Tampilkan postingan dengan label kemenangan pertama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kemenangan pertama. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Agustus 2022

Kandaskan Liverpool Jadi Kemenangan Pertama MU

Kemenangan yang lama dirindukan itu akhirnya hadir pada masa nan akurat. Setelah mengalami dua kekalahan beruntun dalam laga awal Premier League 2022/23, Manchester United meraih poin tiga perdananya dengan mengalahkan Liverpool 2-1. Pertandingan antara dua klub dengan sejarah paling cemerlang di Inggris tersebut berlangsung di Old Trafford pada Senin (23/8/22) malam waktu setempat. Kendati tetap bertajuk "big match", tapi kedua tim sama-sama sedang menghuni papan bawah sebelum berlaga. United menjadi juru kunci klasemen pekan kedua tanpa poin, sedangkan Liverpool baru memiliki poin dua dari sepasang hasil imbang.

Erik ten Hag membuat perubahan materi tim inti. Sementara itu, Juergen Klopp tidak bisa memainkan seluruh pemain terbaiknya karena cedera dan hukuman kartu. Erik menempatkan Harry Maguire, Luke Shaw, dan Cristiano Ronaldo di bangku cadangan. David de Gea tetap kiper utama. Dalot, Varane, Martinez, dan Malacia sebagai kuartet bek. McTominay dan Eriksen sebagai gelandang bertahan. Bruno Fernandes (kapten) sebagai gelandang serang ditemani Elanga dan Sancho. Rashford dipercaya sebagai ujung tombak.

Jadon Sancho membuat Setan Merah unggul 1-0 di menit ke-16, assist dari Anthony Elanga. Anthony Martial menggantikan Elanga pada awal babak kedua. Striker Prancis itu lantas memberi umpan kepada Marcus Rashford yang berlari kencang hingga mencetak gol kedua pada menit ke-53. Gol Mohamed Salah di menit ke-81 hanya menipiskan kekalahan tim tamu. Erik ten Hag menurunkan lima pemain cadangan di babak kedua, termasuk Ronaldo yang mungkin hanya sekitar 10 menit bermain.



Persamaan Unik

Ada persamaaan yang unik pada dua pencetak gol dan dua pembuat assist dalam pertandingan tersebut. Sancho dan Rashford sebagai pencetak gol merupakan para pemain Inggris yang tingginya 180 cm. Mereka berdua sama-sama gagal mencetak gol untuk Inggris dalam adu tendangan penalti melawan Italia dalam final Euro 2020 pada tahun 2021 di Stadion Wembley, London. Lantaran performa mereka bersama MU musim lalu kurang impresif, Sancho dan Rashford sudah cukup lama tidak dipanggil Gareth Southgate ke timnas Inggris. Mudah-mudahan musim ini penampilan mereka terus membaik hingga bisa bermain di Piala Dunia 2022 Qatar pada November-Desember 2022 mendatang. Satu lagi benang merah kedua pemain tersebut adalah nomor kostum mereka. Sancho memakai nomor 25 dan Rashford  nomor 10. Jika dua dikalikan lima (2 x 5), maka hasilnya adalah 10.

Sementara itu, Elanga dan Martial sebagai pembuat assist ternyata sama-sama bernama depan Anthony. Jika MU jadi merekrut Antony, penyerang sayap Ajax Amsterdam asal Brasil, maka tim Manchester Merah akan memiliki tiga orang Anthony. Selain itu, Elanga dan Martial adalah sesama pemain asing di kubu Setan Merah. Elanga pemain Swedia, meski dia jebolan akademi MU. Sementara itu, Martial adalah pemain Prancis yang memperkuat Red Devils sejak berusia 20 tahun (2015). Nomor kostum kedua pemain juga ada korelasinya. Elanga mengenakan nomor 36 dan Martial bernomor 9. 3+6 = 9.

Foto : @manchesterunited

Senin, 20 Agustus 2018

Peraih Emas Pertama Asian Games 2018

Defia Rosmaniar tercatat dalam sejarah sebagai peraih medali emas pertama bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Defia menjadi pemenang pertama di cabang olahraga taekwondo nomor individual poomsae yang berlangsung Minggu (19/8/208).

Lindswell Kwok menjadi atlet kedua yang menyumbang medali emas dari cabang olahraga wushu nomor taijiijian all round. Lindswell dipastikan menjadi pemenang setelah menjalani dua hari pertandingan dan berakhir Senin (20/8).

Tiara Andini menjadi orang ketiga peraih emas Asian Games 2018 di cabang olahraga sepeda gunung downhill putri.

Hingga Senin malam (20/8) kontingen Indonesia telah total delapan medali, terdiri dari empat emas, dua perak, dan dua perunggu. Peraih medali pertama Indonesia adalah Edgar Xavier Marvelo di cabang olahraga wushu yang mendapatkan medali perak pada Minggu kemarin (19/8). Semua medali diperoleh dari taekwondo, wushu, balap sepeda gunung, dan angkat besi.

Kamis, 10 Mei 2018

Kemenangan Pertama PSIM di Liga 2 2018

PSIM Yogyakarta mencatat kemenangan pertamanya di Liga 2 2018 ketika mengalahkan Persegres Gresik United di pertandingan pekan keempat Grup Timur yang dimainkan Kamis (10/5/2018) di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Tim tamu dua kali mengungguli tim tuan rumah dan dua kali pula disamakan, hingga akhirnya Laskar Mataram mencetak gol penentu kemenangan menjelang laga berakhir. Ismail Haris mencetak gol pertama PSIM di menit ke-12, lalu disamakan oleh Sadam Hendra (34'). Hendika Arga Permana membuat Laskar Mataram kembali unggul (68'), tapi Sigit Hermawan mampu membalasnya (83'). Fachri Muslim yang turun sebagai pemain pengganti membuat gol pamungkas (90'+2) yang membuat PSIM mampu meraih poin tiga perdananya.

PSIM mengawali musim ini dengan pengurangan poin sembilan sebagai sanksi dari FIFA atas kesalahan pihak manajemen beberapa tahun lalu (Divisi utama 2011/12) yang tidak berhasil memenuhi kewajiban kepada tiga pemain asing asal Belanda. PSIM baru meraih hasil dua kali seri dan sekali kalah dalam tiga laga awal Liga 2 2018. Setelah kalah 1-3 dari Madura FC, Laskar Mataram dua kali bermain imbang tanpa gol melawan Mojokerto Putra dan PSBS Biak. Kemenangan pertama atas Persegres menjadi sesuatu yang sungguh berharga dan semakin mengurangi poin minus yang dimiliki. Mudah-mudahan hasil positif terus berlanjut dan minimal PSIM masih bisa bertahan di Liga 2 pada akhir musim nanti.

Selasa, 18 Juli 2017

Kemenangan Pertama Indonesia di Piala Asia

18 Juli 2004 merupakan hari yang bersejarah bagi sepak bola Indonesia. Tim Merah Putih meraih kemenangan untuk pertama kalinya sepanjang berpartisipasi di putaran final Piala Asia. Indonesia tergabung di Grup A Piala Asia 2004 bersama tuan rumah Cina, Bahrain, dan Qatar. Menghadapi Qatar yang dilatih Philippe Troussier di laga pertama, Indonesia yang dilatih Ivan Kolev menjadi tim yang tidak diunggulkan. Troussier saat itu merupakan salah satu pelatih top. Prestasi besarnya sebelum menangani Qatar adalah membawa Jepang menjadi juara Piala Asia 2000 dan melaju hingga perempat final Piala Dunia 2002. Namun, anak asuh Kolev ternyata mampu menghadirkan kejutan dengan mengalahkan Qatar 2-1. Dua gol Skuad Garuda diciptakan oleh Budi Sudarsono di menit ke-25 dan Ponaryo Astaman pada menit ke-48. Indonesia bahkan sempat unggul 2-0 sebelum Qatar memperkecil kekalahan di menit ke-83. Namun, itulah kemenangan satu-satunya Hendro Kartiko dkk di Piala Asia 2004. Pada pertandingan selanjutnya Indonesia kalah 0-5 dari Cina dan kalah 1-3 dari Bahrain. Elie Aiboy mencetak satu gol di laga terakhir.
Budi Sudarsono mencetak gol pembuka kemenangan Indonesia (18/7/2004).

Indonesia vs Qatar : Hendro Kartiko; Warsidi Ardi, Hary Saputra, Firmansyah; Agung Setyobudi, Alexander Pulalo (Hamka Hamzah 70'), Syamsul Chaeruddin, Ponaryo Astaman; Budi Sudarsono (Aliyudin 87'), Elie Aiboy (Agus Indra 76'), Bambang Pamungkas