih timnas senior sejak sekian tahun silam, terutama setelah dua kali mampu membawa timnas U-23 mencapai final di SEA Games 2011 dan 2013. Berbagai gelar juara pernah pula diraihnya bersama Sriwijaya FC dan Persipura di level klub. Masih ada enam laga tersisa dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pertandingan berikutnya adalah bertandang menghadapi Uni Emirat Arab pada 10/10 mendatang.

Rabu, 04 September 2019

Indonesia Siap Hadapi Malaysia

Indonesia akan memulai perjalanannya dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar dengan menjamu Malaysia di SUGBK pada Kamis (5/9/19). Pelatih Simon McMenemy telah menetapkan 24 pemain untuk menghadapi Malaysia dan Thailand pada Selasa pekan depan (10/9) dalam sepasang laga kandang. Terdapat beberapa pemain yang baru kali ini dipanggil oleh Simon, seperti Victor Igbonefo, Saddil Ramdani, Ferdinand Sinaga, dan Osas Saha. Pemain terakhir yang merupakan naturalisasi dari Nigeria bahkan baru pertama kalinya bergabung dengan timnas Indonesia. Selain Osas Saha, tercatat tiga pemain naturalisasi lainnya yang menjadi andalan Skuat Garuda kali ini, yaitu Victor Igbonefo (Nigeria), Stefano Lilipaly (Belanda), dan Alberto "Beto" Goncalves (Brasil).



Berikut 24 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022
Kiper : Andritany Ardhiyasa, Teja Paku Alam, Angga Saputra
Bek : Ricky Fajrin, Hansamu Yama, Yanto Basna, Yustinus Pae, Ruben Sanadi, Andika Wijaya, Victor Igbonefo
Gelandang : Andik Vermansah, Evan Dimas, Febri Haryadi, Hanif Sjahbandi, Manahati Lestusen, Rizky Pellu, Stefano Lilipaly, Zulfiandi, Irfan Jaya
Penyerang : Irfan Bachdim, Saddil Ramdani, Ferdinand Sinaga, Beto Goncalves, Osas Saha

Selasa, 20 Agustus 2019

Penalti Pogba Gagal, United Ditahan Seri


Kemenangan Manchester United  di laga pekan pertama Liga Primer 2019/20 tidak berlanjut pada pekan kedua. Bermain tandang menghadapi Wolverhampton pada Senin malam (19/8) waktu setempat, Marcus Rashford dkk ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah. Anthony Martial membawa Setan Merah lebih dulu unggul 1-0. The Wolves menyamakan kedudukan lewat gol Neves. Paul Pogba berkesempatan membawa timnya menang lewat titik penalti, tapi sayang tembakannya berhasil digagalkan oleh Rui Patricio.