Tampilkan postingan dengan label liga italia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label liga italia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Maret 2025

milan taklukkan como 2-1

 


ac milan menang 2-1 atas como pada laga serie a 2024/25. gol milan dibuat oleh christian pulisic dan tijjani reijnders. semoga milan konsisten menang hingga akhir musim nanti.


Rabu, 15 Januari 2025

milan taklukkan como 2-1



gol yang dibuat theo hernandez dan rafael leao membuat ac milan mampu menang 2-1 atas como pada laga tandang serie a 2024/25 meski tertinggal 0-1 lebih dahulu. semoga anak asuh sergio conceicao lebih konsisten meraih kemenangan pada laga-laga berikutnya, baik di liga italia maupun di ajang lainnya.

 

Minggu, 01 Desember 2024

milan kalahkan empoli 3-0

 


ac milan menang 3-0 atas empoli dalam laga giornata 13 serie a 2024/25. alvaro morata membuka kemenangan rossoneri. tijjani reijnders membuat dua gol lainnya.



 


Senin, 23 September 2024

milan menangi derbi

 


ac milan menang 2-1 dalam derbi milan pada laga giornata ke-5 liga italia 2024/25 di giuseppe meazza. gol rossoneri dibuat oleh christian pulisic (10') dan matteo gabbia (89'). inter dan milan sama-sama memiliki poin 8 dari hasil 2 kali menang, 2 kali seri, dan sekali kalah dalam lima pertandingan awal serie a musim ini. torino menjadi capolista dengan poin 11 diikuti napoli (10), udinese (10), dan juventus (9). belum terlihat siapa yang bakal bersaing merebut scudetto musim ini. keberadaan torino dan udinese di papan atas mungkin kejutan belaka pada awal musim.



Minggu, 15 September 2024

pesta gol milan atas venezia

 


ac milan berpesta gol ketika menang 4-0 atas venezia dalam laga giornata ke-4 serie a 2024/25 di san siro. gol milan dibuat oleh theo hernandez, youssouf fofana, christian pulisic, dan tammy abraham. fofana dan abraham membuat gol perdana untuk klub anyarnya. semoga anak asuh paulo fonseca bisa konsisten meraih hasil positif pada laga-laga berikutnya. forza milan!


Minggu, 14 Agustus 2022

Milan Kalahkan Udinese di Pekan Perdana

AC Milan berhasil mengalahkan Udinese 4-2 dalam pertandingan pekan perdana Serie A 2022/23 yang berlangsung Sabtu (13/8/22) malam waktu setempat. Ante Rebic membuat dua gol. Gawang Mike Maignan sudah kebobolan lebih dulu pada menit ke-2. Theo Hernandez menyamakan skor dengan gol penalti di menit ke-11. Ante Rebic mencetak gol pertamanya pada menit ke-15 mendapat umpan dari David Calabria. Udinese membuat kedudukan menjadi 2-2 pada akhir babak pertama.

Brahim Diaz membuat Milan unggul 3-2 ketika babak kedua baru dimulai. Brahim lantas memberikan umpan untuk Rebic membuat gol keduanya pada menit ke-68. Anak asuh Stefano Pioli pun meraih poin tiga pada giornata pertama. Pioli memberi kesempatan kepada tiga pemain baru menjalani debutnya bersama Rossoneri. Mereka adalah Tomasso Pobega, Charles De Ketelaere, dan Divock Origi. Pobega merupakan gelandang Italia, sedangkan CDK dan Origi pemain Belgia. Yacine Adli, gelandang anyar asal Prancis, masih berada di bangku cadangan. Selain menghadirkan sejumlah pemain baru, Milan telah melepas beberapa pemain lama, di antaranya Alessio Romagnoli (Lazio), Franck Kessie (Barcelona), dan Samu Castillejo (Valencia).

Foto : @acmilan



Senin, 23 Mei 2022

AC Milan Juara Liga Italia Serie A 2021/2022


Penantian panjang Milanisti seluruh dunia akhirnya mendapatkan jawaban pada pekan keempat Mei 2022. AC Milan resmi menjadi juara Liga Italia Serie A 2021/22 atau meraih scudetto kembali setelah 11 tahun berlalu. Pada pertandingan pamungkas giornata ke-38 pada Minggu (22/5) malam, anak asuh Stefano Pioli membuat Sassuolo takluk 0-3 di kandangnya. Dua gol Olivier Giroud dan satu gol Franck Kessie di babak pertama membuat Rossoneri tak terkejar lagi untuk mendapatkan trofi Liga Italia ke-19 sepanjang sejarah klub. Rafael Leao memborong ketiga assist dalam pertandingan istimewa tersebut. Pemain Portugal itu pun menjadi pemain terbaik Serie A 2021/22. Sementara itu, Stefano Pioli menjadi pelatih terbaik  Liga Italia musim ini. Pelatih berkepala plontos itu berhasil meraih gelar juara untuk pertama kali sepanjang kariernya.


Zlatan Ibrahimovic mencatat rekor spesial. Dia menjadi satu-satunya pemain Milan yang merasakan dua kali scudetto bersama Milan dalam dua dekade yang berbeda. Pemain Swedia itu sempat bermain di PSG, Manchester United, dan LA Galaxy setelah pergi dari Milan pada akhir musim 2011/12. Kembalinya Zlatan ke Rossoneri pada awal 2020 membangkitkan mental juara para pemain Milan yang mayoritas masih muda dan minim pengalaman. Peran Paolo Maldini dan Ricky Massara di belakang layar sangat pula membantu Pioli sebagai pelatih utama. 




Rabu, 31 Mei 2017

Milan Kembali ke Eropa

AC Milan mengakhiri musim 2016/17 dengan bertengger di posisi ke-6 Liga Italia Serie A. Tim asuhan Vincenzo Montella pun berhak tampil di Liga Europa musim depan, meski harus melalui babak kualifikasi. I Rossoneri kembali bermain di Eropa setelah tiga musim absen. Montella dipastikan tetap bertahan di Milan dan dia bahkan telah menandatangani kontrak anyar yang berlaku hingga tahun 2019. Mantan striker AS Roma tersebut dinilai cukup berhasil mengangkat prestasi Tim Merah-Hitam yang sudah sekian waktu terpuruk. Selain merebut tiket ke Eropa, Gianluigi Donnarumma dkk pun mampu meraih trofi Supercoppa Italiana 2016 setelah mengalahkan Juventus akhir tahun 2016 lalu. Meski belum tampil konsisten, tapi Montella mampu membuat sejumlah pemain Milan menunjukkan kualitasnya yang menjanjikan. Misalnya saja, Gianluigi Donnarumma dan Gianluca Lapadula yang menjalani debutnya bersama timnas Italia.  Lalu ada pula Gerard Deulofeu yang kembali dipanggil timnas Spanyol sejak bergabung dengan Milan pada pertengahan musim.

Untuk menghadapi musim baru, Milan mulai merekrut pemain anyar. Mateo Musacchio, bek yang musim lalu bermain untuk Villareal menjadi pemain pertama yang bergabung dengan I Rossoneri. Frank Kessie menyusul kemudian dengan status pinjaman dari Atalanta. Milan dikabarkan berhasrat merekrut Alvaro Morata (Real Madrid) atau Andrea Belotti (Torino) untuk menjadi striker utama. Dengan pemilik dan manajemen baru, harga pembelian dan gaji pemain mestinya tidak lagi menjadi masalah berarti. Semoga saja performa anak asuh Montella bakal lebih baik musim 2017/18 dan layak bersaing dengan AS Roma dan Napoli untuk menghentikan dominasi Juventus sebagai raja diraja Liga Italia Serie A.