Tampilkan postingan dengan label sevilla. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sevilla. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Mei 2021

Persaingan Hingga Akhir La Liga

Jadwal unik terjadi pada jornada ke-35 Liga Primera Spanyol 2020/21 pada pekan kedua Mei 2021. Empat tim penghuni empat besar saling berhadapan. Barcelona vs Atletico Madrid pada Sabtu (8/5) dan Real Madrid vs Sevilla pada Minggu (9/5). Ternyata kedua laga berakhir imbang. Barca dan Atletico berakhir tanpa gol, sedangkan Madrid ditahan Sevilla dengan skor 2-2. 

Minggu, 23 Agustus 2020

Sevilla Juara Liga Europa 2020


Sevilla berhasil menjuarai UEFA Europa League 2019/20 setelah menang 3-2 atas Inter Milan dalam laga final di Stadion Lisbon Portugal pada Jumat (21/8/20) malam waktu setempat. Sevilla mencatat rekor sebagai juara Liga Europa sebanyak enam kali. Julen Lopetegui meraih trofi pertamanya bersama Sevilla setelah melewati nasib buruk : dipecat timnas Spanyol dan Real Madrid pada 2018 silam.

Jumat, 16 Maret 2018

Juventus vs Real Madrid di 8 Besar UCL 17/18


Pengundian perempat final Liga Champion Eropa 2017/18 telah dilangsungkan pada Jumat (16/3/2018). Laga final UCL musim lalu terulang di 8 besar musim ini dalam pertandingan Juventus vs Real Madrid. Dua wakil Inggris yang tersisa akan saling berhadapan antara Liverpool dan Manchester City. Tim kejutan Sevilla mesti bertemu dengan tim raksasa Jerman, Bayern Muenchen. Sedangkan Barcelona akan ditantang oleh AS Roma.

Rabu, 10 Agustus 2016

Pemain Spanyol Bawa Madrid Juara Piala Super Eropa 2016

Real Madrid menjalani laga melawan Sevilla guna memperebutkan Piala Super Eropa 2016 tanpa sejumlah pemain terbaiknya, yang menjadi andalan utama Zinedine Zidane ketika sukses menjadi juara Liga Champion pada Mei 2016 lalu. Keylor Navas, Pepe, Toni Kroos, Gareth Bale, dan Cristiano Ronaldo dipastikan absen karena masih perlu istirahat atau menjalani pemulihan cedera. Sementara itu, Luka Modric dan Karim Benzema yang belum bugar tidak diturunkan sebagai pemain inti dan berada di bangku cadangan. Namun demikian, El Real ternyata berhasil mengalahkan juara Liga Europa 2015/16 dengan skor 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Lerkendal, Tronheim, Norwegia pada Selasa (9/8/2016) malam waktu setempat. 


Tujuh pemain Spanyol menjadi pemain inti Real Madrid di Piala Super Eropa 2016.
Tanpa kehadiran sejumlah bintangnya, Zizou justru bisa menurunkan mayoritas pemain Spanyol dalam tim inti. Tujuh pemain Spanyol yang bermain sejak sepak mula, yaitu Kiko Casilla, Dani Carvajal, Sergio Ramos, Isco, Marco Asensio, Lucas Vasquez, dan Alvaro Morata. Pemain non-Spanyol yang menjadi pemain inti hanya Raphael Varane (Prancis), Marcelo (Brasil), Casemiro (Brasil), dan Mateo Kovacic (Kroasia). Tapi mereka yang diturunkan sebagai pengganti kebetulan pemain asing, yaitu Benzema (Prancis), Modric (Kroasia), dan James Rodriguez (Kolombia). 

Yang menarik, para pencetak gol Los Blancos adalah pemain Spanyol seluruhnya. Mereka adalah Asensio (21'), Ramos (90'+3), dan Carvajal (119'). Madrid lebih dahulu unggul lewat gol indah Asensio, hingga Franco Vasquez menyamakan kedudukan pada menit ke-41. Sevilla berbalik memimpin 2-1 ketika Yevhen Konoplyanka mencetak gol lewat titik penalti pada menit ke-72. Penalti diberikan wasit karena Ramos dianggap melakukan pelanggaran. Seolah membalas kesalahannya, kapten Los Merengues berhasil membobol gawang Sergio Rico lewat sundulan pada menit ke-93. Laga selama 90 menit pun berakhir imbang 2-2. Pada masa perpanjangan waktu, Carvajal menjadi pahlawan kemenangan timnya. Real Madrid pun resmi meraih trofi Piala Super Eropa untuk ketiga kalinya setelah 2002 dan 2014. Dua tahun silam, Los Blancos yang masih dilatih Carlo Ancelotti pun menundukkan Sevilla di ajang yang sama. Pelatih Sevilla waktu itu adalah Unai Emery, sementara saat ini Jorge Sampaoli. Tahun ini Zidane mampu mengulangi prestasi Ancelotti pada 2014 dengan menjadi kampiun Liga Champion dan Piala Super Eropa. Satu trofi lagi yang bisa direngkuh adalah Piala Dunia Klub 2016.


Marco Asensio, pemain 20 tahun yang mencetak gol pembuka Madrid.
Bagi sejumlah pemain Madrid, trofi Piala Super menjadi pengobat rasa kecewa setelah tak mampu memperkuat negaranya di Piala Eropa 2016 lalu. Varane dan Carvajal terpaksa absen karena cedera, sedangkan Isco dan Benzema karena faktor lainnya. Demikian pula bagi Ramos, Lucas, Morata, Kovacic, dan Modric yang timnasnya kandas di 16 besar Euro 2016. Untuk Asensio dan Morata, kemenangan atas Sevilla menjadi gelar juara mereka yang pertama setelah kembali dari perantauan. Asensio setahun silam dibeli Madrid dari Real Mallorca, tapi dipinjamkan ke Espanyol. Morata dua tahun lalu dijual ke Juventus dan baru saja mudik ke klub lawasnya.  

Ketika musim kompetisi 2016/17 kian dekat, Los Blancos belum membeli satu pun pemain bintang, sebagaimana kebiasaan musim-musim kemarin. Sejauh ini hanya ada Asensio dan Morata yang kembali dari peminjaman dan dibeli kembali. Justru Jese Rodriguez dilepas ke PSG, tapi dengan opsi pembelian kembali seperti yang dilakukan terhadap Morata. Dimitri Payet dan Paul Pogba yang sempat diincar tidak berhasil direkrut. Namun melihat penampilan Sergio Ramos dkk di Piala Super Eropa, tampaknya tim asuhan Zidane sudah cukup kuat untuk bersaing memperebutkan berbagai trofi musim depan. Tentu Madridista berharap CR7 dan rekan-rekannya yang terkendala cedera bisa segera kembali bermain. Namun setidaknya, tim alternatif ketika Trio BBC absen sekalipun mampu meraih kemenangan. Semoga Zizou bisa belajar dari kesalahan Ancelotti dua tahun lalu yang terlalu mengandalkan tim intinya tanpa banyak rotasi, hingga mengalami kelelahan, dan akhirnya nirgelar pada akhir musim. 


Real Madrid juara UEFA Super Cup 2016.

Memori : Kebangkitan Personel Madrid

Real Madrid sukses merengkuh Piala Super Eropa 2014 dengan menaklukkan Sevilla 2-0 di Stadion Cardiff City pada Selasa (12/8). Cristiano Ronaldo memborong dua gol memanfaatkan assist dari Gareth Bale dan Karim Benzema. Dalam laga sesama klub Spanyol tersebut, Carlo Ancelotti langsung menurunkan dua personel terbarunya -Toni Kroos dan James Rodriguez- di lini tengah Los Blancos sejak sepak mula. Bagi mereka berdua, Piala Super Eropa menjadi trofi pertama mereka bersama El Real. Untuk Kroos terasa istimewa karena baru Juli lalu dia turun penuh membela Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014. James digantikan Isco sebelum laga usai, tapi setidaknya sudah mencatat debut cemerlang bersama klub barunya.



Selain dua punggawa anyarnya yang merupakan bintang Piala Dunia 2014, mayoritas pemain Madrid sesungguhnya bernasib kurang baik di Brasil. Enam pemain yang menjadi starter saat melawan Sevilla pulang awal karena gagal di fase grup. Mereka adalah Iker Casillas, Sergio Ramos, Pepe, Fabio Coentrao, Luca Modric dan Ronaldo. Bemzema masih bermain hingga perempat final, sementara Dani Carvajal dan Bale tidak bermain di Piala Dunia.

Kemenangan atas Sevilla menjadi momentum kebangkitan bagi Casillas dkk. Bagi sang kapten, hal itu menjadi kredit poin bahwa dia masih bisa diandalkan sebagai kiper utama, meski sempat tampil buruk bersama Spanyol dan Keylor Navas sudah dihadirkan untuk bersaing dengannya. CR7 pun bisa melupakan kegagalannya saat membela Portugal. Bersama Los Merengues, dia membuktikan dirinya sebagai sang juara. Dua gol yang dicetaknya di Cardiff membuat mantan bintang Manchester United itu kini mengoleksi 70 gol di pentas antarklub Eropa. Rekor itu sejajar dengan milik Filippo Inzaghi (Juventus dan AC Milan) dan melampaui Lionel Messi (Barcelona) yang mengumpulkan 68 gol. Tinggal enam gol yang diperlukan Ronaldo untuk menyamai rekor Raul Gonzales (Real Madrid dan Schalke) yang masih menjadi pencetak gol terbanyak Eropa dengan 76 gol.

Setelah juara Liga Champion dan Copa del Rey musim lalu, Piala Super Eropa 2014 menjadi awal yang baik untuk Madrid mengawali musim baru. Masih ada lima trofi berikutnya yang menjadi target Los Merengues sepanjang musim 2014/15. CR7 dkk jelas berpotensi besar mewujudkannya. Hala Madrid!

# pernah dimuat di loushevaon7.wordpress.com dan Mingguan BOLA Edisi 2.576/2014.