Tampilkan postingan dengan label derbi milan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label derbi milan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Januari 2025

ac milan juara piala super italia

 


ac milan berhasil menjadi juara piala super italia 2025 setelah mengalahkan internazionale dengan skor 3-2 di stadion al awwal park, riyadh, arab saudi. milan yang tertinggal 0-2 lebih dahulu mampu bangkit dan meraih kemenangan lewat gol yang dibuat oleh theo hernandez, christian pulisic dan tammy abraham. sergio conceicao berhasil mempersembahkan trofi pertamanya untuk rossoneri pada pertandingan keduanya memimpin klub barunya. semoga pelatih asal portugal itu memang figur yang tepat untuk mengembalikan kejayaan milan.


Senin, 23 September 2024

milan menangi derbi

 


ac milan menang 2-1 dalam derbi milan pada laga giornata ke-5 liga italia 2024/25 di giuseppe meazza. gol rossoneri dibuat oleh christian pulisic (10') dan matteo gabbia (89'). inter dan milan sama-sama memiliki poin 8 dari hasil 2 kali menang, 2 kali seri, dan sekali kalah dalam lima pertandingan awal serie a musim ini. torino menjadi capolista dengan poin 11 diikuti napoli (10), udinese (10), dan juventus (9). belum terlihat siapa yang bakal bersaing merebut scudetto musim ini. keberadaan torino dan udinese di papan atas mungkin kejutan belaka pada awal musim.



Minggu, 04 September 2022

Sepasang Gol Rafael Leao dalam Derbi Milan

Sepasang gol Rafael Leao dan satu gol Olivier Giroud membawa AC Milan menang 3-2 atas Internazionale dalam derbi Milan yang berlangsung Sabtu (3/9/22) malam waktu setempat. Marcelo Brozovic lebih dulu membuat Inter unggul 1-0 di menit ke-21. Rafael Leao langsung menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-28. Giroud membuat Rossoneri unggul 2-1 pada menit ke-54 dan Leao mencetak gol keduanya enam menit kemudian. Gol Edin Dzeko di menit ke-67 hanya menipiskan skor menjadi 3-2.

Kendati AC Milan adalah klub Italia, tapi hanya dua pemain Italia yang dimainkan sebagai pemain inti, yaitu Davide Calabria (kapten) dan Sandro Tonali. Uniknya, justru ada empat pemain Prancis yang turun sebagai sebelas awal, yaitu Mike Maignan, Pierre Kalulu, Theo Hernandez, dan Olivier Giroud. Sementara itu, di kubu Inter ada tiga pemain Italia sejak awal laga, yaitu Bastoni, Darmian, dan Barella.

Perjumpaan Rossoneri dan Nerazurri memang selalu seru. Apalagi dalam dua musim terakhir, kedua tim sekota itu terlibat dalam persaingan ketat merebut scudetto. Inter berjaya pada musim 2020/21 dan musim berikutnya Milan menjuarai Liga Italia Serie A 2021/22. Musim ini keduanya kembali menjadi tim unggulan.

Kemenangan atas Inter membuat Milan berada di peringkat ke-3 klasemen Serie A giornata kelima. Anak asuh Stefano Pioli mengoleksi poin 11 dari hasil tiga kali menang dan dua kali imbang. Sementara itu, anak asuh Simone Inzaghi menempati posisi ke-8 dengan poin 9 hasil tiga kali menang dan dua kali kalah. Atalanta (13) menjadi capolista diikuti Napoli (11). Setelah menjalani derbi Milan, Rossoneri maupun Nerazurri bakal menjalani laga pertama di Liga Champions 2022/23.

Foto : @acmilan

Rabu, 02 Maret 2022

Derbi Milan di Semifinal Tanpa Gol

Duel AC Milan vs Internazionale dalam semifinal pertama Coppa Italia 2021/22 berakhir seri tanpa gol. Stefano Pioli bisa menurunkan hampir seluruh pemain terbaiknya, kecuali Sandro Tonali dan Zlatan Ibrahimovic. Olivier Giroud yang semula diragukan tampil ternyata bisa dimainkan sejak awal. Alessio Romagnoli terpaksa digantikan Pierre Kalulu di menit ke-26 karena cedera. Pioli melakukan pergantian tiga pemain sekaligus pada menit ke-67. Brahim Diaz, Junior Messias, dan Ante Rebic menggantikan Rade Krunic, Alexis Saelemaekers, dan Rafael Leao. Sehabis itu Davide Calabria menggantikan Alessandro Florenzi di menit ke-84. Namun, tiada seorang pemain pun yang mampu membobol gawang Nerazurri. Padahal sejumlah peluang emas mampu diciptakan Theo Hernandez dkk.

Sebelum derbi Milan dimulai, Andriy Shevchenko, mantan striker top Milan, menyampaikan pesan perdamaian via layar besar Stadion San Siro. Sheva jelas sangat prihatin karena Ukraina negaranya sedang diperangi oleh Rusia. Semoga saja perdamaian kembali bersemi di Ukraina, terlepas dari polemik intrik politik yang terjadi pada para pemimpin negara yang bersengketa.

Akhir pekan ini Rossoneri akan menantang Napoli di Stadion Diego Armando Maradona. Napoli kini menjadi capolista Serie A 2021/22 setelah duo klub Milan sama-sama sulit menang dalam beberapa pekan terakhir. Dengan 11 pertandingan sisa musim ini, persaingan merebut scudetto masih sangat terbuka bagi Napoli, Milan, Inter, dan bahkan Juventus. Jika penghuni tiga besar kembali tidak tampil konsisten, sedangkan Juve justru terus-menerus menang, maka bisa saja anak asuh Massimiliano Allegri yang mendapat keuntungan. Milan mesti segera bangkit meraih kemenangan lagi jika masih ingin menjaga peluang menjadi juara.

Minggu, 06 Februari 2022

Dua Gol Giroud Menangkan Derbi Milan

Olivier Giroud menjadi aktor penting kemenangan AC Milan atas Internazionale dalam derbi Milano kedua musim ini. Milan mampu bangkit dari ketertinggalan dan akhirnya mengalahkan Inter 2-1 dalam laga Serie A 2021/22 yang berlangsung Sabtu (5/2/22) malam waktu setempat.

Ivan Perisic membuat Nerazurri unggul 1-0 di babak pertama. Dua gol Giroud dalam waktu tiga menit (menit ke-75 dan 78) membuat Rossoneri menang atas juara bertahan Liga Italia sekaligus capolista saat ini. Kecemerlangan Mike Maignan di bawah mistar Milan juga menjadi penyumbang kesuksesan anak asuh Stefano Pioli. Tak lupa, aksi gemilang Sandro Tonali yang bermain seperti Andrea Pirlo sekaligus Gennaro Gattuso membuat lini tengah Milan tangguh. Sayangnya, Theo Hernandez mendapat kartu merah menjelang laga usai.


Kendati kalah dalam derbi, anak asuh Simone Inzaghi masih tetap memimpin klasemen Serie A 2021/22 dengan poin 53 dari 23 pertandingan. Napoli dan Milan semakin mendekatkan jarak dengan poin 52 dari 24 pertandingan. Tentu saja Milanisti berharap Alessio Romagnoli dkk melanjutkan kemenangan pekan ini dengan hasil positif pada laga-laga selanjutnya. Peluang meraih scudetto musim ini jelas masih terbuka bagi Milan.

Senin, 08 November 2021

Milan Ditahan Inter 1-1

AC Milan bermain imbang 1-1 melawan Internazionale dalam derbi Milano di Serie A 2021/22 yang berlangsung Minggu (7/11/21) malam waktu setempat. Kedua gol terjadi di babak pertama. Pertemuan dua tim sekota di Italia tersebut sesungguhnya berlangsung menarik. Sayang sekali, wasit yang memimpin pertandingan berkali-kali menunjukkan keberpihakannya kepada Nerazurri. Hal itu dimulai dari insiden antara Franck Kessie dan Hakan Calhanoglu di depan gawang Rossoneri. Kessie yang sedang membawa bola dikawal ketat Calhanoglu dan keduanya lantas terjatuh bersamaan. Anehnya, justru Kessie yang dianggap melanggar. Wasit langsung menunjuk titik putih. Sempat ada diskusi dengan sang asisten dan keputusannya sama, kendati dalam replay tidak terlihat adanya pelanggaran oleh pemain Milan. Tendangan penalti pun diselesaikan dengan baik oleh Calhanoglu di menit ke-11. Mantan pemain Milan itu berhasil menjebol gawang mantan timnya. 

Setelah itu Rossoneri mampu menyamakan skor menjadi 1-1 ketika Stefan de Vrij membuat gol bunuh diri karena salah mengantisipasi tendangan bebas Sandro Tonali di menit ke-17. Inter kembali mendapat hadiah penalti setelah Fode Ballo-Toure menjatuhkan Matteo Darmian di kotak penalti Milan. Beruntunglah Ciprian Tatarusanu mampu menggagalkan tendangan penalti Lautaro Martinez.

Terdapat sejumlah benturan yang melibatkan pemain kedua tim yang diperlakukan berbeda oleh sang wasit. Pemain Inter selalu saja diuntungkan. Bahkan pada babak kedua terjadi dua kali handball pemain Inter di kotak penalti timnya yang dibiarkan saja oleh wasit. Mengingat bahwa Inter adalah juara Liga Italia musim lalu, maka bermain seri bagi Milan tidak terlalu buruk. Anak asuh Stefano Pioli masih bertahan menempati posisi kedua di bawah Napoli yang kini dilatih oleh Luciano Spaletti. Kedua tim sama-sama memiliki poin 32 di giornata ke-12 dan masih belum pernah kalah musim ini. Sementara itu, anak asuh Simone Inzaghi berada di posisi ketiga dengan poin 25.



Senin, 22 Februari 2021

Milan Dikalahkan Inter Lagi

Masa-masa indah AC Milan yang tidak mengalami kekalahan selama berbulan-bulan tinggal menjadi kenangan kini. Menghadapi Internazionale yang sedang menjadi capolista Serie A 2020/21, Rossoneri menelan kekalahan kembali. Itulah kekalahan keempat Milan musim ini dan yang ketiga kali dalam lima pertandingan terakhir di Liga Italia. Anak asuh Antonio Conte pun memimpin klasemen giornata ke-23 dengan poin 53, sedangkan tim besutan Stefano Pioli berada di peringkat kedua dengan poin 49. 
Pekan depan Alessio Romagnoli dkk menghadapi AS Roma di Liga Italia, tapi pada pertengahan pekan mesti lebih dulu menjamu Red Star Beograd di Liga Europa. Sementara itu, Inter akan menjamu Genoa dan bisa menghemat tenaga selama sepekan karena tak lagi bermain di Eropa. Semoga saja Pioli mampu membangkitkan anak asuhnya agar bisa kembali ke jalur kemenangan dan berjuang keras untuk meraih scudetto musim ini.

Senin, 19 Oktober 2020

Dua Gol Ibra Menangkan Derbi Milan

Zlatan Ibrahimovic kembali pada masa nan akurat. Setelah sempat absen lantaran terinfeksi covid-19, Ibra bisa bermain lagi ketika AC Milan dijamu Internazionale dalam derbi Milan yang dimainkan Minggu (18/10/20) di Stadion Giuseppe Meazza. Pemain yang pernah bermain untuk tim-tim besar Eropa itu memborong dua gol kemenangan timnya. Gol pertama dicetak lewat tendangan penalti setelah Ibra dijatuhkan Kolarov di kotak penalti. Gol kedua merupakan assist dari Rafael Leao yang bermain sebagai penyerang sayap kiri. Sementara itu, gol tunggal Inter dicetak oleh Romelu Lukaku, mantan rekan Ibra di Manchester United. 

Selain Ibra, Rossoneri juga kembali diperkuat oleh Alessandro Romagnoli yang absen sejak akhir musim lalu karena cedera. Sang kapten bermain tangguh dalam menjaga pertahanan timnya dan sanggup memimpin rekan-rekannya bermain stabil sepanjang 90 menit.

Kemenangan atas Inter menjadikan Milan sebagai pemuncak klasemen Serie A 2020/21 giornata keempat dengan hasil sempurna. Di antara liga-liga top Eropa hanya Milan di Liga Italia dan Aston Villa di Liga Inggris yang selalu mampu menang dalam semua pertandingan, belum pernah meraih hasil seri dan kalah.



Rabu, 12 Februari 2020

Reuni Pemain MU dalam Derbi Milan


Reuni para mantan pemain Manchester United terjadi dalam derbi Milan yang berlangsung Senin (10/2/20) dini hari WIB lalu di Stadion Giuseppe Meazza alias San Siro. Ada Alexis Sanchez, Romelu Lukaku, dan Ashley Young di kubu Nerrazurri, sedangkan Zlatan Ibrahimovic membela Rossoneri. Anak asuh Stefano Pioli mampu unggul 2-0 di babak pertama lewat gol yang dicetak Ante Rebic dan Ibra. Namun, anak asuh Antonio Conte berhasil bangkit di babak kedua dan akhirnya mengakhiri laga dengan menang 4-2 atas tim sekotanya. Gol-gol tuan rumah dibuat oleh Marcelo Brozovic, Matias Vecino, Stefan de Vrij, dan Lukaku. Dua mantan pemain United sama-sama mencetak gol, tapi Lukaku dkk lebih beruntung.

Senin, 17 April 2017

Milan Menahan Imbang Inter

Duel tim sekota yang berlangsung Sabtu lalu (15/4/2017) antara Internazionale menghadapi AC Milan berakhir dengan skor imbang 2-2. I Nerazurri berhasil unggul 2-0 di babak pertama. I Rossoneri berhasil menghindarkan diri dari kekalahan setelah mencetak dua gol menjelang laga berakhir. Inter yang bertindak sebagai tuan rumah di Giuseppe Meazza dua kali membobol gawang Gianluigi Donnarumma melalui gol Antonio Candreva (36') dan Mauro Icardi (44'). Semangat pantang menyerah ditunjukkan anak asuh Vincenzo Montella melawan anak asuh Stefano Pioli. Hasilnya, gol Alessio Romagnoli di menit ke-88 dan Cristian Zapata di menit ke-90+7 menghindarkan Milan dari kekalahan dari tim sekotanya. Uniknya, kedua pencetak gol tim tamu berposisi sebagai bek.
Duel  antara Icardi (Inter) dan Zapata (Milan). Keduanya mencetak gol dalam derbi Milan.
Derbi Milan untuk pertama kalinya dimainkan pada pukul 12.30 waktu setempat. Hal itu tak terlepas dari pemilik baru kedua klub yang berasal dari China. Para penonton Liga Italia di China dan negara-negara Asia lainnya pun bisa menyaksikan pertandingan tidak terlalu malam, bahkan di Indonesia masih sore (17.30 WIB). Milan baru saja menyelesaikan proses pemindahan kepemilikan dari Sivio Berlusconni kepada konsorsium asal negara raksasa ekonomi dari Asia Timur beberapa saat menjelang derbi. Sementara itu Inter sudah lebih dahulu dikuasai konglomerat asal China, setelah sempat sebentar dimiliki oleh Erick Tohir, orang kaya dari Indonesia.

Selalu ada hal unik dalam perjumpaan kedua klub asal Milano. Dalam derbi kemarin, kedua tim dikapteni oleh pemain yang masih berusia 24 tahun, Mauro Icardi (Inter) dan Mattia de Sciglio (Milan). Inter yang biasanya jarang memainkan pemain lokal ternyata menurunkan tiga pemain Italia dalam tim inti, yaitu : Danilo D'Ambrosio, Roberto Gagliardini, dan Antonio Candreva. Milan yang musim ini kerap menurunkan mayoritas Italiano malah hanya memainkan empat pemain lokal, yaitu : Donnarumma, De Sciglio, Romagnoli, dan Davide Calabria. Namun, Manuel Locatelli dan Gianluca Lapadula yang turun menggantikan Juraj Kucka dan Jose Sosa adalah pemain Italia pula. Tidak seperti biasanya dalam derbi, Milan tidak mengenakan kostum merah-hitamnya, tapi menggunakan kostum keduanya yang berwarna serba putih.

Senin, 01 Februari 2016

Milan Ungguli Inter dengan Skor 3-0


Selebrasi AC Milan setelah mengalahkan Inter 3-0 (31/1) di San Siro. (Foto : Olivier Morin/AFP)

Hasil cukup mengejutkan terjadi dalam Derby della Madonnina 2015/16 yang berlangsung Minggu malam (31/1/2016) waktu Italia. AC Milan mampu menang atas Internazionale dengan skor telak 3-0. Gol Rossoneri masing-masing dicetak oleh Alex (35’), Carlos Bacca (73’), dan M’baye Niang (77’).  Bacca sudah mengoleksi golnya yang kesebelas untuk Milan dalam 22 laga Serie A musim ini. Inter berkesempatan mencetak gol pada menit ke-69, tapi penalti Mauro Icardi gagal menembus gawang Gianluigi Donnarumma. Enam pemain Italia menjadi pemain inti Milan, sementara dua lainnya menjadi pemain pengganti. Selebihnya terdapat pemain Brasil, Jepang, Slovakia, Kolombia, dan Ghana menjadi andalan Sinisa Mihajlovic.

Terakhir kali Rossoneri meraih kemenangan telak atas Nerazurri terjadi pada Liga Italia Serie A 2010/11 di San Siro (2/4/2011) alias 1.765 hari silam. Waktu itu Pato mencetak dua gol dan Antonio Cassano membuat satu gol dari titik penalti. Hanya dua pemain Milan yang masih tersisa dari laga waktu itu dan bermain kembali di tahun 2016, yaitu Ignazio Abate dan Kevin-Prince Boateng. Selain itu ada kiper Christian Abbiati yang dulu menjadi pemain inti dan kemarin hanya berada di bangku cadangan. Abate tidak pernah pergi dari Milan, sementara Kevin-Prince sempat bermain di Schalke 04 (Jerman) pada tahun 2013-2015, sebelum akhirnya resmi bergabung lagi dengan Milan awal 2016. Jika dulu dia bernomor 27, kini dia mengenakan nomor 72.

Kemenangan Tim Merah-Hitam tidak mengubah posisinya di peringkat keenam klasemen sementara Serie A dengan koleksi poin 36, tapi mempersempit selisih angka dengan Inter yang tetap di posisi keempat dengan poin 41. Target lolos ke Liga Europa masih realistis, bahkan untuk lolos ke Liga Champion pun masih cukup ada asa sejauh ini. Jarak Milan dan Fiorentina (nomor tiga – jatah terakhir ke Liga Champion) tinggal berselisih angka enam pada giornata 22. Yang jelas Milan tidak boleh lagi gagal menang atas tim-tim seperti Carpi, Hellas Verona, Bologna, dan Empoli. Musim ini anak asuh Mihajlovic sudah bisa menundukkan Lazio, Sampdoria, Fiorentina, dan Inter. Sementara itu Napoli, Juventus, dan AS Roma masih menjadi lawan yang belum mampu ditaklukkan. Semoga sehabis kemenangan dalam derbi Milano, performa Riccardo Montolivo dkk terus membaik dan lebih stabil lagi. Di ajang Coppa Italia, Milan berpeluang besar lolos ke partai final untuk berhadapan dengan Juventus atau Inter.

Susunan pemain kedua tim :
AC Milan : 99-Gianluigi Donnarumma; 20-Ignazio Abate, 13-Alessio Romagnoli, 33-Alex, 31-Luca Antonelli; 10-Keisuke Honda (72-Kevin Prince Boateng 88'), 18-Riccardo Montolivo, 27-Juraj Kucka, 28-Giacomo Bonaventura; 19-M'baye Niang (45-Mario Balotelli 78'), 70-Carlos Bacca (91-Andrea Bertolacci 84').
Inter Milan : 1-Samir Handanovic; 5-Juan Jesus, 24-Jeison Murillo, 25-Miranda, 21-Davide Santon ; 17-Gary Medel, 22-Adem Ljajic (12-Alex Telles 86'), 23-Eder, 44-Ivan Perisic, 77-Marcelo Brozovic; 10-Stevan Jovetic (9-Mauro Icardi 63').


Minggu, 31 Januari 2016

AC Milan Siap Menangi Derbi Akhir Januari



Menjelang duel tim sekota pada pekan ke-22 Liga Italia Serie A 2015/16 yang berlangsung di San Siro pada Minggu malam waktu Italia (31/1/2016), AC Milan bernasib lebih baik ketimbang Internazionale, ketika keduanya berlaga di semifinal bagian pertama Copa Italia, yang berlangsung pertengahan pekan terakhir Januari kemarin. Milan menang tipis 1-0 atas tuan rumah Alessandria, tim Serie C. Mario Balotelli mencetak gol tunggal lewat titik putih. Rossoneri pun cukup bermain imbang pada laga kandang untuk lolos ke partai puncak. Sementara itu, Inter justru kalah telak 0-3 dari Juventus dalam laga tandangnya di babak semifinal lainnya.


Dari posisi di klasemen sementara Serie A, Milan berada di nomor 6 dengan poin 33, sedangkan Inter menduduki peringkat ke-4 dengan poin 41. Nerazurri sendiri memiliki jumlah angka yang sama dengan Fiorentina (nomor 3), tapi kalah dalam selisih gol. Tim besutan Sinisa Mihajlovic mesti memenangi derbi jika masih berambisi merebut tiket zona Eropa musim depan. Peluang ke Liga Europa masih cukup terbuka mengingat AS Roma yang menduduki peringkat ke-5 hanya berselisih dua angka dengan Milan. Kembali tampilnya Balotelli yang mampu mencetak gol menjadi angin segar bagi Rossoneri karena menambah alternatif penghuni sektor depan, meski sang pelatih tidak menjadikannya sebagai starter dalam derbi Milan. Carlos Bacca dan Mbaye Niang yang dipasang sebagai duet penyerang utama Tim Merah-Hitam. Tapi di pihak Inter pun ada nama Eder, striker yang baru diboyong dari Sampdoria. Entah siapa di antara mereka yang mungkin dimainkan di babak kedua, siapa tahu menjadi penentu kemenangan timnya.

Pada giornata 21 kedua tim dari kota Milan hanya mampu bermain imbang melawan tim-tim semenjana. Milan ditahan Empoli 1-1, sementara Inter harus puas dengan skor 1-1 melawan Carpi. Yang jelas, Riccardo Montolivo dkk pasti tak ingin mengecewakan kembali Milanisti dan kudu berjuang membuat mereka tersenyum ceria lagi. Maka tiga poin mesti dapat dipetik di San Siro. Rossoneri yang musim ini dihuni oleh mayoritas pemain Italia harus mampu membuktikan diri lebih baik ketimbang tim yang hampir seluruh anggotanya pemain asing, meski Roberto Mancini –ironisnya- adalah pelatih berkebangsaan Italia.

Forza Milan!

Starting line-up Milan (4-4-2) : Donnaruma; Abate, Alex, Romagnoli, Antonelli; Honda, Montolivo (K), Kucka, Bonaventura; Bacca, Niang.