Tampilkan postingan dengan label inter milan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inter milan. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 November 2021

Milan Ditahan Inter 1-1

AC Milan bermain imbang 1-1 melawan Internazionale dalam derbi Milano di Serie A 2021/22 yang berlangsung Minggu (7/11/21) malam waktu setempat. Kedua gol terjadi di babak pertama. Pertemuan dua tim sekota di Italia tersebut sesungguhnya berlangsung menarik. Sayang sekali, wasit yang memimpin pertandingan berkali-kali menunjukkan keberpihakannya kepada Nerazurri. Hal itu dimulai dari insiden antara Franck Kessie dan Hakan Calhanoglu di depan gawang Rossoneri. Kessie yang sedang membawa bola dikawal ketat Calhanoglu dan keduanya lantas terjatuh bersamaan. Anehnya, justru Kessie yang dianggap melanggar. Wasit langsung menunjuk titik putih. Sempat ada diskusi dengan sang asisten dan keputusannya sama, kendati dalam replay tidak terlihat adanya pelanggaran oleh pemain Milan. Tendangan penalti pun diselesaikan dengan baik oleh Calhanoglu di menit ke-11. Mantan pemain Milan itu berhasil menjebol gawang mantan timnya. 

Setelah itu Rossoneri mampu menyamakan skor menjadi 1-1 ketika Stefan de Vrij membuat gol bunuh diri karena salah mengantisipasi tendangan bebas Sandro Tonali di menit ke-17. Inter kembali mendapat hadiah penalti setelah Fode Ballo-Toure menjatuhkan Matteo Darmian di kotak penalti Milan. Beruntunglah Ciprian Tatarusanu mampu menggagalkan tendangan penalti Lautaro Martinez.

Terdapat sejumlah benturan yang melibatkan pemain kedua tim yang diperlakukan berbeda oleh sang wasit. Pemain Inter selalu saja diuntungkan. Bahkan pada babak kedua terjadi dua kali handball pemain Inter di kotak penalti timnya yang dibiarkan saja oleh wasit. Mengingat bahwa Inter adalah juara Liga Italia musim lalu, maka bermain seri bagi Milan tidak terlalu buruk. Anak asuh Stefano Pioli masih bertahan menempati posisi kedua di bawah Napoli yang kini dilatih oleh Luciano Spaletti. Kedua tim sama-sama memiliki poin 32 di giornata ke-12 dan masih belum pernah kalah musim ini. Sementara itu, anak asuh Simone Inzaghi berada di posisi ketiga dengan poin 25.



Senin, 03 Mei 2021

Milan Masih Berjuang, Inter Sudah Juara

Ketika AC Milan masih berjuang keras untuk meraih tiket ke Liga Champions musim depan, Internazionale justru sudah memastikan diri menjadi juara Liga Italia Serie A 2020/21 kala kompetisi menyisakan empat pertandingan. Mendekati akhir kompetisi Milan malah dua kali kalah dari Sassuolo (1-2) dan Lazio (0-3). Hasil buruk itu sempat membuat Rossoneri terlempar dari empat besar. Beruntunglah anak asuh Stefano Pioli mampu menang 2-0 atas Benevento pada laga giornata ke-34 sehingga kembali ke zona Liga Champions. Gol dari Hakan Calhanoglu (6') dam Theo Hernandez (60') menaklukkan anak asuh Filippo Inzaghi, mantan pemain dan pelatih Milan. Kabar baik bagi Milanisti adalah kembalinya Alessio Romagnoli dan Zlatan Ibrahimovic ke dalam tim inti.

Inter sudah mengumpulkan poin 82 dan tak mungkin terkejar oleh Atalanta, Juventus, dan Milan yang sama-sama memiliki poin 69. Antonio Conte berhasil membawa Nerazurri mengakhiri dominasi Juventus yang memborong scudetto dalam sembilan musim terakhir. Uniknya, kejayaan Bianconeri dimulai ketika Conte menangani Gianluigi Buffon dkk pada musim 2011/12. 

Persaingan merebut tiket Liga Champions semakin ketat karena Napoli (67) dan Lazio (64) masih mungkin pula menembus empat besar. Milan mesti berjuang keras mempertahankan posisinya dan pada giornata ke-35 berhadapan dengan Juventus. 

Senin, 19 Oktober 2020

Dua Gol Ibra Menangkan Derbi Milan

Zlatan Ibrahimovic kembali pada masa nan akurat. Setelah sempat absen lantaran terinfeksi covid-19, Ibra bisa bermain lagi ketika AC Milan dijamu Internazionale dalam derbi Milan yang dimainkan Minggu (18/10/20) di Stadion Giuseppe Meazza. Pemain yang pernah bermain untuk tim-tim besar Eropa itu memborong dua gol kemenangan timnya. Gol pertama dicetak lewat tendangan penalti setelah Ibra dijatuhkan Kolarov di kotak penalti. Gol kedua merupakan assist dari Rafael Leao yang bermain sebagai penyerang sayap kiri. Sementara itu, gol tunggal Inter dicetak oleh Romelu Lukaku, mantan rekan Ibra di Manchester United. 

Selain Ibra, Rossoneri juga kembali diperkuat oleh Alessandro Romagnoli yang absen sejak akhir musim lalu karena cedera. Sang kapten bermain tangguh dalam menjaga pertahanan timnya dan sanggup memimpin rekan-rekannya bermain stabil sepanjang 90 menit.

Kemenangan atas Inter menjadikan Milan sebagai pemuncak klasemen Serie A 2020/21 giornata keempat dengan hasil sempurna. Di antara liga-liga top Eropa hanya Milan di Liga Italia dan Aston Villa di Liga Inggris yang selalu mampu menang dalam semua pertandingan, belum pernah meraih hasil seri dan kalah.



Minggu, 23 Agustus 2020

Sevilla Juara Liga Europa 2020


Sevilla berhasil menjuarai UEFA Europa League 2019/20 setelah menang 3-2 atas Inter Milan dalam laga final di Stadion Lisbon Portugal pada Jumat (21/8/20) malam waktu setempat. Sevilla mencatat rekor sebagai juara Liga Europa sebanyak enam kali. Julen Lopetegui meraih trofi pertamanya bersama Sevilla setelah melewati nasib buruk : dipecat timnas Spanyol dan Real Madrid pada 2018 silam.

Rabu, 12 Februari 2020

Reuni Pemain MU dalam Derbi Milan


Reuni para mantan pemain Manchester United terjadi dalam derbi Milan yang berlangsung Senin (10/2/20) dini hari WIB lalu di Stadion Giuseppe Meazza alias San Siro. Ada Alexis Sanchez, Romelu Lukaku, dan Ashley Young di kubu Nerrazurri, sedangkan Zlatan Ibrahimovic membela Rossoneri. Anak asuh Stefano Pioli mampu unggul 2-0 di babak pertama lewat gol yang dicetak Ante Rebic dan Ibra. Namun, anak asuh Antonio Conte berhasil bangkit di babak kedua dan akhirnya mengakhiri laga dengan menang 4-2 atas tim sekotanya. Gol-gol tuan rumah dibuat oleh Marcelo Brozovic, Matias Vecino, Stefan de Vrij, dan Lukaku. Dua mantan pemain United sama-sama mencetak gol, tapi Lukaku dkk lebih beruntung.

Senin, 17 April 2017

Milan Menahan Imbang Inter

Duel tim sekota yang berlangsung Sabtu lalu (15/4/2017) antara Internazionale menghadapi AC Milan berakhir dengan skor imbang 2-2. I Nerazurri berhasil unggul 2-0 di babak pertama. I Rossoneri berhasil menghindarkan diri dari kekalahan setelah mencetak dua gol menjelang laga berakhir. Inter yang bertindak sebagai tuan rumah di Giuseppe Meazza dua kali membobol gawang Gianluigi Donnarumma melalui gol Antonio Candreva (36') dan Mauro Icardi (44'). Semangat pantang menyerah ditunjukkan anak asuh Vincenzo Montella melawan anak asuh Stefano Pioli. Hasilnya, gol Alessio Romagnoli di menit ke-88 dan Cristian Zapata di menit ke-90+7 menghindarkan Milan dari kekalahan dari tim sekotanya. Uniknya, kedua pencetak gol tim tamu berposisi sebagai bek.
Duel  antara Icardi (Inter) dan Zapata (Milan). Keduanya mencetak gol dalam derbi Milan.
Derbi Milan untuk pertama kalinya dimainkan pada pukul 12.30 waktu setempat. Hal itu tak terlepas dari pemilik baru kedua klub yang berasal dari China. Para penonton Liga Italia di China dan negara-negara Asia lainnya pun bisa menyaksikan pertandingan tidak terlalu malam, bahkan di Indonesia masih sore (17.30 WIB). Milan baru saja menyelesaikan proses pemindahan kepemilikan dari Sivio Berlusconni kepada konsorsium asal negara raksasa ekonomi dari Asia Timur beberapa saat menjelang derbi. Sementara itu Inter sudah lebih dahulu dikuasai konglomerat asal China, setelah sempat sebentar dimiliki oleh Erick Tohir, orang kaya dari Indonesia.

Selalu ada hal unik dalam perjumpaan kedua klub asal Milano. Dalam derbi kemarin, kedua tim dikapteni oleh pemain yang masih berusia 24 tahun, Mauro Icardi (Inter) dan Mattia de Sciglio (Milan). Inter yang biasanya jarang memainkan pemain lokal ternyata menurunkan tiga pemain Italia dalam tim inti, yaitu : Danilo D'Ambrosio, Roberto Gagliardini, dan Antonio Candreva. Milan yang musim ini kerap menurunkan mayoritas Italiano malah hanya memainkan empat pemain lokal, yaitu : Donnarumma, De Sciglio, Romagnoli, dan Davide Calabria. Namun, Manuel Locatelli dan Gianluca Lapadula yang turun menggantikan Juraj Kucka dan Jose Sosa adalah pemain Italia pula. Tidak seperti biasanya dalam derbi, Milan tidak mengenakan kostum merah-hitamnya, tapi menggunakan kostum keduanya yang berwarna serba putih.

Senin, 01 Februari 2016

Milan Ungguli Inter dengan Skor 3-0


Selebrasi AC Milan setelah mengalahkan Inter 3-0 (31/1) di San Siro. (Foto : Olivier Morin/AFP)

Hasil cukup mengejutkan terjadi dalam Derby della Madonnina 2015/16 yang berlangsung Minggu malam (31/1/2016) waktu Italia. AC Milan mampu menang atas Internazionale dengan skor telak 3-0. Gol Rossoneri masing-masing dicetak oleh Alex (35’), Carlos Bacca (73’), dan M’baye Niang (77’).  Bacca sudah mengoleksi golnya yang kesebelas untuk Milan dalam 22 laga Serie A musim ini. Inter berkesempatan mencetak gol pada menit ke-69, tapi penalti Mauro Icardi gagal menembus gawang Gianluigi Donnarumma. Enam pemain Italia menjadi pemain inti Milan, sementara dua lainnya menjadi pemain pengganti. Selebihnya terdapat pemain Brasil, Jepang, Slovakia, Kolombia, dan Ghana menjadi andalan Sinisa Mihajlovic.

Terakhir kali Rossoneri meraih kemenangan telak atas Nerazurri terjadi pada Liga Italia Serie A 2010/11 di San Siro (2/4/2011) alias 1.765 hari silam. Waktu itu Pato mencetak dua gol dan Antonio Cassano membuat satu gol dari titik penalti. Hanya dua pemain Milan yang masih tersisa dari laga waktu itu dan bermain kembali di tahun 2016, yaitu Ignazio Abate dan Kevin-Prince Boateng. Selain itu ada kiper Christian Abbiati yang dulu menjadi pemain inti dan kemarin hanya berada di bangku cadangan. Abate tidak pernah pergi dari Milan, sementara Kevin-Prince sempat bermain di Schalke 04 (Jerman) pada tahun 2013-2015, sebelum akhirnya resmi bergabung lagi dengan Milan awal 2016. Jika dulu dia bernomor 27, kini dia mengenakan nomor 72.

Kemenangan Tim Merah-Hitam tidak mengubah posisinya di peringkat keenam klasemen sementara Serie A dengan koleksi poin 36, tapi mempersempit selisih angka dengan Inter yang tetap di posisi keempat dengan poin 41. Target lolos ke Liga Europa masih realistis, bahkan untuk lolos ke Liga Champion pun masih cukup ada asa sejauh ini. Jarak Milan dan Fiorentina (nomor tiga – jatah terakhir ke Liga Champion) tinggal berselisih angka enam pada giornata 22. Yang jelas Milan tidak boleh lagi gagal menang atas tim-tim seperti Carpi, Hellas Verona, Bologna, dan Empoli. Musim ini anak asuh Mihajlovic sudah bisa menundukkan Lazio, Sampdoria, Fiorentina, dan Inter. Sementara itu Napoli, Juventus, dan AS Roma masih menjadi lawan yang belum mampu ditaklukkan. Semoga sehabis kemenangan dalam derbi Milano, performa Riccardo Montolivo dkk terus membaik dan lebih stabil lagi. Di ajang Coppa Italia, Milan berpeluang besar lolos ke partai final untuk berhadapan dengan Juventus atau Inter.

Susunan pemain kedua tim :
AC Milan : 99-Gianluigi Donnarumma; 20-Ignazio Abate, 13-Alessio Romagnoli, 33-Alex, 31-Luca Antonelli; 10-Keisuke Honda (72-Kevin Prince Boateng 88'), 18-Riccardo Montolivo, 27-Juraj Kucka, 28-Giacomo Bonaventura; 19-M'baye Niang (45-Mario Balotelli 78'), 70-Carlos Bacca (91-Andrea Bertolacci 84').
Inter Milan : 1-Samir Handanovic; 5-Juan Jesus, 24-Jeison Murillo, 25-Miranda, 21-Davide Santon ; 17-Gary Medel, 22-Adem Ljajic (12-Alex Telles 86'), 23-Eder, 44-Ivan Perisic, 77-Marcelo Brozovic; 10-Stevan Jovetic (9-Mauro Icardi 63').


Minggu, 31 Januari 2016

AC Milan Siap Menangi Derbi Akhir Januari



Menjelang duel tim sekota pada pekan ke-22 Liga Italia Serie A 2015/16 yang berlangsung di San Siro pada Minggu malam waktu Italia (31/1/2016), AC Milan bernasib lebih baik ketimbang Internazionale, ketika keduanya berlaga di semifinal bagian pertama Copa Italia, yang berlangsung pertengahan pekan terakhir Januari kemarin. Milan menang tipis 1-0 atas tuan rumah Alessandria, tim Serie C. Mario Balotelli mencetak gol tunggal lewat titik putih. Rossoneri pun cukup bermain imbang pada laga kandang untuk lolos ke partai puncak. Sementara itu, Inter justru kalah telak 0-3 dari Juventus dalam laga tandangnya di babak semifinal lainnya.


Dari posisi di klasemen sementara Serie A, Milan berada di nomor 6 dengan poin 33, sedangkan Inter menduduki peringkat ke-4 dengan poin 41. Nerazurri sendiri memiliki jumlah angka yang sama dengan Fiorentina (nomor 3), tapi kalah dalam selisih gol. Tim besutan Sinisa Mihajlovic mesti memenangi derbi jika masih berambisi merebut tiket zona Eropa musim depan. Peluang ke Liga Europa masih cukup terbuka mengingat AS Roma yang menduduki peringkat ke-5 hanya berselisih dua angka dengan Milan. Kembali tampilnya Balotelli yang mampu mencetak gol menjadi angin segar bagi Rossoneri karena menambah alternatif penghuni sektor depan, meski sang pelatih tidak menjadikannya sebagai starter dalam derbi Milan. Carlos Bacca dan Mbaye Niang yang dipasang sebagai duet penyerang utama Tim Merah-Hitam. Tapi di pihak Inter pun ada nama Eder, striker yang baru diboyong dari Sampdoria. Entah siapa di antara mereka yang mungkin dimainkan di babak kedua, siapa tahu menjadi penentu kemenangan timnya.

Pada giornata 21 kedua tim dari kota Milan hanya mampu bermain imbang melawan tim-tim semenjana. Milan ditahan Empoli 1-1, sementara Inter harus puas dengan skor 1-1 melawan Carpi. Yang jelas, Riccardo Montolivo dkk pasti tak ingin mengecewakan kembali Milanisti dan kudu berjuang membuat mereka tersenyum ceria lagi. Maka tiga poin mesti dapat dipetik di San Siro. Rossoneri yang musim ini dihuni oleh mayoritas pemain Italia harus mampu membuktikan diri lebih baik ketimbang tim yang hampir seluruh anggotanya pemain asing, meski Roberto Mancini –ironisnya- adalah pelatih berkebangsaan Italia.

Forza Milan!

Starting line-up Milan (4-4-2) : Donnaruma; Abate, Alex, Romagnoli, Antonelli; Honda, Montolivo (K), Kucka, Bonaventura; Bacca, Niang.