Selasa, 12 Juni 2018

Kostum Keren di Piala Dunia 2018 (1)

Berikut ini kostum keren para peserta Piala Dunia 2018 Rusia, khususnya kostum utama (home jersey). Namun, ini versi saya belaka tentunya. Adidas seperti biasa menampilkan desain yang beragam. Setelah memamerkan desain yang monoton di Euro 2016, Nike menggebrak di Piala Dunia 2018 dengan desain-desain yang menarik.
1) Jerman
2) Belgia
3) Nigeria
4) Spanyol
5) Kroasia
6) Swiss
7) Australia
8) Polandia
9) Kolombia
10) Prancis
  

Kostum 32 Tim Peserta Piala Dunia 2018

Seluruh peserta Piala Dunia 2018 telah siap tampil di Rusia dengan kekuatan terbaiknya sejak Kamis, 14 Juni mendatang. Tuan rumah Rusia akan ditantang oleh Arab Saudi, salah satu wakil Asia. Jerman, Brasil, Argentina, Spanyol, dan Prancis kembali digadang-gadang bakal meraih gelar juara. Belgia, Portugal, Inggris, Uruguay, dan Kolombia bisa menjadi kuda hitam yang mungkin saja tampil hingga empat besar.

Adidas menjadi sponsor apparel untuk 12 tim, termasuk sejumlah tim unggulan seperti Jerman, Argentina, dan Spanyol. Nike akan tampil bersama 10 tim, di antaranya Brasil, Prancis, dan Portugal. Merek apparel lainnya yang berpartisipasi di Rusia adalah Puma (4 tim), New Balance (2), Umbro, Hummel, Errea, dan Uhlsport. Adidas mengusung tema retro bagi tim yang didukungnya, seperti Jerman yang terinspirasi tim juara Piala Dunia 1990. Ada pula Spanyol (PD 1994), Argentina (Copa America 1993), Belgia (Euro 1984), dan Kolombia (PD 1990). Namun, yang fenomenal adalah kostum Nigeria yang disponsori oleh Nike yang menjadi jersey yang paling banyak dipesan hingga menjelang turnamen berlangsung. 



Sabtu, 09 Juni 2018

Persija Pesta Gol Tanpa Simic

Kendati tampil tanpa Marko Simic, Persija mampu tampil trengginas menaklukkan PS Tira dengan skor telak 5-0. Simic mendapat sanksi larangan bermain empat kali dari Komisi Disiplin PSSI karena pelanggaran disiplin terhadap pemain Persipura. Teco Cugurra memainkan formasi 4-4-2 dalam pertandingan Gojek Liga 1 2018 yang berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul pada Jumat (8/6/2018). Pekan lalu Persija sebagai tuan rumah gagal menggelar pertandingan melawan Persebaya di tempat yang sama karena kericuhan yang terjadi antara suporter kedua kubu sebelum laga dimainkan. Posisi Tim Macan Kemayoran bahkan sempat berada di dasar klasemen. Kembali ke Bantul sebagai tim tamu, Ismed Sofyan dkk justru berhasil membuat pesta gol. Gol sundulan Vava Mario Yagalo terjadi ketika pertandingan baru memasuki menit pertama dan menjadi gol tercepat Liga 1 musim ini. Bambang Pamungkas, legenda hidup Persija, menambah gol bagi timnya di menit ke-6 melalui sundulan assist dari Ismed. Gol tersebut tercatat sebagai gol ke-300 di Liga 1 2018. Persija pun unggul 2-0 di babak pertama. 

Addison Alves mencetak gol ketiga di menit ke-56 lewat sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti. Dua gol Persija lainnya dihasilkan oleh Rezaldi Hehanusa (82') dan Riko Simanjuntak (85') menjelang laga berakhir. Kemenangan atas PS Tira menjadi kemenangan tandang terbesar musim ini. Gol yang dibuat Bambang, Addison, Rezaldi, dan Riko merupakan gol pertama mereka di Liga 1 2018. Kemenangan di Bantul mengangkat posisi Persija ke nomor 9 di klasemen sementara dengan poin 16 dari 10 pertandingan. Tim besutan Teco masih memiliki tiga laga tunda, yaitu menghadapi Persib, Perseru, dan Persebaya yang akan dimainkan sehabis Lebaran. Mudah-mudahan tren positif Persija bakal terus berlanjut selepas bulan puasa.

Senin, 04 Juni 2018

Kembalinya Neymar dan Neuer Jelang Piala Dunia 2018

Kabar gembira datang dari kubu Brasil dan Jerman ketika Piala Dunia 2018 Rusia kian dekat. Neymar Junior kembali bermain untuk Brasil dan mencetak gol setelah beristirahat selama tiga bulan lantaran cedera ketika membela PSG klubnya di Liga Prancis. Brasil menang 2-0 atas Kroasia dalam ujicoba yang dimainkan di Stadion Anfield Liverpool pada Minggu (3/6/2018). Neymar yang diturunkan di awal babak kedua menggantikan Fernandinho membuka kemenangan timnya. Gol kedua dicetak Roberto Firmino, striker klub Liverpool.

Sementara itu, Manuel Neuer yang absen nyaris sepanjang musim 2017/18 dipercaya kembali mengawal gawang Jerman ketika menghadapi Austria (2/6). Sayangnya, tim besutan Joachim Loew takluk 1-2. Namun demikian, kembalinya kapten sekaligus kiper utama Die Mannschaft jelas merupakan sesuatu yang meningkatkan optimisme besar bagi juara Piala Dunia 2014 dan Piala Konfederasi 2017 tersebut. Menjadi tantangan tersendiri bagi Jerman melawan dua mitos, apakah mampu mempertahankan trofi Piala Dunia dan apakah juara Piala Konfederasi bisa memenangkan Piala Dunia di tahun berikutnya? 

Dua Kali Ujicoba Indonesia vs Thailand

Timnas Indonesia U-23 menjalani dua kali ujicoba menghadapi Thailand dalam persiapan menuju Asian Games 2018 pada Agustus mendatang. Pada laga pertama yang berlangsung Kamis (31/5/2018) di Stadion PTIK Jakarta, anak asuh Luis Milla kalah 1-2 dari tim tamu. Septian David Maulana mencetak gol tunggal Skuat Garuda memanfaatkan assist dari Beto. Victor Igbonefo dan Alberto "Beto" Goncalves, dua pemain senior yang sama-sama berstatus naturalisasi bermain sejak sepak mula pada laga pertama. Riko Simanjuntak, pemain senior debutan lainnya, dimainkan menjelang pertandingan berakhir. Satu pemain senior lainnya adalah Lerby Eliandry yang masuk menggantikan Beto.

Pada laga kedua yang berlangsung Minggu (3/6) di Stadion Pakansari Bogor, Indonesia dan Thailand bermain seri tanpa gol. Dua kiper senior, Muhammad Ridho dan Teja Paku Alam, diturunkan bergantian dalam babak yang berbeda. Riko dan Lerby dimainkan sejak menit pertama. Meski mendapat sejumlah peluang emas, tapi anak asuh Luis Milla gagal membobol gawang tim tamu.

Dalam ujicoba melawan Thailand, timnas U-23 memanggil enam pemain senior yang empat di antaranya baru pertama kali bergabung. Luis Milla belum memastikan tiga nama yang akan mendampingi para pemain U-23 di Asian Games nanti. Ujicoba selanjutnya direncanakan berlangsung Minggu (23/6) sepekan sehabis Lebaran menghadapi Korea Selatan, salah satu tim kuat Asia.

Sabtu, 02 Juni 2018

Zidane Mundur dari Real Madrid

Ketika Real Madrid dan para pendukungnya masih hangat merayakan gelar ketiga Liga Champion dalam tiga musim terakhir,  kabar mengejutkan justru datang dari Zinedine Zidane. Lelaki asal Prancis itu menyatakan mundur dari kursi pelatih El Real pada Kamis (31/5/2018) kemarin. Tidak terlalu jelas apa alasan sejati Zizou melakukan pengunduran diri ketika sedang dalam puncak prestasi. Dia hanya menyatakan bahwa Madrid memerlukan perubahan. Mengoleksi sembilan trofi dengan mencetak hattrick di Liga Champion jelas pencapaian luar biasa dari seorang pelatih. Itulah yang dilakukan Zidane hanya dalam kurun waktu dua setengah tahun. Mantan gelandang Los Galacticos itu dipercaya menangani Sergio Ramos dkk pada Januari 2016 menggantikan Rafael Benitez. Debutnya saat itu adalah membawa anak asuhnya menang 5-0 atas Deportivo La Coruna (10/1/2016) di La Liga 2015/16.  Laga terakhirnya bersama Madrid adalah menang 3-1 atas Liverpool (26/5/2018) di final Liga Champion 2017/18. Hampir semua gelar pernah dijuarai oleh Zizou. Hanya Copa del Rey satu-satunya trofi yang belum diraih Zidane bersama Los Blancos. Yang jelas, Zinedine Zidane telah melakukan sesuatu yang tidak biasa dan mampu menghindarkan diri dari catatan buruk bernama dipecat Real Madrid, sesuatu yang sudah jamak dilakukan klub raksasa Spanyol itu terhadap pelatih-pelatih top di masa lalu.

Sejumlah nama langsung diapungkan sebagai calon pengganti Zidane. Arsene Wenger, Joachim Loew, Mauricio Pochettino, Antonio Conte, dan Massimiliano Allegri adalah nama-nama besar yang dirasa layak menjadi arsitek El Real musim depan. Namun, nama Guti Hernandez yang kini menangani tim junior Madrid juga ada yang menyebutnya. Guti pernah menjadi rekan Zidane bermain bersama bintang top di masanya seperti Raul Gonzales, Ronaldo, Luis Figo, Roberto Carlos, dan Iker Casillas.