Tampilkan postingan dengan label medali perunggu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label medali perunggu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Agustus 2024

indonesia raih dua medali emas di olimpiade paris

 



kontingen indonesia berhasil meraih sepasang medali emas di olimpiade paris 2024. veddriq leonardo merebut medali emas pertama di cabang panjat tebing. rizki juniansyah lantas menyumbang medali emas kedua di cabang angkat besi. sebelumnya, gregoria mariska tunjung meraih medali perunggu di cabang bulutangkis nomor tunggal putri. 
selamat dan terima kasih untuk para atlet yang sudah berjuang demi kejayaan indonesia.





Minggu, 22 Mei 2022

Medali Perunggu SEA Games 2021

Setelah kandas di semifinal, Indonesia mendapat hadiah hiburan berupa medali perunggu dari cabang sepak bola SEA Games 31 Hanoi. Tim besutan Shin Tae-yong mengalahkan Malaysia lewat babak adu penalti 5-4 (1-1). Ronaldo Kwateh lebih dulu membuat skuat Garuda unggul 1-0 di menit ke-68 menerima umpan dari Marselino Ferdinan. Malaysia mampu menyamakan skor menjadi 1-1 sehabis itu. 

Setelah 90 menit kedua tim bermain seri, pertandingan langsung diakhiri dengan adu penalti. Ernando Ari bermain cemerlang dengan menggagalkan dua tendangan penalti pemain Malaysia. Asnawi Mangkualam sebagai penendang pertama Indonesia menjadi satu-satunya yang gagal. Setelah itu Muhammad Ridwan, Marselino Ferdinan, Saddil Ramdani, dan Marc Klok sukses menjalankan tugasnya. Skor akhir adu penalti 4-3.

STY tidak mampu mengulangi prestasi Indra Sjafri yang mampu membawa timnas U-23 tampil di final SEA Games 2019, kendati kalah 0-3 dari Vietnam waktu itu. Namun, STY menyamai catatan Luis Milla yang juga meraih medali perunggu di SEA Games 2017. Sejak cabang sepak bola SEA Games hanya boleh diikuti timnas U-23, Indonesia telah tiga kali lolos ke final. Uniknya, justru pelatih lokal yang selalu mampu membawa anak asuhnya hingga partai puncak. Rahmad Darmawan melakukannya dua kali pada SEA Games 2011 dan 2013. Indra Sjafri mengikuti jejaknya tiga tahun silam di Filipina.

Selanjutnya STY akan kembali menangani timnas senior yang akan melakukan ujicoba internasional melawan Bangladesh pada Rabu (1/6) di Bandung. Sehabis itu tim Merah Putih akan menjalani kualifikasi Piala Asia 2023. STY sudah mengatakan bahwa sebagian materi pemain timnas U-23 akan tetap menjadi andalannya. Barangkali nanti akan ditambah sejumlah pemain lagi, seperti Nadeo Argawinata, Elkan Baggott, Pratama Arhan, dan Irfan Jaya. Dua calon pemain naturalisasi -Jordi Amat dan Sandy Walsh- sedang berada di Jakarta untuk mengurus proses perubahan kewarganegaraan. Semoga saja mereka selekasnya resmi menjadi WNI hingga bisa memperkuat timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Asia 2023 nanti.

Selasa, 29 Agustus 2017

Evan Dimas dkk Raih Medali Perunggu

Evan Dimas dkk akhirnya memberikan hadiah hiburan berupa medali perunggu SEA Games 2017. Setelah takluk dari Malaysia 0-1 di semifinal yang berlangsung Sabtu (26/8), maka Indonesia berhasil menang 3-1 atas Myanmar dalam perebutan tempat ketiga yang dimainkan Selasa (29/8). Tim besutan Luis Milla lebih dulu tertinggal 0-1 di babak pertama, tapi mereka berhasil bangkit di paruh kedua pertandingan. Evan Dimas menyamakan kedudukan di menit ke-57, disusul gol Septian David Maulana (59'), dan diakhiri gol spektakuler Rezaldi Hehanusa (77') dari luar kotak penalti. Apa yang diraih Garuda Muda di SEA Games 2017 memperbaiki prestasi dua tahun silam ketika anak asuh Aji Santoso gagal dalam perebutan medali perunggu. Kendati gagal menjadi juara, tapi Luis Milla layak dipertahankan sebagai pelatih timnas. Dalam waktu sekitar enam bulan menangani para pemain Indonesia telah terlihat adanya kemajuan performa timnas hingga akhirnya Agustus tampil di SEA Games. Dengan materi pemain yang selalu dirotasi, nyatanya rekor Garuda Muda cukup apik menjalani tujuh pertandingan dengan hasil empat kali menang, dua kali seri, dan sekali kalah. Catatan golnya adalah memasukkan 10 buah dan kebobolan tiga gol. Masalah temperamen para pemain yang sempat menjadi masalah-karena berbuah akumulasi kartu kuning dan kartu merah-di penyisihan bisa diperbaiki ketika menjalani laga semifinal dan perebutan medali perunggu. Luis Milla mampu memilih para pemain dengan kualitas yang nyaris sama bagusnya, sehingga selalu ada pengganti yang memadai untuk pemain yang terpaksa absen karena skorsing maupun cedera. 
Evan Dimas dan Rezaldi Hehanusa menyumbang gol ke gawang Myanmar.
Tahun 2018 mendatang timnas U-22 akan menjelma sebagai timnas U-23 dan tampil di Asian Games 2018 yang berlangsung di Indonesia. Masih ada waktu setahun bagi Luis Milla untuk lebih mematangkan Evan Dimas dkk. PSSI mesti mendukung penuh program pelatih timnas agar performa Garuda Muda terus meningkat. Piala AFF 2018 juga akan menjadi turnamen resmi pertama Luis Milla jika sang arsitek tim masih tetap dipercaya oleh PSSI. Mereka yang tampil cemerlang di timnas U-22 tahun ini sebagian besar mungkin akan menjadi tulang punggung timnas senior. Siapa tahu, tahun depan keberuntungan akhirnya menyertai Tim Merah Putih dengan mampu menjadi juara di Asia Tenggara.
Septian David Maulana menjadi bintang timnas SEA Games 2017 dengan tiga gol dan dua assist-nya.
Pasca SEA Games 2017, terdapat sejumlah pemain yang masih bisa bermain di SEA Games 2019, seperti Andy Setyo, Asnawi Mangkualam, Hanif Sjahbandi, Osvaldo Haay, Saddil Ramdani, dan Marinus Wanewar. Mereka yang tidak masuk timnas SEA Games 2017 juga masih banyak yang berkualitas, seperti Bagas Adi Nugroho (cedera menjelang SEA Games sehingga terpaksa dicoret) dan Dimas Drajat, juga mereka yang kini berada di timnas U-19 asuhan Indra Sjafri, seperti Rahmat Irianto dan Egy Maulana Vikri. Keberadaan Liga 1 U-19 mulai tahun 2017 ini diharapkan melahirkan pemain-pemain muda yang terbiasa menjalani kompetisi secara rutin sejak tim junior. Mestinya semua klub yang mengikuti Liga Indonesia diwajibkan memiliki tim junior (minimal tim U-19), tidak hanya 18 tim peserta Liga 1. Semoga momentum bagus tahun ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun selanjutnya, tidak seperti apa yang sudah menjadi sejarah pahit selama ini. PSSI harus bisa belajar dari masa lalu, lebih bekerja keras lagi, dan tetap sabar menanti proses yang memang harus dijalani dengan segala lelikuannya.
Kegembiraan Garuda Muda setelah meraih medali perunggu.