Tampilkan postingan dengan label gojek traveloka liga 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gojek traveloka liga 1. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Desember 2017

Yang Terbaik di Liga 1 2017 Tanpa Pelatih

Malam penganugerahan untuk sejumlah elemen kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia bertajuk Gojek Traveloka Liga 1 2017 telah diselenggarakan pada Jumat (22/12/17) di Hotel Mulia, Jakarta. Acara tersebut berjudul "LIFE (Liga Indonesia First & Excellence) Awards". Bhayangkara FC secara resmi mendapatkan trofi sebagai kampiun Liga 1 2017. Sylvano Comvalius (Bali United) memperoleh penghargaan sebagai pencetak gol terbanyak dengan 37 gol yang merupakan rekor anyar dalam sejarah Liga Indonesia. Peri Sandria dan Cristian Gonzales, dua mantan bomber yang rekornya dipecahkan Comvalius menyerahkan penghargaan tersebut. Namun, striker dari Belanda itu musim depan dipastikan tidak bermain di Indonesia lagi karena telah bergabung dengan Suphanburi (Thailand). Pemain terbaik Liga 1 2017 menjadi milik Paulo Sergio (Bhayangakra FC). Gelandang asal Portugal itu menyisihkan Comvalius dan Wiljan Pluim (PSM Makassar). Pemain muda terbaik menjadi milik Muhammad Rezaldi Hehanusa (Persija). Bek kiri andalan baru timnas Indonesia itu menyisihkan Septian Davis Maulana (Mitra Kukar) dan Muhammad Arfan (PSM). Anehnya, tidak ada penghargaan untuk pelatih terbaik musim ini.

Penghargaan khusus diberikan kepada Choirul Huda, kiper Persela yang wafat ketika timnya menjamu Semen Padang. Penghargaan lainnya diterima Septian David Maulana sebagai pencetak gol terbaik, Mustofa Umarella sebagai wasti terbaik, dan Perseru Serui sebagai tim fair play.

Sebelas pemain terpilih dalam tim terbaik Liga 1 2017. Mereka adalah Andritany Ardhiyasa, Gavin Kwan Adsit, Willian Pacheco, Hamka Hamzah, M. Rezaldi Hehanusa, Pauli Sergio, Bayu Pradana, Wiljan Pluim, Septian David Maulana, Irfan Bachdim, dan Slyvano Comvalius.



Selasa, 14 November 2017

Bhayangkara FC Juara Liga 1, Semen Padang Degradasi

Gojek Traveloka Liga 1 2017 akhirnya usai sudah. Bhayangkara FC menjadi juara liga kasta tertinggi sepak bola Indonesia yang secara resmi baru digelar lagi tahun ini setelah sempat dua tahun tiada. Pertandingan pamungkas telah dimainkan seluruhnya pada Minggu (12/11/2017). Memang patut disayangkan bahwa terdapat kontroversi yang mengiringi kepastian gelar bagi Bhayangkara, yaitu dengan terbitnya surat keputusan Komisi Disiplin PSSI yang memberi poin kemenangan bagi tim besutan Simon McMenemy karena Mitra Kukar memainkan Mohammed Sissoko yang ternyata belakangan diketahui masih dalam status skorsing. Tapi, ya sudahlah. Yang penting Liga 1 2017 bisa berakhir, meski sejak awal sudah banyak kontroversi, terutama dari PSSI selaku induk organisasi dan PT LIB sebagai operator kompetisi. Bhayangkara di pekan terakhir mengumpulkan poin 68, sama dengan Bali United, tapi tim yang bermarkas di Stadion Patriot Chandrabhaga itu unggul head-to-head.

Bali United pun harus puas menghuni peringkat kedua, tapi anak asuh Widodo C Putro menjadi tim paling produktif dengan total 76 gol dan Sylvano Comvalius menjadi top scorer Liga 1 2017 dengan 37 gol yang menjadi rekor baru dalam sejarah Liga Indonesia. Kejutan memang begitu banyak mewarnai kompetisi musim ini yang disponsori oleh dua produk aplikasi buatan dalam negeri. Persaingan Bhayangkara FC, Bali United, PSM Makassar, dan Madura United sama sekali tidak terprediksi di awal musim. Tim-tim yang biasanya berada di papan atas justru terpuruk di papan tengah dan papan bawah, seperti Persipura (6), Arema FC (9), Sriwijaya FC (11), dan Persib (13). Persija beruntung akhirnya justru menghuni empat besar di atas Madura dan Persipura yang dalam sekian pekan terakhir sempat bersaing ketat memperebutkan gelar bersama Bhayangkara, Bali, dan PSM.



Kejutan lain adalah Semen Padang yang secara ironis mengalami degradasi ke Liga 2. Klub kebanggaan Sumatera Barat itu sebenarnya mampu mengalahkan PS TNI 2-0 di laga terakhir, tapi sayangnya di saat bersamaan -secara tak terduga- Perseru Serui sukses membuat Persib kalah 0-2 di Bandung. Semen Padang pun turun kasta mengikuti Gresik United dan Persiba Balikpapan, sedangkan Perseru bertahan di Liga 1 musim depan.

Selasa, 07 November 2017

Bali United Kandaskan PSM di Makassar

Bali United secara dramatis mengalahkan PSM 1-0 di Stadion Andi Mattalata Makassar pada Senin (6/11/2017) sekaligus memupus asa tuan rumah menjadi juara Gojek Traveloka Liga 1 2017. Gol tunggal Stefano Lilipaly yang memanfaatkan umpan Sylvano Comvalius terjadi di menit ke-90+5 dan membuat Bali kembali memimpin klasemen Liga 1 2017 pada pekan ke-33 dengan poin 65. Pertandingan antara kedua tim yang sebelum bertemu masih berpeluang sama untuk meraih trofi musim ini berlangsung dalam tempo tinggi. Bahkan Lilipay dan Comvalius yang sesama pemain Bali asal Belanda sempat terlibat insiden sendiri di babak pertama. Namun, keduanya justru bekerja sama dengan apik untuk membuat gol penentu kemenangan timnya. Sayang sekali, kekalahan tim besutan Robert Rene Alberts membuat suporter Makassar naik pitam dan melempari tim tamu setelah wasit mengakhiri pertandingan. Bali United pun susah payah dikeluarkan polisi dari stadion dengan pengamanan ekstra dan sempat dibawa dengan rantis ke markas Brimob setempat.

Peluang anak asuh Widodo Cahyono Putro meraih trofi musim ini kian besar karena pada pertandingan terakhir yang berlangsung Minggu (12/11) tinggal menjamu Persegres Gresik United, tim juru kunci yang sudah pasti terdegradasi. Dua tim lain yang masih mungkin menjadi kampiun musim ini, Bhayangkara FC (63) dan Madura United (60), akan saling berhadapan pada Rabu (8/11). Mereka menjalani laga tunda yang menjadi pertandingan pekan ke-33 kedua tim. Pada pertandingan pamungkas yang berlangsung serentak pada Minggu (12/11), Bhayangkara menjamu Persija dan Madura bertandang melawan PSM.

Ada beberapa kejadian menarik dalam pertandingan pekan ke-33 yang berlangsung sejak Jumat (3/11) hingga Senin (6/11). Persija menang 1-0 atas Persib lewat gol Bruno Lopes dari titik penalti dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo. Entah apa sebenarnya kesalahan Persija hingga mesti menjalani laga kandangnya jauh dari rumah. Pertandingan tersebut diwarnai insiden tidak disahkannya gol Ezechiel N'Douassel ke gawang Andritany Ardhiyasa di menit ke-27 oleh wasit Shaun Evans dari Australia. Kartu merah untuk Vladimir Vujovic di menit ke-82 membuat Persib seperti enggan melanjutkan pertandingan dan Evans langsung saja mengakhiri laga. Apakah Persib akan mendapat sanksi keras atau tidak dari Komisi Disiplin PSSI masih menjadi teka-teki.

Hujan gol terjadi ketika Sriwijaya FC mengalahkan Gresik 10-2 di Palembang dan Arema FC menang 5-3 atas Semen Padang di Malang. Empat pemain SFC bergantian membobol gawang Gresik. Beto Goncalves dan Slamet Budiyono sama-sama membuat tiga gol, sedangkan Tijani Belaid dan Hilton Moreira kompak menyumbang dua gol. Meskipun hanya bertengger di peringkat ke-13, setidaknya SFC mampu memberikan hiburan mengesankan bagi suporternya di laga kandang terakhir musim ini. Arema pun melakukan hal yang serupa dan setidaknya bisa menjaga posisinya di delapan besar hingga kompetisi berakhir. Persaingan untuk tetap bertahan di Liga 1 masih akan terjadi antara Perseru Serui (34) dan Semen Padang (32). Perjuangan Perseru sangat berat karena bertandang melawan Persib, sedangkan Semen menjamu PS  TNI. Kedua tim yang sudah lebih dulu dipastikan turun kasta ke Liga 2 adalah Gresik dan Persiba Balikpapan.

Selasa, 31 Oktober 2017

Comvalius Ukir Rekor Baru di Liga Indonesia

Sylvano Comvalius mengukir rekor baru dalam kiprahnya di Gojek Traveloka Liga 1 2017. Striker Bali United bernomor 99 tersebut mencetak sepasang gol ketika timnya menang 3-2 atas Sriwijaya FC dalam laga pekan ke-32 Liga 1 2017 yang berlangsung di Stadion I Wayan Dipta Gianyar pada Senin malam (30/10/2017). Dengan dua gol tersebut, pemain asal Belanda itu telah mencetak total 35 gol dalam satu musim Liga Indonesia dan berhasil melampaui rekor milik Peri Sandria (Bandung Raya) yang mengoleksi 34 gol di Liga Indonesia 1994/95. Ketika mencetak gol pertama lewat titik penalti ke gawang Teja Paku Alam, Comvalius sebenarnya sudah menyamai rekor Peri, tapi setelah membuat gol kedua, maka dia pun mampu melewati prestasi mantan striker timnas Indonesia tersebut. Salut buat Sylvano Comvalius!



Setelah mengalahkan Sriwijaya FC, Bali United kembali menempati puncak klasemen sementara Liga 1 2017 dengan poin 62. PSM Makasssar dan Bhayangkara FC yang berada di bawahnya juga mengumpulkan poin yang sama. Tim besutan Widodo Cahyono Putro unggul dalam rekor gol (72-38) dibandingkan anak asuh Robert Rene Alberts (61-36) maupun tim yang dilatih Simon McMenemy (54-37). Namun demikian, Bali dan PSM  telah bermain 32 kali, sedangkan Bhayangkara baru bermain 31 kali. Persipura Jayapura (main 32, poin 59) dan Madura United (main 31, poin 57) yang berada di nomor 4-5 pun belum tertutup peluangnya untuk memimpin klasemen, meski tidak sebesar tim penghuni tiga besar. Siapa yang akan menjadi juara Liga 1 2017 masih sulit diprediksi, belum terdeteksi, dan tampaknya akan ditentukan hingga pekan terakhir. Pertandingan yang sangat seru akan terjadi ketika dua tim kandidat kuat kampiun, PSM dan Bali, bertemu di Makassar pada Senin mendatang (6/10).

Minggu, 22 Oktober 2017

Bambang Pamungkas Masih Tajam

Bambang Pamungkas memborong dua gol ketika Persija menang 2-0 atas Semen Padang dalam laga ke-30 Gojek Traveloga Liga 1 2017 yang berlangsung Minggu (22/10) di Stadion Candrabhaga Bekasi. Bermain penuh dalam 90 menit, Bepe dua kali membobol gawang M. Ridwan di menit ke-69 dan ke-90. Dengan sepasang golnya di pekan ke-31, mantan kapten timnas Indonesia tersebut musim ini mengoleksi empat gol. Dua gol sebelumnya dicetak ke gawang Bali United dan Arema FC.

Setelah menjalani laga pekan ke-31, posisi Persija berada di nomor 6 sedangkan Semen Padang terjerembab di nomor 16 yang merupakan zona degradasi. Satu tim yang sudah pasti turun ke Liga 2 musim depan adalah Persegres yang menempati posisi juru kunci. Persiba Balikpapan yang berada persis di atasnya menjadi kandidat terkuat selanjutnya. Semen Padang masih memiliki peluang bertahan di Liga 1 jika mampu meraih kemenangan dalam tiga laga sisa seraya berharap Perseru dan PS TNI tersandung di saat yang sama. Sementara itu, persaingan untuk menjadi juara Liga 1 tampaknya tinggal mengerucut pada tiga nama, yaitu Bhayangkara FC (poin 59), Bali United (58), dan PSM Makassar (58). Ketiganya baru akan menjalani laga ke-31 pekan ini, sehingga masih memiliki empat laga sisa dan masih mungkin saling menyalip hingga pekan terakhir. 

Kepergian Selamanya Choirul Huda

Minggu, 15 Oktober 2017, menjadi salah satu hari yang menyedihkan dalam sepak bola Indonesia. Choirul Huda, kiper Persela Lamongan, tutup usia setelah mengalami insiden dengan rekannya sendiri dalam pertandingan Persela vs Semen Padang di Gojek Traveloka Liga 1 2017 yang berlangsung di Stadion Surajaya Lamongan. Huda bertabrakan dengan Ramon Rodrigues di pengujung babak pertama lalu jatuh tersungkur. Tim medis di stadion tidak berhasil menyadarkanya di lapangan, bergegas membawanya ke rumah sakit, tapi malaikat maut sudah menjalankan tugasnya.  

Choirul Huda adalah pemain yang istimewa karena sepanjang kariernya selama sekitar 18 tahun (1999-2017) hanya pernah bermain di Persela. Ia pun mengakhiri perjalanan hidupnya ketika membela tim kebanggaan masyarakat Lamongan dalm usia 38 tahun. Kepergian selamanya Huda tidak hanya menjadi duka bagi keluarganya, Persela, dan LA Mania. Sepak bola Indonesia pun bersedih, bahkan ungkapan dukacita juga datang dari pelaku sepak bola internasional. FIFA secara khusus mengucapkannya melalui media sosial. Demikian pula sejumlah bintang tenar dari Eropa seperti Paul Pogba, Peter Cech, dan Marc-Andre Ter Stegen.

Sebagai ungkapan rasa simpati atas wafatnya Huda, semua tim Liga 1 pada laga pekan ke-30 lalu mengenakan kostum berwarna kuning dengan tulisan C. Huda dan nomor 1 sebelum pertandingan. Tentu saja ada mengheningkan cipta sejenak bagi legenda sepak bola Indonesia dari Lamongan tersebut. 

"Selamat jalan, Choirul Huda. Semoga mendapatkan tempat terbaik dalam kasih sayang Allah SWT. Aamiin..." 

Senin, 09 Oktober 2017

Pesta Gol Kesekian Bali United

Bhayangkara FC masih memimpin klasemen Gojek Traveloka Liga 1 2017 pekan ke-28 dengan mengumpulkan poin 59. Bali United sebagai pesaing terberat tetap menempati posisi kedua dengan poin 55. Pertemuan antara kedua tim pada pekan ke-27 yang berlangsung Jumat (29/9/2017) dimenangkan Bhayangkara, sehingga Bali tertinggal empat angka dalam perebutan trofi Liga 1. Namun, siapa pun yang menjadi kampiun kelak, Bali United telah membuktikan keunggulannya dalam permainan yang atraktif dan produktif.  

Tim yang bermarkas di Gianyar tersebut adalah raja gol Liga 1 2017. Hingga pekan ke-28 tim besutan Widodo Cahyono Putro telah mengemas 64 gol dan kebobolan 31 gol. Tim yang mendekati produktivitas Bali adalah PSM Makassar (52-32) dan Bhayangkara FC (51-33). Sylvano Comvalius dipastikan menjadi top scorer Liga 2017 karena dengan 30 gol hingga pekan ke-28 saja sudah jauh meninggalkan Marclei Santos (Mitra Kukar/19 gol), Alberto Goncalves (Sriwijaya FC/15 gol), dan Peter Odemwingie (Madura United/13 gol). Comvalius masih berpeluang membuat rekor baru sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu musim yang saat ini masih dipegang oleh Peri Sandria (Bandung Raya) yang mengoleksi 34 gol pada Liga Indonesia 1994/95. Striker asal Belanda itu sudah melewati rekor Boaz Solossa (Persipura) yang mencetak 26 gol dalam Liga Super Indonesia 2010. Comvalius pernah mencetak lima gol dalam satu pertandingan ketika Bali menang 6-1 atas Mitra Kukar.

Bali United kembali menunjukkan ketajaman para penyerangnya ketika mampu menundukkan Arema FC 6-1 dalam laga Liga 1 yang berlangsung Minggu (8/10/2017) di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar. Comvalius membuat dwigol lewat titik penalti. Stefano Lilipaly membuka keran golnya di Bali dengan mencetak sepasang gol pula. Dua gol lainnya dibuat Irfan Bachdim dan Miftahul Hamdy. Sebelumnya, Serdadu Tridatu pernah beberapa kalo berpesta gol ke gawang tim lawan, antara lain ketika menang atas Barito Putera (5-0), PSM (3-0), Madura United (5-2), Mitra Kukar (6-1), dan Persela (5-1). Kemenangan dengan skor 6-1 bahkan pernah dua kali dibakukan oleh Irfan Bachdim dkk. Bali United juga memiliki keunggulan lain ketimbang Bhayangkara FC dalam hal dukungan penonton yang selalu memadati stadion dalam laga kandang.

Presenter Sport : Dita Fakhrana