Rabu, 28 November 2018

Kegagalan Indonesia di Piala AFF 2018

Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2018. Tim yang dilatih Bima Sakti hanya meraih sekali kemenangan atas Timor Leste (3-1), sekali imbang melawan Filipina (0-0), dan dua kali kalah dari Singapura (0-1) dan Thailand (2-4). Skuat Garuda mengalami dua kekalahan dalam laga tandang menghadapi lawan berat. Dua pertandingan lainnya dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta. Sebenarnya kegagalan tersebut sudah diperkirakan mengingat pelatih timnas di Piala AFF 2018 bukanlah pilihan utama PSSI, setelah Luis Milla tidak berhasil direkrut sehabis Asian Gamens 2018. Bima Sakti yang belum memiliki pengalaman melatih tim senior dan selama 1,5 tahun teraskhir hanya menjadi asisten Luis Milla terpaksa dipilih PSSI untuk menangani Hansamu Yama dkk. Kendala lainnya adalah kompetisi Liga 1 2018 yang masih belum usai dan tentu saja berpengaruh pada kondisi fisik maupun psikis para pemain yang tergabung dalam timnas. Selain itu pertandingan ujicoba sebelum turnamen dirasa kurang memadai dan hal itu diakui oleh Bima Sakti. Apalagi Piala AFF 2018 menerapkan format baru laga kandang dan tandang dalam fase grup, kebetulan Indonesia mesti bertandang menghadapi Singapura dan Thailand pula.


Mayoritas pemain yang dipilih Bima Sakti merupakan pemain timnas U-23 di Asian Games 2018 termasuk tiga pemain seniornya. Hanya ada tujuh pemain yang tidak bermain di turnamen multicabang beberapa bulan silam. Namun harus diakui bahwa permainan mereka sangat berbeda dibandingkan ketika ditangani oleh Luis Milla. Di situlah kita bisa menyaksikan bahwa perbedann kualitas pelatih sangat berpengaruh pada performa anak asuhnya. Uniknya, Bima Sakti memainkan 21 pemain dari total 23 pemain yang dibawa mengikuti turnamen. Hanya Muhammad Ridho (kiper) dan Bagas Adi (bek) yang tidak sempat bermain.



Sejumlah nama mulai dimunculkan sebagai kandidat pelatih timnas di tahun 2019. Dua pelatih klub calon juara Liga 1 2018, Rene Robert Alberts (PSM) dan Stefano "Teco" Cugurra (Persija), konon menjadi incaran PSSI. Fakhri Husaini yang sukses membawa anak asuhnya menjuarai Piala AFF U-16 2018 dikabarkan tertarik pula menangani timnas senior.

Piala Asia U-19 2018
Sebelumnya, pada Oktober lalu Indonesia U-19 terhenti langkahnya di perempat final Piala Asia U-19 2018, meski bertindak sebagai tuan rumah. Anak asuh Indra Sjafri mampu lolos dari fase grup dengan hasil dua kali menang dan sekali kalah. Garuda Nusantara menang 3-1 atas Taiwan, lalu kalah dramatis 5-6 dari Qatar, dan menang 1-0 atas Uni Emirat Arab. Sayang sekali, Rahmat Irianto dkk mesti menyerah 0-2 di tangan Jepang pada babak 8 besar dan kandaslah mimpi bermain di Piala Dunia U-20 2019 di Polandia. Namun bagi Indra Sjafri sendiri, membawa anak asuhnya hingga perempat final Piala Asia U-19 2018 merupakan prestasi yang lebih baik ketimbang tahun 2014 lalu. Saat itu Evan Dimas dkk gagal lolos dari fase grup dan mengalami tiga kali kekalahan.


Kamis, 18 Oktober 2018

Materi Timnas Indonesia di Piala Asia U-19 2018

Setelah timnas senior menjalankan dua kali laga ujicoba, giliran timnas U-19 Indonesia melaksanakan tugasnya tampil dalam putaran final Piala Asia (AFC) U-19 2018 dengan Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. Anak asuh Indra Sjafri ditargetkan lolos ke semifinal untuk merebuat satu tiket ke Piala Dunia U-20 2019. Egy Maulana Vikri dkk akan menghadapi Taiwan (18/10), Qatar (21/10), dan Arab Saudi (24/10) di babak penyisihan grup. Kemenangan 3-2 atas Yordania pada laga ujicoba terakhir pekan lalu menjadi modal bagus Garuda Nusantara dalam menghadapi turnamen sesungguhnya. 

Inilah materi pemain timnas U-19 Indonesia di Piala Asia U-19 2108 yang dilatih oleh Indra Sjafri.


Rabu, 17 Oktober 2018

Atlet Cantik : Georgia Ellenwood









Indonesia Ditahan Imbang Hongkong

Tren kemenangan timnas Indonesia berhenti ketika berhadapan dengan Hongkong di Stadion Wibawa Mukti Cikarang Bekasi pada Selasa (16/1018) kemarin. Beto lebih dulu mencetak gol di menit ke-40 yang membuat tuan rumah unggul 1-0 di babak pertama. Namun, di babak kedua tim tamu berhasil membobol gawang yang dikawal M. Ridho. Indonesia vs Hongkong pun berakhir seri 1-1.

Bima Sakti melakukan tiga perubahan pada susunan pemain sebelas awal, yaitu M. Ridho (kiper), Hansamu Yama (bek tengah), dan Rizky Ripora (bek kiri). Ridho menjalani debutnya bersama timnas senior dengan cukup cemerlang, kendati kebobolan satu gol. Andik Vermansah yang cukup lama absen dipanggil kembali menjelang laga melawan Hongkong bersama Abduh Lestaluhu. Andik turun menggantikan Febri Haryadi. Pemain cadangan lainnya yang dimainkan di babak kedua adalah Fachrudin Aryanto, Abduh Lestaluhu, Bayu Pradana, Septian David, dan Dedik Setiawan.
Laga melawan Hongkong merupakan ujicoba terakhir Skuat Garuda sebelum pertandingan pertama Piala AFF 2018 menghadapi Singapura pada Jumat (9/11). Mudah-mudahan tidak ada lagi pemain yang cedera karena Rezaldi Hehanusa, bek kiri andalan timnas, sudah dipastikan absen karena cedera lutut dan harus menjalani operasi. Tampaknya mereka yang tampil di Asian Games 2018 akan menjadi kerangka utama timnas di Piala AFF 2018. Beberapa pemain yang dipanggil dalam tiga ujicoba terakhir pastinya akan menambah kekuatan anak asuh Bima Sakti. Tentu saja sekiranya Luis Milla gagal dikontrak kembali dan pilihan terbaik untuk saat ini adalah Bima Sakti. Sudah tidak waktu lagi bagi pelatih baru melakukan adaptasi dengan para pemainnya.

Selasa, 16 Oktober 2018

Spanyol Takluk dari Inggris di Kandang

Kejutan demi kejutan senantiasa mewarnai pertandingan sepak bola dari masa ke masa. Hal itulah yang membuat sepak bola menarik untuk terus-menerus disimak. Kekalahan Spanyol 2-3 dari Inggris dalam laga UEFA Nations League menjadi salah satu kejutan besar awal pekan ini. Bermain di Stadion Benito Villamarin, Sevilla, pada Senin (15/10/18) waktu setempat, tim besutan Luis Enrique bahkan tertinggal 0-3 pada babak pertama. Dua gol Raheem Sterling dan satu gol Marcus Rashford bersarang di gawang David de Gea. La Furia Roja baru bisa bangkit di babak kedua dengan gol dari Paco Alcacer dan Sergio Ramos. Namun, hasil akhirnya anak asuh Gareth Southgate yang datang sebagai tim tamu justru menjadi pemenangnya.

Meskipun prestasi Inggris di Piala Dunia 2018 Rusia lebih apik ketimbang Spanyol, tapi di atas kertas Harry Kane dkk masih berada di bawah Sergio Ramos dkk. Apalagi dalam pertemuan pertama kedua tim di UEFA Nations League di Stadion Wembley, London, sebulan silam, Inggris kalah 1-2 dari Spanyol. The Three Lions mampu bangkit setelah kandas di depan publik sendiri.

Kamis, 11 Oktober 2018

Indonesia Menang 3-0 Atas Myanmar

Masih dipimpin oleh Bima Sakti sebagai pelatih sementara, timnas Indonesia kembali meraih kemenangan dalam ujicoba yang bertajuk FIFA Friendly Match.yang berlangsung Rabu (10/10/18) di Stadion Wibawa Mukti Cikarang Bekasi. Indonesia mengalahkan Myanmar dengan skor 3-0 lewat satu gol Alberto "Beto" Goncalves dan dua gol Irfan Jaya.

Biarpun sudah bermain di Asian Games 2018 lalu, tapi Beto dan Irfan sepertinya baru menjalani debutnya bersama timnas senior pada laga tersebut. Pemain yang juga baru pertama kali memperkuat timnas adalah Alfath Fathier dan Esteban Viszcara, pemain naturalisasi asal Argentina. Esteban dimainkan di babak kedua menggantikan Irfan. Sejumlah pemain yang lama absen kembali dipanggil ke timnas dan diturunkan sebagai pemain pengganti, seperti Abdul Rahman, Alfin Tuasalamony, dan Dedi Kusnandar. Bayu Pradana dan Dedik Setiawan menjadi pemain cadangan lainnya yang dimainkan Bima Sakti.

Sekiranya PSSI memang tidak berhasil mengembalikan Luis Milla ke Indonesia, maka sebaiknya Bima Sakti segera dipastikan posisinya sebagai pelatih kepala timnas senior yang sebulan ke depan tampil di Piala AFF 2018. Waktu sudah kian dekat dengan turnamen terpenting di Asia Tenggara itu.