Tampilkan postingan dengan label timnas U-22. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label timnas U-22. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Mei 2024

setahun silam juara sepakbola sea games 2023




tepat setahun silam, 16 mei 2023, timnas indonesia u-22 mengukir sejarah merebut medali emas sepakbola sea games 2023 di kamboja. anak asuh indra sjafri menang 5-2 atas thailand dalam laga final yang dramatis  selama 120 menit di olympic stadium,phnom penh. 

gol-gol skuat garuda dibuat oleh ramadhan sananta (21', 45+4'), irfan jauhari (91'), fajar fathur rahman (107'), dan beckham putra (120'). indonesia baru bisa kembali  menjadi juara sepakbola sea games 2023 setelah tahun 1987 dan 1991.


daftar  nama 20 pemain timnas indonesia u-22 di sea games kamboja 2023

kiper : ernando ari dan m. adi satryo

bek : bagas kaffa, fajar fathur rahman, rio fahmi, pratama arhan, haykal alhafiz, rizky ridho, m. ferarri, komang teguh

gelandang : ananda raehan, taufany muslihuddin, beckham putra, marselino ferdinan

striker : jeam kelly sroyer, witan sulaeman, irfan jauhari, ramadhan sananta, titan agung. 












 

Rabu, 27 Februari 2019

Indonesia Juara Piala AFF U-22 2019


Timnas Indonesia akhirnya kembali menjadi juara, tepatnya dalam turnamen Piala AFF U-22 2019 yang berlangsung di Kamboja. Dalam laga final yang berlangsung Selasa (26/2/19) Garuda Muda berhasil menundukkan Thailand 2-1 melalui gol yang dicetak oleh Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay. 

Marinus Wanewar menjadi pencetak gol terbanyak turnamen dengan koleksi tiga gol bersama dua pemain dari tim lainnya. Penampilan striker Bhayangkara FC asal Papua tersebut memberi harapan bahwa timnas bakal memiliki striker tajam yang sudah lama dirindukan.

Anak asuh Indra Sajfri sebenarnya berangkat ke Kamboja tanpa target. Ujicoba hanya dilakukan tiga kali melawan klub-klub Liga 1 yang semuanya berakhir seri. Tiga pemain yang bermain di luar negeri, yaitu Saddil Ramdani, Egy Maulana Vikri, dan Ezra Walian pun tidak bisa bergabung karena tidak mendapat izin dari klubnya. Indonesia mengawali turnamen dengan hasil seri menghadapi Myanmar (0-0) dan Malaysia (2-2). Baru pada laga ketiga Grup B skuat Garuda mampu menang 2-0 atas Kamboja. Di semifinal Bagas Adi Nugroho dkk mengalahkan Vietnam 1-0.

Kamis, 10 Januari 2019

Timnas U-22 Mulai Latihan

PSSI telah memanggil 38 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan pertama timnas Indonesia U-22 yang telah dimulai Senin (7/1/2019) pekan ini. Mereka terdiri dari eks timnas U-19 asuhan Indra Sjafri, eks timnas U-23 asuhan Luis Milla yang masih memenuhi syarat, dan sejumlah nama baru. Tim besutan Indra Sjafri akan berlaga di Piala AFF U-22 2019 di Kamboja pada Februari, kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Vietnam pada Maret, dan SEA Games 2019 di Filipina.


Dalam menjalankan tugasnya, Indra Sjafri didampingi oleh Nova Arianto dan Yunan Helmi sebagai asisten pelatih, sedangkan Hendro Kartiko sebagai pelatih kiper. Semoga prestasi yang lebih apik dan membanggakan dapat diukir oleh Saddil Ramdani dkk pada tahun 2019 ini.





Rabu, 16 Agustus 2017

Indonesia Imbangi Thailand Awali SEA Games 2017

Perjalanan timnas U-22 Indonesia untuk meraih medali emas di SEA Games 2017 Malaysia telah dimulai pada Selasa (15/8/2017) kemarin di Stadion Shah Alam. Anak asuh Luis Milla bermain imbang 1-1 dengan Thailand, raja sepak bola Asia Tenggara sekaligus peraih medali emas SEA Games 2013-2015 di babak penyisihan Grup B. Kendati mampu menekan lawan sejak awal laga, Tim Merah Putih justru lebih dahulu tertinggal 0-1 di menit ke-14 ketika Chaiwat Buran berhasil memanfaatan kesalahan kiper Kurniawan Kartika Ajie. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan Hansamu Yama dkk di babak kedua akhirnya berbuah tendangan penalti setelah Osvaldo Haay dijatuhkan di dekat gawang Thailand. Sempat ada kekosongan sejenak, seperti ada kebingungan di antara para pemain Indonesia, sebelum akhirnya Septian David Maulana maju untuk mengambil tendangan penalti dan mampu membobol gawang Thailand. Gol yang menyamakan kedudukan itu terjadi di menit ke-61. Kedua tim silih berganti saling menyerang, tapi tiada lagi gol tercipta. Berdasarkan data statistik, penguasaan bola di antara keduanya seimbang, 50%-50%. Sebuah awal yang cukup bagus untuk Skuat Garuda dalam menjalani empat laga berikutnya.
Hansamu Yama dkk melangkah tegap memasuki lapangan pertandingan.
Pertandingan kedua Indonesia adalah menghadapi Filipina yang berlangsung Kamis (17/8) besok, bertepatan dengan HUT RI ke-72. Semoga timnas tampil lebih baik lagi dan mampu meraih kemenangan, yang bisa menjadi kado indah untuk rakyat Indonesia yang sedang berbahagia. Yang jelas, Filipina bukan lawan mudah. Di laga pertama mereka menang 2-0 atas Kamboja dan menempati posisi kedua klasemen. Vietnam memimpin Grup B sesudah mengalahkan Timor Leste 4-0. Indonesia dan Thailand berada di nomor 3-4, sementara Kamboja dan Timor Leste menempati nomor 5-6. Perjalanan masih panjang, mudah-mudahan performa Hansamu Yama dkk bakal terus menanjak hingga laga pamungkas memperebutkan medali emas.
Septian David Maulana, pencetak gol tunggal Indonesia ke gawang Thailand.
Materi pemain Indonesia vs Thailand :
20-Kurniawan Kartika Ajie; 11-Gavin Kwan, 23-Hansamu Yama (k), 15-Ricky Fajrin, 28-M.Rezaldi Hehanusa; 8-M.Hargianto, 6-Evan Dimas, 29-Septian David Maulana (14-Asnawi Mangkualam 75'); 13-Febri Hariyadi (17-Saddil Ramdani 65'), 25-Osvaldo Haay (11-Yabes Roni 84'), 24-Marinus Wanewar. 

Jumat, 23 Juni 2017

Timnas U-22 Menjelang Tugas Utama

Pemusatan latihan timnas Indonesia U-22 akan berlangsung 30 Juni hingga 10 Juli 2017 mendatang di Bali. Setelah menjalani latihan dan sejumlah ujicoba di Pulau Dewata, anak asuh Luis Milla akan menunaikan tugas utamanya tahun ini, yaitu mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-23 di Thailand pada 19-23 Juli dan SEA Games 2017 di Malaysia sejak 19 Agustus. Yang menjadi target sejati adalah meraih medali emas di SEA Games, maka berlaga di Kualifikasi Piala Asia bisa menjadi proses mematangkan penampilan Evan Dimas dkk. Sebanyak 26 pemain dipanggil dan akan menjalani seleksi terakhir yang menghasilkan 23 pemain. Milla membuat kejutan dengan memanggil Egy Maulana Vikri, pemain timnas U-19 yang bermain cemerlang ketika tampil dalam turnamen Toulon di Prancis.

Berikut 26 Pemain Timnas Indonesia U-22
Kiper: Kurniawan Kartika Ajie (Persiba Balikpapan), Moch Diky Indriyana (Bali United), Satria Tama (Persegres Gresik United)
Belakang: Andy Setyo Nugroho (PS TNI), Hansamu Yama Pranata (Barito Putera), Putu Gede Juni Antara (Bhayangkara FC), Osvaldo Haay (Persipura), Ryuji Utomo (Persija), Rezaldi Hehanusa (Persija), Ricky Fajrin Saputra (Bali United).
Tengah: Evan Dimas Darmono (Bhayangkara FC), Hanif Abdurrauf Sjahbandi (Arema), Muhammad Hargianto (Persija), Gian Zola Nasrulloh (Persib), Febri Hariyadi (Persib), Septian David Maulana (Mitra Kukar), Asnawi Mangkualam Bahar (PSM), Saddil Ramdani (Persela), Egy Maulana Vikry
Depan: Marinus Mariyanto Wanewar (Persipura), Yabes Roni Malaifani (Bali United), Ezra Walian, Ahmad Nur Hardianto (Persela).


Kamis, 06 April 2017

Timnas U-22 Bermain Imbang dengan Persija

Timnas Indonesia U-22 menjalani ujicoba keduanya melawan Persija di Stadion Patriot Bekasi pada Rabu malam (5/4/2017). Kedua tim bermain imbang tanpa gol. Evan Dimas dkk belum mampu meraih kemenangan, setelah dalam laga ujicoba internasional Maret lalu kalah 1-3 dari Myanmar. Hasil pertandingan di Stadion Pakansari Bogor membuat posisi Indonesia dalam peringkat FIFA edisi April 2017 melorot delapan peringkat ke nomor 175. Entah apa komentar dan reaksi PSSI menanggapi fakta tersebut. Tahun ini PSSI menitikberatkan konsentrasinya pada timnas U-22 yang akan berlaga di SEA Games 2017, sehingga jeda internasional bulan kemarin pun Luis Milla sebagai pelatih baru timnas tidak menurunkan pemain senior satu pun. Tampaknya hingga usai SEA Games yang berlangsung Agustus 2017, timnas U-22 belaka yang akan diandalkan PSSI. Para pemain senior seperti Kurnia Meiga, Manahati Lestusen, Andik Vermansah, Stefano Lilipay, dan Boaz Solossa untuk sementara libur dahulu membela Tim Merah-Putih selama sekian waktu tahun ini. Jadi, sangat mungkin peringkat FIFA milik Indonesia bakal semakin menurun di bulan-bulan mendatang karena absen dalam jeda internasional selanjutnya atau tidak kunjung menang karena selalu menurunkan timnas U-22 yang bertemu tim senior negara lainnya.
Aksi Febri Hariyadi ketika membela timnas U-22 melawan Persija (Foto : JUARA.net)
Sementara itu, timnas U-22 dilaporkan masih belum bermain bagus ketika menghadapi Persija. Beberapa kesalahan elementer masih kerap dilakukan Febri Hariyadi dkk. Mungkin satu hal yang positif, gawang timnas U-22 yang dijaga oleh Satria Tama tidak berhasil dibobol Bambang Pamungkas dkk sepanjang 90 menit. Milla mengakui bahwa anak asuhnya masih memiliki banyak kekurangan. Kita tentu berharap latihan dan ujicoba yang akan berlangsung di Spanyol bulan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Rencana semula, timnas U-22 akan berlaga di ISG (Islamic Solidarity Games) 2017 seusai berlatih di Spanyol. Namun, nama Indonesia ternyata tidak terdaftar sebagai peserta cabang sepak bola di ajang multicabang tersebut. Semoga saja PSSI sudah memiliki rencana lainnya bagi Skuat Garuda Muda jika memang gagal tampil di ISG 2017 di Azerbaijan.

Kamis, 23 Maret 2017

Debut Luis Milla dan Pemain Muda Timnas Indonesia

Luis Milla Aspas menjalani debutnya sebagai pelatih timnas Indonesia pada Selasa lalu (21/3/2017) di Stadion Pakansari Bogor. Indonesia yang menurunkan tim U-22 kalah 1-3 dari Myanmar yang hadir dengan tim seniornya. Seluruh pemain yang dimainkan Milla sejak sepak mula merupakan pemain debutan dan mencatatkan caps pertamanya untuk Indonesia. Meski hanya ujicoba, tapi pertandingan Indonesia vs Myanmar dicatat oleh FIFA sebagai laga resmi dua tim senior. Bagas Adi Nugroho dipercaya sebagai kapten di babak pertama, sedangkan Evan Dimas menjadi kapten di 45 menit kedua. Evan merupakan satu-satunya pemain yang pernah memperkuat timnas senior yang dimainkan Milla sore itu. Hansamu Yama, yang sempat menjadi andalan Indonesia di Piala AFF 2016, hanya disimpan di bangku cadangan karena masih cedera dan tidak cukup bugar.

Para pemain muda Tim Merah-Putih sebenarnya sempat unggul lebih dulu di menit ke-22 melalui gol sundulan Ahmad Nur Hadianto yang memanfaatkan umpan dari Saddil Ramdani. Kedua pemain kebetulan sama-sama bermain di Persela. Myanmar menyamakan kedudukan di menit ke-34 dan di babak kedua mampu membalikkan keadaan sehingga mengecewakan pendukung tim tuan rumah. Selain Bagas, Nur Hardianto, dan Saddil, Febri Hariyadi dikabarkan bermain cukup menonjol ketimbang rekan-rekan lainnya. Gelandang sayap asal Persib tersebut berkali-kali membahayakan sektor kanan pertahanan Myanmar, meski belum tampil maksimal.

Satu hal yang juga layak dicatat, Milla memberi kesempatan kepada Ezra Walian berseragam Garuda di dada pertama kalinya. Ezra merupakan pemain berdarah Indonesia-Belanda yang baru beberapa jam sebelum pertandingan resmi menjadi WNI, setelah proses naturalisasi yang dijalaninya telah mendapat Surat Keputusan dari Presiden Jokowi. Striker klub Jong Ajax tersebut telah berpengalaman bermain di kompetisi junior Liga Belanda dan bahkan sempat memperkuat tim junior Belanda. Kehadirannya di timnas U-22 diharapkan menambah kekuatan di lini depan anak asuh Luis Milla.

Kekalahan di pertandingan pertama menjadi pelajaran berharga bagi Evan Dimas dkk untuk bekerja keras memperbaiki performa. April mendatang mereka akan menjalani latihan dan sejumlah laga ujicoba di Spanyol. Sehabis itu timnas U-22 dijadwalkan mengikuti Islamic Solidarity Games 2017 di Azerbaijan dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2018 di Thailand. Masih cukup waktu bagi Milla membuat anak asuhnya tampil lebih baik dari waktu ke waktu dan tentu saja diharapkan mencapai masa puncaknya ketika bermain di SEA Games 2017 pada Agustus di Malaysia.

Susunan pemain Indonesia menghadapi Myanmar :
18-Diky Indriyana; 2-Putu Gede, 4-Ryuji Utomo, 5-Bagas Adi Nugroho, 12-Ricky Fajrin/11-Zalnando (53'); 8-Muhammad Hargianto/14-Asnawi Mangkualam (54'); 13-Febri Hariyadi, 16- Hanif Sjahbandi, 7-Gian Zola/6-Evan Dimas (46'), 24-Saddil Ramdani/25-Osvaldo Haay (71')i; 9- Ahmad Nur Hardianto/10-Ezra Walian (46')

Rabu, 15 Maret 2017

Pemain Pilihan Luis Milla Menghadapi Myanmar

Luis Milla telah menentukan 26 nama pemain timnas Indonesia U-22 untuk menghadapi ujicoba internasional pada 21 Maret 2017 mendatang menghadapi Myanmar. Pertandingan yang akan dimainkan di Stadion Pakansari Bogor tersebut akan menjadi debut Milla sebagai pelatih Tim Merah-Putih. Selama Februari-Maret lalu telah berlangsung tiga kali proses seleksi yang diikuti 36 pemain yang dipanggil secara bergantian. Di antara mereka yang termasuk dalam 26 nama terdapat sejumlah alumni timnas U-19 yang pernah menjadi anak asuh Indra Sjafri dan meraih Piala AFF U-19 2013, di antaranya Ravi Murdianto, Hansamu Yama, Putu Gede, Evan Dimas, dan Hargianto. Pemain muda yang bersinar di Piala Presiden 2017 pun diberi kesempatan mencicipi laga internasional, seperti Bagas Adi Nugroho, Hanif Sjahbandi, Febri Hariyadi, dan Gian Zola. 

Pertandingan resmi pertama Indonesia tahun ini akan menampilkan timnas U-22 yang ditargetkan menjadi juara SEA Games 2017 di Malaysia pada Agustus mendatang. Sebelum itu mereka juga akan menjalani kualifikasi Piala Asia U-23 2018 pada bulan Mei. Lantas, apakah dengan demikian para pemain senior yang berusia di atas 22 tahun tidak mendapat kesempatan mengenakan kostum Garuda di dada pada kesempatan laga internasional selanjutnya atau bahkan sepanjang tahun ini? Pada Agustus setahun ke depan, timnas U-22 akan menjadi timnas U-23 dan tampil di Asian Games 2018 di negara sendiri.


Berikut daftar 26 pemain  timnas Indonesia U-22 untuk menghadapi Myanmar.
Kiper: Kurniawan Kartika Ajie, Diky Indrayana, Ravi Murdianto, Satria Tama Hardianto.
Belakang: Andy Setyo Nugroho, Ryuji Utomo, Bagas Adi Nugroho, Hansamu Yama Pranata, Nazar Nurzaidin, Putu Gede Juni Antara, Ricky Fajrin, Zalnando.
Tengah: Osvaldo Haay, Hanif Sjahbandi, Muhammad Hargianto, Asnawi Mangkualam, Paulo Oktavianus Sitanggang, Nasir, Gian Zola, Evan Dimas, Arsyad Yusgiantoro, Febri Hariyadi, Miftahul Hamdi, Saddil Ramdani.
Depan: Dendy Sulistyawa, Ahmad Nur Hardianto

Kamis, 23 Februari 2017

Pertemuan Pertama Milla dan Pemain Indonesia

Seleksi tahap pertama timnas Indonesia U-22 telah diselenggarakan pada 21-23 Februari 2017 di lapangan olah raga Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang. Luis Milla, pelatih anyar timnas, untuk pertama kalinya bertemu muka dengan para pemain yang akan menjadi anak asuhnya. Mereka yang dipanggil merupakan hasil pemantauan sang pelatih dan para asistennya yang mendapatkan daftar nama pemain potensial dari PSSI, lantas melihat langsung penampilan mereka di Piala Presiden 2017. Di antara mereka terdapat nama yang sudah tidak asing lagi, seperti Hansamu Yama, Evan Dimas, Putu Gede, Muhammad Hargianto, Paulo Sitanggang, dan Yabes Roni. Mereka adalah jebolan timnas U-19 di bawah asuhan Indra Sjafri yang menjadi juara Piala AFF U-19 2013 dan bermain di Piala Asia (AFC) U-19 2014. Selain itu, ada pula yang tampil cemerlang bersama klubnya, seperti Bagas Adi Nugroho (Arema), Zalnando (Sriwijaya FC), dan Febri Hariyadi (Persib). Timnas U-22 akan tampil di SEA Games 2017 di Malaysia pada Agustus mendatang, artinya sekitar enam bulan belaka waktu yang tersisa hingga tampil di ajang sesungguhnya. Namun, Evan Dimas dkk juga diproyeksikan bermain sebagai timnas U-23 dalam Asian Games 2018 di Indonesia. Sekiranya target juara di SEA Games 2017 tidak tercapai, mudah-mudahan PSSI tidak keburu memecat Milla dan terus memberinya kepercayaan membentuk timnas yang berpotensi mengukir prestasi.

Seleksi tahap kedua masih akan dilakukan pada awal Maret. Pemain seperti Yanto Basna, Ilham Udin, atau Dendy Sulistyawan barangkali akan mendapat kesempatan berlatih di bawah sang pelatih asal Spanyol. Rencananya, sejumlah pemain muda Indonesia yang bermain di luar negeri juga bakal dipanggil mengikuti seleksi,  baik timnas U-22 maupun timnas U-19, termasuk mereka yang merupakan keturunan Indonesia dan terbuka untuk dinaturalisasi menjadi WNI. Indra Sjafri, pelatih timnas U-19, sudah menyatakan komitmennya membantu Milla jika ada pemainnya yang layak naik kelas membela timnas U-22.

Pemain yang dipanggil dalam seleksi tahap I Timnas U-22 SEA Games 2017
Kiper : Kurniawan Kartika Aji, Muhammad Riyandi, Rully Desriyan
Bek : Nazar Nurzaidin, Putu Gede Juni Antara, Hansama Yama, Ryuji Utomo, Bagas Adi Nugroho, M. Zaenuri, Zalnando, Ricky Fajrin
Gelandang : M. Hargianto, Hanif Sjahbandi, Evan Dimas, Paulo Sitanggang, Rizky Dwi Febriyanto, Gian Zola Nasrulloh, Febri Hariyadi, Miftahul Hamdi, Yabes Roni, Saddil Ramdani, Nasir, Arsyad Yusgiantoro
Striker : A. Nurhadianto, Marinus Warewar