Tampilkan postingan dengan label tutup usia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tutup usia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 November 2020

Diego Maradona Tutup Usia

 


"Ketika Diego mencetak gol kedua melawan kami, saya merasa seperti bertepuk tangan... Mustahil mencetak gol seindah itu. Dia pemain terhebat sepanjang masa, untuk waktu yang sangat lama. Sang Fenomena Sejati." - Gary Lineker, striker Inggris di Piala Dunia Meksiko 1986 

(WORLDCUPEDIA Ensiklopedia Piala Dunia 1930-2022, diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas, 2014, didukung oleh BOLA) 

 

"Bagaimana Anda ingin dikenang?" tanya Shane Brown di Leeds. 

"Saya tidak mau memikirkan soal warisan, karena sebagai pemain sepak bola saya sudah membuat peninggalan yang sangat indah." 

(FourFourTwo Indonesia edisi Januari 2011) 

Selamat menempuh perjalanan baru, Diego Maradona (1960-2020).

Rabu, 09 September 2020

Alfred Riedl Tutup Usia

Kabar duka untuk publik sepak bola Indonesia datang dari Austria. Alfred Riedl, mantan pelatih timnas Indonesia meninggal dunia pada Selasa (8/9/2020). Pelatih tersebut pernah menangani tim Merah Putih dalam tiga periode, yaitu 2010-2011, 2014, dan 2016-2017. Prestasi terbaiknya adalah dua kali membawa Indonesia tampil dalam final Piala AFF 2010 dan 2016 dalam tiga kali kesempatan. Pada Piala AFF 2014 skuat Garuda gagal lolos ke semifinal. Penampilan Cristian Gonzales dkk di Piala AFF 2010 masih layak dikenang sebagai performa terbaik timnas dalam satu dekade terakhir, meski sayangnya berakhir antiklimaks ketika kalah 0-3 dalam final pertama di Malaysia.

Pada bulan sebelumnya Henk Wullems lebih dahulu wafat pada 15/8/20 di Belanda. Lelaki asal Belanda tersebut pernah pula menjadi pelatih timnas Indonesia pada era 90an. Prestasi terbaiknya bersama timnas adalah meraih medali perak di SEA Games 1997 Jakarta. Selain itu Meneer Wullems pernah membawa dua tim menjadi juara Liga Indonesia, yaitu Bandung Raya (1996) dan PSM Makassar (2000).

Senin, 05 Maret 2018

Davide Astori Wafat, Laga Serie A Ditunda

Kabar duka hadir dari sepak bola Italia. Davide Astori, kapten klub Fiorentina, tutup usia dalam usia 31 tahun pada Minggu (4/3/2018) di Udine. Fiorentina dijadwalkan bertemu dengan Udinese dalam laga tandang Serie A tadi malam. Astori ditemukan telah meninggal dunia pada Minggu pagi di kamar hotel tempat para personel La Viola menginap. Pemain belakang yang menjalani masa juniornya bersama AC Milan itu tercatat pula sebagai pemain timnas Italia. Astori menjalani debutnya bersama Gli Azzuri pada 29 Maret 2011 ketika Italia menghadapi Ukraina. Hingga akhir hayatnya, mantan pemain Cagliari dan AS Roma tersebut telah 14 kali memperkuat Italia dan mencetak satu gol. 

Wafatnya Davide Astori membuat semua jadwal pertandingan Serie A 2017/18 yang sedianya berlangsung Minggu (4/3) ditunda, termasuk derbi Milano. Pekan ke-27 baru menyajikan dua laga yang berlangsung Sabtu (3/3), yaitu Napoli vs AS Roma (2-4) dan Lazio vs Juventus (0-1). Segenap elemen sepak bola Italia sungguh berduka dengan kepergian selamanya pemain yang dikenal sebagai sosok yang baik hati itu.

Minggu, 22 Oktober 2017

Kepergian Selamanya Choirul Huda

Minggu, 15 Oktober 2017, menjadi salah satu hari yang menyedihkan dalam sepak bola Indonesia. Choirul Huda, kiper Persela Lamongan, tutup usia setelah mengalami insiden dengan rekannya sendiri dalam pertandingan Persela vs Semen Padang di Gojek Traveloka Liga 1 2017 yang berlangsung di Stadion Surajaya Lamongan. Huda bertabrakan dengan Ramon Rodrigues di pengujung babak pertama lalu jatuh tersungkur. Tim medis di stadion tidak berhasil menyadarkanya di lapangan, bergegas membawanya ke rumah sakit, tapi malaikat maut sudah menjalankan tugasnya.  

Choirul Huda adalah pemain yang istimewa karena sepanjang kariernya selama sekitar 18 tahun (1999-2017) hanya pernah bermain di Persela. Ia pun mengakhiri perjalanan hidupnya ketika membela tim kebanggaan masyarakat Lamongan dalm usia 38 tahun. Kepergian selamanya Huda tidak hanya menjadi duka bagi keluarganya, Persela, dan LA Mania. Sepak bola Indonesia pun bersedih, bahkan ungkapan dukacita juga datang dari pelaku sepak bola internasional. FIFA secara khusus mengucapkannya melalui media sosial. Demikian pula sejumlah bintang tenar dari Eropa seperti Paul Pogba, Peter Cech, dan Marc-Andre Ter Stegen.

Sebagai ungkapan rasa simpati atas wafatnya Huda, semua tim Liga 1 pada laga pekan ke-30 lalu mengenakan kostum berwarna kuning dengan tulisan C. Huda dan nomor 1 sebelum pertandingan. Tentu saja ada mengheningkan cipta sejenak bagi legenda sepak bola Indonesia dari Lamongan tersebut. 

"Selamat jalan, Choirul Huda. Semoga mendapatkan tempat terbaik dalam kasih sayang Allah SWT. Aamiin..."