Kamis, 21 Juni 2018
Rabu, 20 Juni 2018
Hal-hal Menarik di Matchday 1 Piala Dunia 2018
Seluruh peserta Piala Dunia 2018 Rusia telah menjalani laga pertamanya, dimulai dari Rusia yang menang 5-0 atas Arab Saudi pada Kamis (14/6/2018) di Grup A dan dipungkasi oleh Senegal yang mengalahkan Polandia 2-1 pada Selasa (19/6) di Grup H. Portugal dan Spanyol sebagai tim unggulan di Grup B bermain seri 3-3. Cristiano Ronaldo menjadi bintang laga dengan memborong tiga gol Portugal, sedangkan gol Spanyol dibuat oleh Diego Costa (2) dan Nacho Juara bertahan Jerman secara mengejutkan takluk 0-1 dari Meksiko di Grup F.
Tim-tim unggulan lainnya seperti Brasil dan Argentina hanya bisa bermain imbang. Brasil ditahan seri 1-1 oleh Swiss, sedangkan Argentina meraih hasil yang serupa menghadapi Islandia. Lionel Messi gagal mencetak gol lewat titik penalti. Prancis dengan susah payah mampu menang 2-1 atas Australia di Grup C. Hasil memuaskan diraih tim unggulan di Grup G. Belgia mengandaskan Panama 3-0 dan Inggris unggul 2-1 atas Tunisia. Romelu Lukaku (Belgia) dan Harry Kane (Inggris) sama-sama mencetak sepasang gol bagi timnya. Kejutan terjadi di Grup H ketika Kolombia takluk 1-2 dari Jepang, lalu Polandia dikalahkan Senegal 1-2. Hasil pertandingan lainnya : Mesir vs Uruguay (0-1), Maroko vs Iran (0-1), Kosta Rika vs Serbia (1-1), Swedia vs Korea Selatan (1-0), Peru vs Denmark (0-1), dan Kroasia vs Nigeria (2-0). Kemenangan dengan skor 1-0 mendominasi hasil laga pertama di Rusia. Hampir di setiap pertandingan terjadi tendangan penalti. Gol bunuh diri beberapa kali mewarnai beberapa laga. Teknologi VAR (Video Assistant Referee) yang mulai diterapkan di Piala Dunia 2018 telah menghasilkan dua tendangan penalti dalam pertandingan Prancis vs Australia dan Swedia vs Korsel.
Cristiano Ronaldo langsung memimpin daftar pencetak gol terbanyak Pesta Bola Rusia dengan hattrick yang dicetaknya ke gawang David de Gea. Denis Cherysev (Rusia), Diego Costa, Romelu Lukaku, dan Harry Kane sama mengoleksi dua gol dari matchday 1.
Tim-tim unggulan lainnya seperti Brasil dan Argentina hanya bisa bermain imbang. Brasil ditahan seri 1-1 oleh Swiss, sedangkan Argentina meraih hasil yang serupa menghadapi Islandia. Lionel Messi gagal mencetak gol lewat titik penalti. Prancis dengan susah payah mampu menang 2-1 atas Australia di Grup C. Hasil memuaskan diraih tim unggulan di Grup G. Belgia mengandaskan Panama 3-0 dan Inggris unggul 2-1 atas Tunisia. Romelu Lukaku (Belgia) dan Harry Kane (Inggris) sama-sama mencetak sepasang gol bagi timnya. Kejutan terjadi di Grup H ketika Kolombia takluk 1-2 dari Jepang, lalu Polandia dikalahkan Senegal 1-2. Hasil pertandingan lainnya : Mesir vs Uruguay (0-1), Maroko vs Iran (0-1), Kosta Rika vs Serbia (1-1), Swedia vs Korea Selatan (1-0), Peru vs Denmark (0-1), dan Kroasia vs Nigeria (2-0). Kemenangan dengan skor 1-0 mendominasi hasil laga pertama di Rusia. Hampir di setiap pertandingan terjadi tendangan penalti. Gol bunuh diri beberapa kali mewarnai beberapa laga. Teknologi VAR (Video Assistant Referee) yang mulai diterapkan di Piala Dunia 2018 telah menghasilkan dua tendangan penalti dalam pertandingan Prancis vs Australia dan Swedia vs Korsel.
Cristiano Ronaldo langsung memimpin daftar pencetak gol terbanyak Pesta Bola Rusia dengan hattrick yang dicetaknya ke gawang David de Gea. Denis Cherysev (Rusia), Diego Costa, Romelu Lukaku, dan Harry Kane sama mengoleksi dua gol dari matchday 1.
Rabu, 13 Juni 2018
Julen Lopetegui Dipecat Spanyol, Fernando Hierro Penggantinya
Hanya sehari sebelum Piala Dunia 2018 Rusia resmi dimulai, kejutan besar datang dari kubu Spanyol. Federasi sepak bola Spanyol (RFEF) resmi memecat Julen Lopetegui yang berjasa membawa Sergio Ramos dkk berlaga di Rusia dengan hasil cemerlang di kualifikasi. Hal itu dilakukan menyusul diumumkannya Lopetegui sebagai pelatih baru oleh Real Madrid pada Selasa (12/8/2018) kemarin. RFEF beralasan bahwa Lopetegui telah melanggar etika karena memutuskan menerima pinangan Los Blancos secara diam-diam dan baru mengabari Luis Rubiales, presiden federasi, hanya lima menit menjelang pengumuman resmi oleh klub.
Sebenarnya Louis van Gaal maupun Antonio Conte pernah diumumkan sebagai pelatih baru Manchester United dan Chelsea ketika masing-masing masih berstatus sebagai pelatih Belanda maupun Italia. Namun, pengumuman dari jauh hari, baik dari sang pelatih maupun pihak klub tampaknya membuat federasi tidak menjadikannya problema berarti. Van Gaal menangani MU setelah memimpin Belanda di Piala Dunia 2014, sedangkan Conte melatih Chelsea sehabis mengarsiteki Italia di Piala Eropa 2016.
RFEF langsung menunjuk Fernando Hierro sebagai pengganti Lopetegui. Entah bagaimana nasib Sergio Ramos dkk sepeninggal Lopetegui. Padahal laga pertama Spanyol adalah menghadapi Portugal, lawan terberat di Grup B, pada Jumat (15/6) lusa. Entah apakah Rubiales pernah memikirkan bagaimana kondisi psikologis para pemain yang dipaksa berpisah dengan pelatihnya secara tiba-tiba. Tugas berat bagi Hierro yang tidak hanya wajib merancang strategi di lapangan, tapi juga harus mampu mengatasi faktor nonteknis di dalam tim. Pergantian pelatih menjelang turnamen berlangsung menjadikan nasib La Furia Roja sarat dengan teka-teki. Apakah Spanyol masih layak menjadi salah satu calon kampiun di Rusia atau performanya bakal hancur berantakan, bahkan lolos dari grup saja tak sanggup?
Selasa, 12 Juni 2018
Kostum Keren di Piala Dunia 2018 (2)
Kostum kedua (away jersey) yang dipersiapkan para peserta Piala Dunia 2018 cukup banyak pula yang menarik. Beberapa tim seperti Jerman, Spanyol, Kolombia, Kroasia, dan Prancis memiliki kostum utama serta kostum kedua yang sama apiknya. Adidas dan Nike benar-benar bersaing menampilkan desain terbaiknya. Inilah 10 buah kostum keren berikutnya versi saya.
![]() |
| 1) Jerman |
![]() |
| 2) Kolombia |
![]() |
| 3) Prancis |
![]() |
| 4) Brasil |
![]() |
| 5) Inggris |
![]() |
| 6) Korea Selatan |
![]() |
| 7) Kroasia |
![]() |
| 8) Meksiko |
![]() |
| 9) Spanyol |
![]() |
| 10) Rusia |
Kostum Keren di Piala Dunia 2018 (1)
Berikut ini kostum keren para peserta Piala Dunia 2018 Rusia, khususnya kostum utama (home jersey). Namun, ini versi saya belaka tentunya. Adidas seperti biasa menampilkan desain yang beragam. Setelah memamerkan desain yang monoton di Euro 2016, Nike menggebrak di Piala Dunia 2018 dengan desain-desain yang menarik.
![]() |
| 1) Jerman |
![]() |
| 2) Belgia |
![]() |
| 3) Nigeria |
![]() |
| 4) Spanyol |
![]() |
| 5) Kroasia |
![]() |
| 6) Swiss |
![]() |
| 7) Australia |
![]() |
| 8) Polandia |
![]() |
| 9) Kolombia |
![]() |
| 10) Prancis |
Kostum 32 Tim Peserta Piala Dunia 2018
Seluruh peserta Piala Dunia 2018 telah siap tampil di Rusia dengan kekuatan terbaiknya sejak Kamis, 14 Juni mendatang. Tuan rumah Rusia akan ditantang oleh Arab Saudi, salah satu wakil Asia. Jerman, Brasil, Argentina, Spanyol, dan Prancis kembali digadang-gadang bakal meraih gelar juara. Belgia, Portugal, Inggris, Uruguay, dan Kolombia bisa menjadi kuda hitam yang mungkin saja tampil hingga empat besar.
Adidas menjadi sponsor apparel untuk 12 tim, termasuk sejumlah tim unggulan seperti Jerman, Argentina, dan Spanyol. Nike akan tampil bersama 10 tim, di antaranya Brasil, Prancis, dan Portugal. Merek apparel lainnya yang berpartisipasi di Rusia adalah Puma (4 tim), New Balance (2), Umbro, Hummel, Errea, dan Uhlsport. Adidas mengusung tema retro bagi tim yang didukungnya, seperti Jerman yang terinspirasi tim juara Piala Dunia 1990. Ada pula Spanyol (PD 1994), Argentina (Copa America 1993), Belgia (Euro 1984), dan Kolombia (PD 1990). Namun, yang fenomenal adalah kostum Nigeria yang disponsori oleh Nike yang menjadi jersey yang paling banyak dipesan hingga menjelang turnamen berlangsung.
Senin, 11 Juni 2018
Langganan:
Postingan (Atom)






































