Tampilkan postingan dengan label 2016/17. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2016/17. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Desember 2017

Lima Trofi Real Madrid Sepanjang 2017

Real Madrid memang takluk 0-3 dari Barcelona dalam laga El Clasico yang berlangsung Sabtu (23/12/2017) pekan lalu. Hasil pertandingan La Liga 2017/18 itu kian mengukuhkan Barca sebagai pemimpin klasemen dengan poin 45 dari 17 laga dan unggul 15 poin dari Madrid yang memiliki poin 31 dari 16 pertandingan. Namun, hal itu tidak akan melunturkan jejak gemilang tim besutan Zinedine Zidane sepanjang menjalani tahun 2017. Lima trofi juara berhasil diraih oleh Los Blancos dalam kurun waktu satu tahun kalender. Sergio Ramos dkk menjadi juara La Liga dan Liga Champion Eropa 2016/17.

Kesuksesan El Real musim lalu dilanjutkan dengan merebut Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Klub 2017. Gelar terakhir Madrid diperoleh dengan menang 1-0 atas Gremio di final Piala Dunia Klub 2017 yang berlangsung di Qatar pada Minggu (17/12). Trofi tersebut dikuasai Los Merengues dua kali secara beruntun. Setahun sebelumnya Cristiano Ronaldo dkk mengalahkan Kashima Antlers 5-2 dalam final Piala Dunia Klub 2016 di Jepang. Ronaldo selalu mencetak gol dalam dua laga final tersebut dan dia pun menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia Klub dengan enam gol, mengungguli Lionel Messi dan Luis Suarez yang sama-sama mengoleksi lima gol.

Peluang Madrid mempertahankan gelar juara Liga Spanyol sangat berat. Barcelona sudah berada di atas angin untuk menjadi kampiun La Liga 2017/18.  Namun, Los Blancos masih bisa mencoba membuat rekor baru dengan menjuarai Liga Champoin tiga kali beruntun serta meraih Copa del Rey. Yang jelas, pencinta Real Madrid tentu berharap pihak manajemen tetap mempertahankan Zizou sekiranya tidak ada trofi yang diraih pada akhir musim 2017/18 mendatang. Masih ada kesempatan berprestasi gemilang lagi pada tahun-tahun berikutnya.

Selasa, 26 September 2017

Prestasi Pelatih Baru di Musim 2016/17


Frank de Boer menjadi pelatih pertama yang dipecat pada awal musim 2017/18, meski baru 77 hari bertugas. Mantan kapten Belanda tersebut diberhentikan dari pekerjaannya sebagai manajer Crystal Palace pada 11/9/2017 lalu setelah timnya selalu kalah dalam empat laga Liga Primer. Frank De Boer mengulangi nasib buruknya setahun silam yang juga sekejap belaka menjadi pelatih Inter Milan di Serie A 2016/17. Dia menjadi pelatih baru yang bernasib buruk karena dua kali dipecat di awal musim. Reputasinya ketika mampu membawa Ajax Amsterdam sebagai juara Liga Belanda seakan tiada berarti sama sekali. Bagaimana dengan nasib rekan-rekannya pada musim lalu? 

Musim 2016/17 merupakan debut sejumlah pelatih bersama klub barunya di Eropa. Di Liga Primer Inggris terdapat nama kondang seperti Antonio Conte (Chelsea), Pep Guardiola (Manchester City), Jose Mourinho (Manchester United), dan Ronald Koeman (Everton). Conte pernah membawa Juventus meraih hattrick juara Serie A dan Italia bermain baik di Euro 2016. Guardiola mencatat rekor hebat bersama Barcelona, di antaranya treble winner dan membuat reputasi Bayern Muenchen di Bundesliga tetap terjaga dalam tiga musim terakhir, meski gagal juara di Eropa. Mourinho adalah jaminan mutu merebut trofi. FC Porto, Chelsea dalam dua periode, Inter Milan, dan Real Madrid pernah merasakan tangan dinginnya. Liga Champion pun dua kali digapainya bersama Porto dan Inter. Koeman pernah membawa Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven juara Liga Belanda.  

Di antara keempatnya, Conte mengukir prestasi paling cemerlang dengan membawa The Blues menjadi kampiun Premier League 2016/17. Klub asal London yang musim sebelumnya terpuruk-meski berstatus sebagai juara bertahan-berhasil bangkit di bawah juru taktik asal Italia tersebut. Conte menjadi manajer Italia keempat yang berhasil juara di Liga Inggris setelah Carlo Ancelotti (Chelsea 2009/10), Roberto Mancini (Manchester City 2011/12), dan Claudio Ranieri (Leicester City 2015/16). Guardiola gagal menambah koleksi trofi untuk City, tapi tiket Liga Champion musim 2017/18 berada dalam genggaman. MU memang hanya berada di nomor enam di liga lokal, tapi Mourinho mampu membawa anak asuhnya menjadi juara Piala Liga dan Liga Europa 2016/17 plus bonus tiket Liga Champion musim berikutnya. Sedangkan Everton besutan Koeman memang layak setingkat di bawah United dengan materi pemain yang dimilikinya.

Carlo Ancelotti menjadi pelatih anyar lainnya yang sukses dengan mengantarkan Bayern Muenchen menjadi juara Bundesliga 2016/17. Namun, trofi tersebut menjadi gelar tunggal Die Bayern karena Manuel Neuer dkk gagal di Liga Champion Eropa maupun Piala Jerman (DFB Pokal). 

Vincenzo Montella bersama AC Milan mampu memperbaiki posisi klub di klasemen akhir sekaligus meraih tiket ke Liga Europa 2017/18. Supercoppa Italiana 2016 pun berhasil direbut oleh Gianluigi Donnarumma dkk dengan mengalahkan Juventus di akhir tahun 2016. 

Tidak banyak pelatih baru pada musim 2017/18. Namun, tentu menarik pula mengikuti kiprah Ernesto Valverde (Barcelona), Luciano Spaletti (Inter Milan), dan Eusebio Di Francesco (AS Roma) pada musim pertamanya. Apakah mereka mampu tampil lebih baik atau kalah bersaing dengan pelatih yang telah menjalani waktu lebih lama bersama tim besutannya? Mungkinkah di antara mereka justru mengikuti jejak kelam Frank de Boer?

Selasa, 06 Juni 2017

Prestasi Para Mantan Pelatih Madrid

Musim 2016/17 menjadi ajang kejayaan Real Madrid dengan Zinedine Zidane sebagai pelatihnya. Selain meraih trofi juara Liga Spanyol dan Liga Champion Eropa pada akhir musim ini, Los Blancos telah lebih dulu menjuarai Piala Super Eropa 2016 dan Piala Dunia Antarklub 2016. Diawali dengan gelar kampiun UEFA Champions League 2015/16 hingga mempertahankan gelar tersebut pada Juni 2017 yang menjadi sebuah rekor baru, Zidane telah mempersembahkan lima trofi bagi El Real sejak resmi melatih Cristiano Ronaldo  dkk pada Januari 2016. 
Jose Mourinho dengan trofi Liga Europa 2016/17.
Ternyata nasib baik juga tengah berpihak pada tiga mantan pelatih Real Madrid pada akhir musim ini. Jose Mourinho berhasil membawa Manchester United mendapatkan Piala Liga dan Liga Europa 2016/17. The Red Devils pun berhak tampil di Liga Champion musim 2017/18, meski hanya menempati peringkat ke-6 di Liga Primer Inggris. Selama menangani Los Merengues (2010-2013), Mourinho pernah memberikan gelar juara Copa del Rey 2010/11, La Liga 2011/12, dan Supercoppa Espana 2012. Dia dipecat pada akhir musim 2012/13 dan digantikan oleh Carlo Ancelotti.

Carlo Ancelotti sukses mengantarkan Bayern Muenchen menjuarai Bundesliga 2016/17. Pelatih asal Italia tersebut mempersembahkan trofi Liga Champion Eropa 2013/14, Copa del Rey 2013/14, Piala Super Eropa 2014, dan Piala Dunia Antarklub 2014 bagi El Real (2013-2015). Meski mengoleksi empat piala dalam dua musim, Ancelotti tetap dipecat. Satu lagi mantan pelatih Madrid, Rafael Benitez, mampu membawa Newcastle United promosi ke Premier League dengan menjuarai Divisi Championship atau kompetisi kasta kedua Liga Inggris 2016/17. Benitez yang menjadi pengganti Ancelotti tidak sempat mengukir prestasi bersama Madrid karena dipecat dan digantikan oleh Zidane pada pertengahan musim 2015/16.
Carlo Ancelotti merayakan gelar juara Bundesliga 2016/17.
Reuni Mourinho dan Madrid
Jose Mourinho akan memimpin timnya saat ini, Manchester United, bertemu kembali dengan Real Madrid dalam waktu dekat. United, sebagai juara Liga Europa, akan berjumpa dengan El Real, pemenang Liga Champion, dalam Piala Super Eropa 2017 mendatang. Uniknya, ada sebuah benang merah ketika kedua tim menang di laga pamungkas kedua kejuaraan sekian waktu lalu. The Red Devils maupun Los Blancos bertindak sebagai tim tamu sehingga tidak mengenakan kostum utamanya di final Liga Europa dan Liga Champion. United menggunakan kostum kedua yang berwarna biru ketika mengalahkan Ajax Amsterdam 2-1, sedangkan El Real memakai kostum ketiga yang berwarna ungu kala menundukkan Juventus 4-1. Ajax dan Juve yang mengenakan kostum utama kebanggaannya justru menelan pil pahit di pertandingan terakhir kejuaraan.

Minggu, 04 Juni 2017

Real Madrid Merajai Eropa Lagi!


Real Madrid memang luar biasa! Untuk pertama kalinya dalam sejarah UEFA Champions League (UCL) yang dimulai sejak musim 1992/93, sebuah tim bisa meraih gelar juara dalam dua musim beruntun. El Real berhasil meruntuhkan mitos selama lebih dari dua dekade itu setelah menaklukkan Juventus 4-1 dalam final Liga Champion Eropa 2016/17 yang berlangsung di Cardiff pada Sabtu (3/6/2017) waktu setempat. Musim lalu tim asuhan Zinedine Zidane mampu menang lewat adu penalti atas Atletico Madrid di Milan. Los Blancos kian mengukuhkan dirinya sebagai raja diraja klub Eropa dengan 12 trofi Piala/Liga Champion Eropa. Zizou tercatat sebagai pelatih pertama yang membawa timnya mempertahankan gelar kampiun di era UCL.



Empat gol Madrid masing-masing dicetak oleh Cristiano Ronaldo (20' dan 64'), Casemiro (61'), dan Marco Asensio (90'). Juventus hanya bisa membuat sebuah gol yang dicetak secara akrobatik oleh Mario Mandzukic (27'). Zidane menurunkan seluruh materi pemain terbaiknya, termasuk Dani Carvajal yang baru pulih dari cedera. Isco kembali menjadi pemain inti berposisi di balakang duet Ronaldo-Karim Benzema. Gareth Bale baru diberi kesempatan turun sebagai pemain pengganti di Cardiff, kota kelahirannya. Kendati tidak bermain dengan kostum utamanya, Los Merengues tidak kehilangan tajinya dan justru tampil hebat dengan kostum berwarna ungu, yang merupakan kostum ketiga musim ini.



Cristiano Ronaldo mencatat sejumlah rekor fantastis kembali. Dia mencetak dua gol di laga puncak dan menjadi pencetak gol terbanyak Liga Champion musim ini dengan 12 gol. CR7 kian kokoh sebagai pencetak gol terbanyak di ajang antarklub Eropa sepanjang masa dengan total 105 gol. Bintang asal Portugal itu juga membuat rekor mencetak 600 gol sepanjang kariernya, baik bersama Sporting Lisbon, Manchester United, Real Madrid, maupun ketika membela Portugal. Ronaldo kini mengoleksi empat gelar Liga Champion. Yang pertama diraihnya bersama United (2008), sementara tiga lainnya bersama Madrid dalam empat musim terakhir.



Juventus 1-4 Real Madrid (Mario Mandzukic, 27'; Cristiano Ronaldo, 20', 64', Casemiro, 61, Marco Asensio, 90')
SUSUNAN PEMAIN
Juventus (3-4-2-1): 1-Gianluigi Buffon; 15-Andrea Barzagli (7-Juan Cuadrado, 66'), 3-Giorgio Chiellini, 19-Leonardo Bonucci; 12-Alex Sandro, 5-Miralem Pjanic (8-Claudio Marchisio, 70'), 6-Sami Khedira, 23-Dani Alves; 21-Paulo Dybala (18-Mario Lemina, 78'), 17-Mario Mandzukic; 9-Gonzalo Higuain
Pelatih: Massimiliano Allegri
Real Madrid (4-3-1-2): 1-Keylor Navas; 2-Dani Carvajal, 5-Raphael Varane, 4-Sergio Ramos, 12-Marcelo; 14-Casemiro, 8-Toni Kroos (21-Alvaro Morata, 89'), 19-Luka Modric; 22-Isco (20-Marco Asensio, 82'); 9-Karim Benzema (11-Gareth Bale, 77'), 7-Cristiano Ronaldo
Pelatih: Zinedine Zidane


Rabu, 31 Mei 2017

Milan Kembali ke Eropa

AC Milan mengakhiri musim 2016/17 dengan bertengger di posisi ke-6 Liga Italia Serie A. Tim asuhan Vincenzo Montella pun berhak tampil di Liga Europa musim depan, meski harus melalui babak kualifikasi. I Rossoneri kembali bermain di Eropa setelah tiga musim absen. Montella dipastikan tetap bertahan di Milan dan dia bahkan telah menandatangani kontrak anyar yang berlaku hingga tahun 2019. Mantan striker AS Roma tersebut dinilai cukup berhasil mengangkat prestasi Tim Merah-Hitam yang sudah sekian waktu terpuruk. Selain merebut tiket ke Eropa, Gianluigi Donnarumma dkk pun mampu meraih trofi Supercoppa Italiana 2016 setelah mengalahkan Juventus akhir tahun 2016 lalu. Meski belum tampil konsisten, tapi Montella mampu membuat sejumlah pemain Milan menunjukkan kualitasnya yang menjanjikan. Misalnya saja, Gianluigi Donnarumma dan Gianluca Lapadula yang menjalani debutnya bersama timnas Italia.  Lalu ada pula Gerard Deulofeu yang kembali dipanggil timnas Spanyol sejak bergabung dengan Milan pada pertengahan musim.

Untuk menghadapi musim baru, Milan mulai merekrut pemain anyar. Mateo Musacchio, bek yang musim lalu bermain untuk Villareal menjadi pemain pertama yang bergabung dengan I Rossoneri. Frank Kessie menyusul kemudian dengan status pinjaman dari Atalanta. Milan dikabarkan berhasrat merekrut Alvaro Morata (Real Madrid) atau Andrea Belotti (Torino) untuk menjadi striker utama. Dengan pemilik dan manajemen baru, harga pembelian dan gaji pemain mestinya tidak lagi menjadi masalah berarti. Semoga saja performa anak asuh Montella bakal lebih baik musim 2017/18 dan layak bersaing dengan AS Roma dan Napoli untuk menghentikan dominasi Juventus sebagai raja diraja Liga Italia Serie A.

Berbagi Gelar di Sejumlah Liga Eropa

Kecuali Liga Italia yang tetap didominasi oleh Juventus yang begitu superior, akhir musim 2016/17 di liga-liga sepak bola utama Eropa lainnya menghasilkan juara liga dan pemenang piala (cup competition) yang berbeda. Laksana ada komitmen untuk berbagi gelar di antara klub-klub di Liga Spanyol, Inggris, Jerman, dan Prancis. 


Real Madrid berhasil mengakhiri puasanya selama empat musim dengan menjadi juara La Liga. Barcelona yang gagal mengukir rekor tiga musim beruntun juara liga masih mendapat gelar hiburan berupa trofi Copa del Rey setelah mengalahkan Alaves 3-1 pada Sabtu (27/5/2017) pekan lalu . Laga itu juga menjadi ajang perpisahan bagi pelatih kedua tim, Luis Enrique dan Mauricio Pellegrino. Kabar mundurnya Luis Enrique dari kursi pelatih El Barca sudah diumumkan sejak sekian bulan lalu. Pihak manajemen telah menunjuk Ernesto Valverde, pelatih Athletic Bilbao, sebagai penggantinya untuk dua musim ke depan. Sementara itu, Pellegrino mengundurkan diri dua hari setelah Alaves kalah di final Copa del Rey dan kemungkinan akan menangani klub lain di Spanyol atau Inggris.  

Chelsea menjadi kampiun Liga Premier di bawah Antonio Conte sebagai pelatih anyarnya. Arsenal merebut Piala FA setelah di final menundukkan Chelsea 2-1 pada Sabtu (27/5). Arsene Wenger terbukti masih mampu membuat pencinta The Gunners kembali tertawa gembira di akhir musim, meski gagal lolos ke Liga Champion musim depan. Manajer gaek asal Prancis itu pun dipastikan masih akan menangani Arsenal lagi hingga dua musim mendatang. Satu trofi juara lagi bagi klub Inggris, Piala Liga, lebih dahulu diraih Manchester United pada April lalu.


Bayern Muenchen masih terus menjadi penguasa sejati Bundesliga dengan Carlo Ancelotti sebagai arsitek timnya. Die Roten mencatat rekor lima musim beruntun menjuarai Liga Jerman dan sekaligus menambah rekor pribadi Ancelotti yang sebelumnya pernah membawa tim yang dilatihnya menjadi juara di Liga Italia (AC Milan), Liga Inggris (Chelsea), dan Liga Prancis (PSG). Philipp Lahm dan Xabi Alonso, dua pemain senior Muenchen, memutuskan pensiun sebagai pemain setelah timnya juara. Borussia Dortmund menjadi juara DFB Pokal setelah di final menang 2-1 atas Eintracht Frankfurt. Namun, pihak manajemen Dortmund lalu memecat Thomas Tuchel setelah dua musim melatih Piere-Emerick Aubameyang dkk. Sementara itu, AS Monaco berhasil menjuarai Ligue 1 dan mengakhiri dominasi Paris Saint-Germain dalam sekian musim terakhir. PSG sendiri masih mendapat hadiah hiburan berupa juara Coupe de Francs (Piala Prancis) setelah di final mengalahkan Angers 1-0. Sebelumnya, tim besutan Unai Emery telah mendapat trofi Piala Liga Prancis.

Jumat, 26 Mei 2017

MU Berjaya di Liga Europa 2017 dan Berlaga di Liga Champion Mendatang

Manchester United akhirnya menutup musim 2016/17 dengan menjuarai Liga Europa, sebuah trofi yang baru pertama kali dimiliki. United mengalahkan Ajax Amsterdam 2-0 dalam laga final yang berlangsung Rabu kemarin (25/5/2017) di Friends Arena, Stockholm. Gol anak asuh Jose Mourinho diciptakan oleh Paul Pogba dan Henrikh Mkhitaryan, dua pemain yang baru bergabung dengan The Red Devils sejak musim 2016/17. Mourinho menurunkan Sergio Romero di bawah mistar. Di sektor belakang tampillah Antonio Valencia (kapten), Chris Smalling, Daley Blind, dan Mateo Darmian. Trio gelandang dihuni oleh Marouane Fellaini, Ander Herrera, dan Paul Pogba. Sementara trio penyerang diisi oleh Juan Mata, Marcus Rashford, dan Henrikh Mkhitaryan. Jesse Lingard, Anthony Martial, dan Wayne Rooney turun menggantikan Mkhitaryan, Rashford, dan Mata. Begitu Rooney masuk ke lapangan, Valencia langsung melepas ban kapten dan memasangnya di lengan kanan sang kapten utama. Kemenangan di Stockholm menjadi pelipur lara bagi warga kota Manchester yang dua hari sebelumnya berduka karena mendapatkan teror bom yang menewaskan setidaknya 22 orang dalam konser musik Ariana Grande di Manchester Arena.

Keberhasilan meraih Liga Europa 2017 membuat United berhak lolos ke babak penyisihan grup Liga Champion Eropa musim mendatang. Tidak percuma Mourinho begitu berambisi menjuarai Liga Europa setelah timnya hanya bercokol di nomor enam dalam klasemen akhir Liga Premier Inggris 2016/17. Nasib MU bahkan lebih baik ketimbang Liverpool, tim peringkat empat Liga Premier yang mesti melewati kualifikasi demi tampil di babak utama Liga Champion 2017/18. 

Musim ini Setan Merah mengoleksi trofi Community Shield, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa. Sebuah pencapaian yang cukup bagus bagi Mourinho di musim perdananya, biarpun penampilan timnya di Liga Premier tidak konsisten sehingga gagal menembus empat besar. MU pun kini sejajar dengan Bayern Muenchen, Ajax Amsterdam, Juventus, dan Chelsea sebagai tim yang pernah menjuarai semua ajang antarklub Eropa. Sebelumnya United pernah meraih trofi Liga Champion dan Piala Winners (yang sudah ditiadakan). Mourinho mencatat rekor sempurna setiap membawa timnya tampil di final kejuaraan Eropa. Pelatih Portugal itu pernah sukses membawa FC Porto merebut gelar Piala UEFA 2003 (kini bernama Liga Europa) dan Liga Champion 2004, lantas mempersembahkan trofi Liga Champion 2010 bagi Internazionale Milan. Mourinho menjadi satu-satunya pelatih yang mengoleksi sepasang gelar Liga Champion dan dua trofi Liga Europa. 

Dalam perayaan MU sebagai pemenang Liga Europa 2017 tampak sejumlah pemain yang masih menderita cedera, seperti Zlatan Ibrahimovic, Marcos Rojo, dan Ashley Young. Bagi Ibra, meski absen di final yang berlangsung di negaranya, tapi akhirnya mampu merasakan mendapatkan gelar juara di tingkat Eropa. Jika musim depan ia masih menjadi pemain MU, maka ia akan bermain kembali di Liga Champion dan berpeluang menjuarai kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa tersebut. Demi meraih hasil yang lebih baik musim depan, Mourinho dikabarkan sudah menyerahkan daftar pemain incarannya ke pihak manajemen. Antoine Griezmann menjadi salah satu di antaranya.

Senin, 22 Mei 2017

Real Madrid Juara La Liga 2016/17

Kerinduan Real Madrid untuk merajai liga di negeri sendiri -setelah empat tahun berpuasa - akhirnya terjawab tahun ini. El Real resmi menjadi juara La Liga 2016/17 setelah pada pekan ke-38 yang berlangsung Minggu (21/5/2017) berhasil menaklukkan Malaga 2-0. Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema menjadi pencetak gol kemenangan Madrid di Stadion La Rosaleda. Kendati akhirnya kalah, Malaga memberikan perlawanan sengit terhadap sang kandidat kampiun. Sejumlah peluang emas dibuat oleh anak asuh Michel (mantan pemain Madrid), namun kecemerlangan Keylor Navas mampu mementahkannya.


Los Merengues memuncaki klasemen akhir Liga Primera Spanyol dengan hasil 29 kali menang, 6 kali seri, dan 3 kali kalah. Rekor golnya adalah 106-41. Poin yang dikoleksi adalah 93, unggul tiga angka di atas Barcelona, juara musim sebelumnya yang harus puas berada di peringkat kedua. Tim terproduktif adalah El Barca dengan 116 gol, sementara Atletico Madrid menjadi tim yang paling sedikit kebobolan dengan 27 gol. Jan Oblak, kiper Atletico, meraih gelar El Zamora atau kiper terbaik La Liga. Pencetak gol terbanyak kompetisi (El Pichici) diraih Lionel Messi dengan koleksi 37 gol. 
Cristiano Ronaldo sendiri menjadi pemain tertajam Madrid dengan 25 gol di La Liga, sedangkan Alvaro Morata di peringkat kedua dengan 15 gol.

Zinedine Zidane kian membuktikan dirinya sebagai pelatih muda yang hebat. Setelah pada musim pertamanya -sejak pertengahan musim- sukses membawa Los Blancos berjaya di Liga Champion 2015/16, maka pada musim keduanya -sekaligus musim penuh pertamanya- Zizou memimpin tim yang pernah dibelanya sebagai pemain menjadi kampiun Liga Spanyol. Trofi lain yang telah diraih pelatih asal Prancis bersama El Real adalah Piala Super Eropa 2016 dan Piala Dunia Antarklub 2016. Zidane berhasil menyandingkan gelar kampiun Liga Champion sekaligus Liga Spanyol untuk Madrid. Hal itu tak bisa dilakukan oleh Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti. Los Blancos bahkan masih berpeluang meraih satu piala lagi musim ini, yaitu dalam final Liga Champion Eropa menghadapi Juventus pada awal Juni 2017 mendatang.

Real Madrid menunjukkan dirinya sebagai tim paling konsisten di Liga Spanyol sepanjang musim. Dalam 38 pertandingan musim ini El Real selalu mampu membobol gawang lawan. Tercatat 19 pemain yang mampu mencetak gol di semua sektor. Yang juga impresif dari anak asuh Zidane adalah kedalaman skuat pemain yang membuatnya terbagi dalam Tim A dan Tim B yang bermain sama bagusnya. Nyaris tidak ada pemain yang tak tergantikan posisinya. Cederanya Gareth Bale, sebagai contoh, justru mampu melejitkan nama Isco dalam sepertiga musim terakhir. Isco yang semula lebih sering dimainkan di Tim B bersama antara lain Kiko Casilla, Mateo Kovavic, James Rodriguez, Lucas Vasquez, dan Alvaro Morata, belakangan bermain cemerlang ketika tergabung dalam Tim A bersama Keylor Navas, Sergio Ramos, Toni Kroos, Luka Modric, Cristiano Ronaldo, dan pemain utama lainnya. 

Sabtu, 20 Mei 2017

Selangkah Lagi Los Blancos Juara

Real Madrid berhasil menang 4-1 atas Celta Vigo dalam laga tunda yang digelar Rabu (17/5/2017) lalu. Los Blancos pun kembali memuncaki klasemen La Liga 2016/17 pada pekan ke-37 dengan mengumpulkan poin 90 alias tiga angka di atas Barcelona. Cristiano Ronaldo dkk tinggal memerlukan minimal hasil imbang menghadapi Malaga di pertandingan pamungkas pada Minggu (21/5) besok. Kemenangan dengan skor berapa pun yang draih Barcelona atas Eibar di saat yang sama tidak mampu menghadang langkah El Real untuk meraih gelar juara Liga Primera Spanyol musim ini. Madridista di seluruh dunia pasti berharap nasib baik menyertai tim kesayangannya yang terakhir kali juara di dalam negeri pada musim 2011/12.

Rabu, 17 Mei 2017

Kesempatan Madrid Menyalip Barca

Menjelang berakhirnya Liga Primera Spanyol 2016/17, Barcelona masih memimpin klasemen sementara dengan poin 87 yang diikuti Real Madrid dengan poin yang sama. Barca unggul dalam pertemuan head-to-head, tapi Madrid masih menyimpan satu laga lebih banyak. Tim besutan Luis Enrique telah menjalani 37 pertandingan, sedangkan anak asuh Zinedine Zidane baru 36 kali bermain. Los Blancos akan menjalani laga tunda menghadapi Celta Vigo pada Rabu (17/5/2017) dan menjadi pertandingan ke-37 musim ini. Cristiano Ronaldo dkk  mesti meraih kemenangan agar bisa menyalip Barca dan cukup meraih hasil imbang di pekan terakhir pun sudah memastikan El Real menjadi juara La Liga musim ini. Seusai kalah dalam El Clasico, Madrid meraih empat kali kemenangan beruntun. Dalam dua laga terakhir, Los Merengues menang atas Granada (4-0) dan Sevilla (4-1).  

Ketika menaklukkan Granada, Zizou memainkan para pemain lapis kedua yang kerap disebut Tim B. James Rodriguez dan Alvaro Morata masing-masing mencetak dua gol. Kedua pemain ramai diisukan akan hengkang dari Madrid musim depan karena tidak kunjung menjadi pemain utama. Semoga mereka sudi bersabar hingga musim ini berakhir agar tidak mengusik konsentrasi tim dalam meraih dua trofi yang sudah dekat di depan mata. Pertandingan menghadapi Sevilla merupakan laga kandang terakhir Los Blancos musim ini. Zizou menggabungkan materi pemain Tim A dan B di depan publik sendiri. Nacho mencetak gol pertama lewat tendangan bebas yang kurang lazim. Cristiano Ronaldo membuat dua gol beruntun sehabis itu. Toni Kroos menutup kemenangan timnya, sementara Stevan Jovetic mencetak gol tunggal Sevilla. 

Jumat, 12 Mei 2017

Ditahan Imbang di Kandang, MU Lolos ke Final Liga Europa

Kendati ditahan imbang 1-1 oleh Celta Vigo, Manchester United akhirnya lolos dari lubang jarum dan memastikan tempat di final Liga Europa 2016/17.  Lawan yang akan dihadapinya nanti adalah Ajax Amsterdam. Kemenangan 1-0 di laga semifinal pertama memang belum aman bagi anak asuh Jose Mourinho. Marouane Fellaini sempat membuat United unggul 1-0 di menit ke-17 laga semifinal kedua di Old Trafford pada Kamis (11/5/2017) kemarin. Marcus Rashford menjadi pemberi umpan gol tersebut. Namun, Celta Vigo ternyata bukan lawan yang lemah. Tim yang hanya berada di papan tengah Liga Spanyol itu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di babak kedua melalui Facundo Roncaglia. Sebuah insiden sempat menghasilkan dua kartu merah bagi pemain kedua tim, Roncaglia dan Eric Bailly. Menjelang laga berakhir, United justru kian tertekan dan untung saja tendangan ke arah gawang Sergio Romero berhasil digagalkan menjadi gol beberapa detik menjelang peluit akhir dibunyikan. Untuk pertama kalinya MU tampil di final Liga Europa dan berpeluang mendapat trofi kedua musim ini sekaligus tiket ke Liga Champion musim depan. Laga pamungkas Liga Europa 2016/17 antara United dan Ajax akan berlangsung Rabu (25/5) di Stadion Friends Arena, Solna, Swedia.

Terjadinya Final Idaman Liga Champion 2017

Akhirnya Juventus dan Real Madrid bakal berduel di partai puncak Liga Champion Eropa 2016/17. Juventus mengalahkan AS Monaco 2-1 di laga kedua semifinal (9/5/2017) dan lolos ke final dengan agregat 4-1. Real Madrid, biarpun kalah 1-2 dari Atletico Madrid di laga semifinal kedua (10/5), namun sudah mengantungi keunggulan 3-0 di laga pertama seminal. Maka tim asuhan Zinedine Zidane pun berhak tampil di pertandingan pamungkas klub terbaik Eropa musim ini yang akan berlangsung di Cardiff Wales pada 3 Juni 2017 mendatang. El Real unggul agregat 4-2 atas Atletico. Isco menjadi pencetak gol tunggal Los Merengues di Stadion Vicente Calderon pada menit ke-42, setelah gawang Keylor Navas dua kali dibobol oleh Saul Niguez dan Antoine Griezmann dalam 16 menit awal pertandingan. Tanpa Gareth Bale yang masih dibekap cedera, Isco menggantikan posisinya di tim inti tapi dengan peran yang berbeda. Pemain nomor 22 itu bermain di depan trio gelandang (Casemiro, Toni Kroos, dan Luka Modric) dan di belakang duet Karim Benzema-Cristiano Ronaldo dalam formasi 4-3-1-2.

Sementara itu Juventus meraih kemenangan keduanya melawan Monaco. Tim asuhan Massimiliano Allegri sudah unggul 2-0 di babak pertama melalui gol Mario Mandzukic dan Dani Alves. Gol Kylian Mbappe di menit ke-69 hanya mampu memperkecil kekalahan Monaco. Untuk kedua kalinya Allegri membawa I Bianconeri tampil di final setelah pada musim 2014/15 takluk dari Barcelona. Di pihak lawan, Zidane pun merasakan final kedua sebagai pelatih Madrid setelah pada kesempatan pertama setahun silam berhasil menjadi juara. Zidane akan bereuni dengan tim yang pernah diperkuatnya sebagai pemain pada 1996-2001. Alvaro Morata, striker Los Blancos, juga akan bertemu klub yang dibelanya selama dua musim (2014-2016). Pada sisi lain, Sami Khedira dan Gonzalo Higuain yang kini pemain Juventus pun akan bertemu teman-teman lamanya di kubu El Real.

Sabtu, 06 Mei 2017

Gol Tunggal Rashford Menangkan MU

Tinggal selangkah lagi Manchester United akan melaju ke final Liga Europa 2016/17 setelah menang 1-0 atas Celta Vigo di laga semifinal pertama yang berlangsung di Estadio Balaidos pada Kamis (4/5/2017) lalu. Marcus Rashford menjadi pencetak gol tunggal United di menit ke-67 melalui sebuah tendangan bebas yang apik. Itulah gol pertama Rashford yang tercipta dari luar kotak penalti. Hasil itu menjadi rekor baru bagi Setan Merah karena selama ini belum pernah menang ketika bertandang ke Spanyol dalam fase gugur kompetisi antarklub Eropa. Kemenangan di laga tandang membuat United semakin percaya diri kala menjalani semifinal kedua di Old Trafford pekan depan. Sementara itu, Ajax Amsterdam menang 4-1 atas Olympic Lyon dalam semifinal Liga Europa lainnya. United dan Ajax, kedua tim yang pernah juara Liga Champion, kemungkinan besar akan bertarung di laga pamungkas Liga Europa musim ini.


Jumat, 05 Mei 2017

Peluang Besar Madrid dan Juventus Berjumpa di Final

Real Madrid dan Juventus berhasil mengalahkan lawan-lawannya dalam laga pertama semifinal Liga Champion Eropa 2016/17 yang berlangsung Selasa dan Rabu (2-3/5/2017) kemarin. El Real menang 3-0 atas Atletico Madrid di Stadion Santiago Bernabeu, sedangkan Juventus menundukkan tuan rumah AS Monaco 2-0. Kemenangan tersebut tentu saja membuat peluang kedua tim berjumpa di partai puncak menjadi lapang. 

Cristiano Ronaldo kembali unjuk gigi di Eropa setelah tampil melempem ketika timnya kalah dalam El Clasico. Ronaldo memborong tiga gol kemenangan Los Blancos atas Los Rojiblancos. Koleksi golnya di Liga Champion musim ini menjadi 10 buah dan jika bisa menambah satu gol lagi maka dia menyamai koleksi gol Lionel Messi. Tapi secara total rekor gol CR7 di Eropa semakin jauh meninggalkan Messi. 

Sementara itu, Gonzalo Higuain menjadi pahlawan kemenangan Juventus dengan dua golnya di Stade Louis II. Pemain yang pernah menjadi rekan seklub Ronaldo di Madrid itu seperti hadir di saat yang tepat karena catatan golnya di Eropa sebenarnya tidak mentereng. Uniknya, sepasang gol striker Argentina itu merupakan assist dari Dani Alves, seorang mantan pemain Barcelona.

Minggu, 30 April 2017

Ronaldo Gagal Penalti, Madrid Masih Bisa Menang

Selebrasi Ronaldo seusai mencetak gol ke gawan Valencia.
Kendati diwarnai kegagalan Cristiano Ronaldo menuntaskan tendangan penalti, tapi Real Madrid akhirnya masih bisa menang 2-1 atas Valencia. Dalam lanjutan La Liga 2016/17 yang berlangsung Sabtu (29/4/2017) di Stadion Santiago Bernabeu, Zinedine Zidane menurunkan tim utamanya kembali, kecuali Gareth Bale yang cedera. Posisinya digantikan oleh James Rodriguez yang bermain apik kala menghadapi Deportivo La Coruna. Sergio Ramos kembali bermain setelah absen satu laga karena sanksi kartu merah saat El Clasico. Ronaldo sudah membuat gol di menit ke-27 yang membuat tuan rumah unggul 1-0 di babak pertama. CR7 berpeluang memperbesar keunggulan timnya, namun Diego Alves berhasil memblok tendangan penaltinya. Valencia bahkan sempat membuat kedudukan menjadi imbang ketika Dani Parejo membobol gawang Keylor Navas di menit ke-82. Beruntunglah Los Blancos karena sebuah aksi Marcelo di kotak penalti lawan pada menit ke-88 akhirnya membuat Madridista merasakan kegembiraan kembali. Kemenangan El Real ternyata diikuti hasil yang sama oleh Barcelona, sehingga persaingan merajai Liga Spanyol masih tetap ketat menjelang Mei datang. Selasa nanti (2/5) Los Merengues bertemu dengan Atletico Madrid dalam laga pertama semifinal Liga Champion. Zizou harus mampu menjaga performa anak asuhnya agar peluang meraih dua trofi musim ini masih tetap ada.

Selasa, 25 April 2017

El Clasico yang Menyesakkan untuk Madrid

Menjadi penggemar Real Madrid, lalu menonton El Clasico yang hasil akhirnya kalah tipis hanya beberapa detik sebelum pertandingan usai, merupakan sesuatu yang menyesakkan dada. Apalagi pahlawan kemenangan Barcelona adalah Lionel Messi, sementara Cristiano Ronaldo malah berkali-kali gagal menyelesaikan peluang emas, dan Sergio Ramo diusir wasit pula. Casemiro lebih dulu membawa Los Blancos unggul di menit ke-28, namun Messi berhasil menyamakan kedudukan lima menit kemudian. Babak pertama berakhir 1-1.

Ivan Rakitic membuat tim tamu memimpin di babak kedua. Sayang sekali, Ramos diberi kartu merah setelah menjatuhkan Messi pada menit ke-77. James Rodriguez sempat membuat Madridista bersorak ketika berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-85. Namun, dewi fortuna tampaknya sedang menyertai anak asuh Luis Enrique. Messi mencetak gol keduanya sesaat menjelang wasit meniup peluit panjang pertanda pertandingan berakhir. Tim besutan Zinedine Zidane pun harus menelan pil pahit, kalah 2-3 di depan publik sendiri. Poin 75 milik El Real berhasil disamakan El Barca sekaligus menurunkan Los Blancos dari puncak klasemen La Liga 2016/17 karena La Blaugrana unggul dalam duel head to head.  Namun, harapan Madrid menjuarai Liga Spanyol musim ini jelas belum pupus. Cristiano Ronaldo dkk masih memiliki tujuh laga sisa, sedangkan Lionel Messi dkk mempunyai enama laga sisa. Mungkin perebutan gelar akan ketat berlangsung hingga pekan terakhir. 

Minggu, 23 April 2017

Martial dan Rooney Bawa MU Menang

Sebenarnya ada hal buruk yang mengiringi keberhasilan Manchester United ke semifinal Liga Europa 2016/17 yang berlangsung Kamis lalu (20/4/2017). Marcos Rojo dan Zlatan Ibrahimovic mengalami cedera. Ketika Chris Smalling dan Phil Jones belum kunjung pulih, Rojo menambah jumlah bek tengah yang cedera. Sementara itu, cedera Ibra ternyata cukup parah. Pemain 35 tahun itu dipastikan absen hingga akhir musim ini dan diperkirakan baru bisa kembali bermain sembilan bulan mendatang atau Januari 2018 mendatang. Bahkan mulai berkembang spekulasi bahwa Ibra akan segera pensiun sebagai pemain sepak bola mengingat tingkat cederanya dan usianya yang tak lagi muda. Masa kontraknya bersama The Red Devils pun hanya berlangsung semusim.
Wazza kembali bermain dan langsung mencetak gol.
Meski tanpa Rojo, Ibra, dan sejumlah pemain lainnya yang masih cedera, United mesti bertandang ke Turf Moor untuk menghadapi tuan rumah Burnley di laga lanjutan Liga Primer Inggris pada Minggu (23/4). Beruntung, Wayne Rooney yang sempat absen lama sudah bisa kembali bermain sebagai kapten dan turun sejak menit pertama. Rooney bahkan mampu mencetak gol kedua menyusul Anthony Martial yang membuat gol pertama lewat sebuah solo run yang mengesankan. Anak asuh Jose Mourinho pun menang 2-0 atas Burnley. Martial yang dipercaya sebagai ujung tombak membuat satu gol dan sebuah assist, sedangkan Wazza membuat gol ke-251 untuk MU. Kemenangan pekan ini mudah-mudahan berlanjut ketika Setan Merah menjalani laga tandang menghadapi Manchester City pada Kamis (27/4) mendatang.

Sabtu, 22 April 2017

Persamaan Semifinalis Liga Europa 2017


Manchester United akhirnya lolos ke semifinal Liga Europa 2016/17 setelah mengalahkan Anderlecht dengan agregat 3-2. Dalam laga kedua babak 8 besar yang berlangsung di Old Trafford kemarin Kamis (20/4/2017), United sempat ditahan imbang 1-1 di waktu normal. Gol Henrikh Mkhitaryan lebih dulu membuat tim tuan rumah unggul. Marcus Rashford menjadi pahlawan kemenangan The Red Devils dengan golnya di perpanjangan waktu. Berdasarkan hasil undian yang dilakukan UEFA pada Jumat (21/4), MU akan bertemu dengan Celta Vigo, tim asal Spanyol. Jika dibandingkan dengan dua tim yang bertemu di semifinal lainnya, Ajax Amsterdam dan Olympic Lyon, barangkali tim asuhan Jose Mourinho sedikit lebih beruntung. Kendati Celta Vigo bukan klub yang terkenal sekalipun, tapi bisa menapakkan jejak hingga empat besar jelas tak boleh dipandang sebelah mata. Semifinalis sebuah kejuaraan pasti telah melewati perjuangan berat hingga masih tetap bertahan untuk dua langkah lagi merebut trofi juara. 

Di antara empat tim yang tersisa di Liga Europa, hanya United dan Ajax yang pernah mencicipi gelar kampiun Liga Champion. Namun, semua tim ternyata memiliki sebuah persamaan berupa sponsor apparel yang merupakan merek kondang dari Jerman. Jadi, siapa pun yang kelak berjaya di partai puncak pasti ada nama adidas di kostum yang dikenakan para pemainnya.

Jumat, 21 April 2017

Derbi Madrid di Semifinal Liga Champion 2017


Final Liga Champion Eropa 2013/14 dan 2015/16 terulang kembali di semifinal musim ini. Real Madrid akan kembali bersua tim sekotanya, Atletico Madrid. Kedua tim asal ibu kota Spanyol itu seakan memang jodoh sejati di Eropa dalam empat musim terakhir karena pada musim 2014/15 pun mereka bertarung di perempat final. Namun, dalam tiga kali pertemuan lalu Los Blancos senantiasa mampu menaklukkan Los Rojiblancos. Diego Simeone kini masih menjadi pelatih Atletico, sama dengan saat timnya kandas di partai puncak tiga tahun silam. Sementara itu, arsitek Los Merengues yang dihadapinya telah berubah dari Carlo Ancelotti (2014 dan 2015) lalu Zinedine Zidane (2016 dan 2017). Rafael Benitez yang sempat melatih El Real pada musim 2015/16 tak sempat bertemu Simeone di Eropa dan dia justru dipecat setelah timnya kalah telak dari Atletico di La Liga. Akan menarik dinanti apakah Los Merengues akan memperpanjang dominasinya di Liga Champion atau Los Colchoneros akhirnya mampu membalasa dendam. Pertemuan terakhir kedua tim baru berlangsung 9/4/2017 lalu di La Liga dan hasilnya seri 1-1. Entah kebetulan atau bukan, tim yang ditaklukkan Madrid dan Atletico di perempat final berstatus sebagai juara liga lokal musim lalu. Los Blancos menyisihkan Bayern Muenchen, kampiun Bundesliga 2015/16, yang hampir pasti mempertahankan gelarnya di Liga Jerman. Los Rojiblancos menyingkirkan Leicester City, jawara Premier League 2015/16, yang ironisnya musim ini tengah berjuang lolos dari degradasi di Liga Inggris. Derbi Madrid di semifinal Liga Champion akan berlangsung tanggal 2/5 dan 10/5/2017.

Semifinal Liga Champion lainnya mempertemukan AS Monaco dan Juventus. Monaco merupakan tim kuda hitam di Eropa musim ini. Klub asal Prancis itu mengalahkan Borussia Dortmund di babak 8 besar dengan dua kali kemenangan. Sementara itu, Juventus secara meyakinkan menundukkan Barcelona 3-0 di kandang dan bermain seri tanpa gol saat tandang. Sesudah menjadi raja diraja Serie A , mungkin tahun ini momentum terbaik Gianluigi Buffon dkk berjaya di Eropa.

Rabu, 19 April 2017

Zizou Kalahkan Don Carletto Lagi

Real Madrid berhasil lolos ke semifinal Liga Champion Eropa 2016/17 setelah mengalahkan Bayern Muenchen 4-2 melalui babak perpanjangan waktu di Stadion Santiago Bernabeu pada Selasa (18/4/2017) waktu setempat. Tanpa Gareth Bale yang cedera, Isco yang bermain cemerlang di La Liga kemarin, dimainkan sejak sepak mula mendampingi Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo di sektor depan. Di waktu normal Los Blancos kalah 1-2 dari Die Roten, sehingga skor agregat menjadi 3-3, maka pertandingan pun dilanjutkan hingga 120 menit. Robert Lewandowski lebih dulu membuat tim tamu unggul lewat tendangan penalti di menit ke-52. Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan di menit ke-76, tapi semenit kemudian Sergio Ramos mencetak gol bunuh diri yang membuat tim tuan rumah tertinggal 1-2. Menjelang waktu normal berakhir di menit ke-84, Muenchen kehilangan Arturo Vidal yang mendapat kartu kuning kedua. Sergio Ramos dkk laksana mendapat angin segar di perpanjangan waktu. Dua gol Ronaldo (105' dan 110') dan satu gol Marco Asensio (112') membuat Madrid akhirnya menang 4-2 dan lolos ke empat besar dengan skor agregat 6-3 di perempat final.


CR7 mencetak trigol ke gawang Muenchen di Santiago Bernabeu.
Cristiano Ronaldo mencetak tiga gol dan kembali membuat rekor baru, yaitu mengoleksi 100 gol di Liga Champion Eropa. CR7 membuat lima gol dalam dua laga melawan Muenchen, maka musim ini dia sudah mencetak tujuh gol. Kemungkinan menjadi pencetak gol terbanyak Liga Champion musim ini pun kembali terbuka baginya. 

Kemenangan El Real atas Die Bayern menjadi kemenangan kedua Zinedine Zidane atas Carlo Ancelotti, mantan mentornya sendiri. Zizou pernah menjadi anak asuh Don Carletto di Juventus dan menjadi asisten pelatih asal Italia itu di Madrid. Kerja sama keduanya pada musim 2013/14 membuahkan trofi Liga Champion ke-10 bagi Los Merengues. Zizou sudah menyamai keberhasilan sang guru ketika membawa Los Merengues juara Liga Champion 2016/17. Zidane berpeluang melampaui prestasi Ancelotti jika mampu 
membawa timnya mempertahankan gelar juara Eropa akhir musim nanti.


Carlo Ancelotti dan Zinedine Zidane bersalaman setelah laga berakhir.