Tampilkan postingan dengan label polandia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label polandia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Maret 2022

Portugal dan Polandia Lolos ke Qatar

Bruno Fernandes memborong sepasang gol yang memastikan Portugal tampil di Piala Dunia 2022 Qatar dengan mengandaskan Makedonia Utara 2-0. Polandia menang 2-0 pula atas Swedia.

Mesir gagal setelah takluk dari Senegal via adu penalti. Mohamed Salah dipastikan tidak tampil di Qatar.

Kini sudah ada 27 peserta Piala Dunia 2022 Qatar.

Selasa, 13 Maret 2018

Klub Eropa Pertama Egy MV

Teka-teki bergabungnya Egy Maulana Vikri akan bergabung di sebuah klub Eropa akhirnya terjawab pada pekan kedua Maret 2018. Egy MV dipastikan bakal bermain bersama Lechia Gdansk, klub kasta tertinggi Liga Polandia. Pemain andalan Indonesia U-19 itu telah diperkenalkan secara resmi pada Minggu (11/3) di Stadion Energa Gdansk. Pemuda asal Medan tersebut diberi kostum nomor 10 dan bakal menjalani kontraknya selama tiga tahun ke depan sejak Juli mendatang, ketika Egy genap berusia 18 tahun.


Mudah-mudahan pilihan Egy hijrah ke Polandia menjadi awal karier yang baik baginya sebagai pemain sepak bola profesional. Tentu masih sangat panjang perjalanan pelajar SKO Ragunan itu menuju keberhasilan dalam hidupnya. Pencinta sepak bola di tanah air layak bersukacita dan mendukung langkah besar Egy, tapi jangan sampai kita terlalu membebaninya dengan harapan berlebihan. Biarlah dia bekerja keras dan tekun menjalani proses bersama klub barunya. Semoga Egy bisa segera beradaptasi di tempat baru yang jauh dari tanah air dan orang-orang yang dicintainya. Lechia Gdansk menjadi klub pertama Egy MV di Eropa karena mungkin di masa depan dia akan bermain di klub Ligue 1 Prancis atau La Liga Spanyol. Kita berharap Egy bukan sosok yang mudah terbawa perasaan (baper) karena di Polandia dia mesti terbiasa melihat bendera Indonesia dalam posisi terbalik.

Oh ya, jangan lupa bahwa masih banyak pula para pemain muda berbakat lainnya yang tersebar di penjuru Nusantara yang perlu mendapat perhatian dan jika diperlakukan dengan tepat akan menjadi andalan timnas di masa depan.  

Sabtu, 02 Juli 2016

Kemenangan Tim Merah di 8 Besar Piala Eropa 2016

Dalam dua laga perempat final Piala Eropa 2016 yang telah berlangsung, Portugal dan Wales masing-masing berhasil menundukkan Polandia dan Belgia. Kedua tim yang warna seragam utamanya berwarna merah tersebut bakal berjumpa di semifinal. Portugal menyingkirkan Polandia lewat adu penalti dengan skor 5-3, setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit plus masa ekstra 2x15 menit. Robert Lewandowski lebih dahulu membuat gol untuk Polandia, namun gol Renato Sanches membawa Portugal mengimbangi lawannya. Renato mencatat rekor sebagai pemain termuda yang menjadi starter bagi Selecao di turnamen besar (melampaui rekor Cristiano Ronaldo) dan pencetak gol termuda di fase gugur Piala Eropa. Pemuda 18 tahun berambut gimbal itu mampu diandalkan pelatih Fernando Santos selagi para pemain senior seperti Ronaldo dan Nani kurang bersinar di perempat final. Membawa timnya hingga semifinal, Renato pun berpeluang menjadi pemain muda terbaik Euro 2016.

Renato Sanches, bintang muda andalan Portugal di Euro 2016.
Sementara pada perempat final selanjutnya, Wales mampu membuat Belgia bertekuk lutut. Radja Nainggolan lebih dulu membawa tim asuhan Marc Wilmots unggul, tapi tim asuhan Chris Coleman sukses membalikkan keadaan lewat gol Ashley Williams, Hal Robson-Kanu, dan Sam Vokes. Yang menarik, gol ketiga dibuat oleh Vokes yang turun sebagai pengganti Robson-Kanu, sang pencetak gol kedua. Kemenangan Wales 3-1 atas Belgia menjadi kejutan tersendiri, mengingat status The Dragons sebagai tim debutan, sedangkan De Rode Duivels merupakan tim nomor satu Eropa dalam peringkat FIFA dan UEFA sebelum turnamen berlangsung. Jika melihat materi pemainnya, di atas kertas Eden Hazard dkk pun lebih baik ketimbang Gareth Bale dkk. Pada babak 16 besar, hasil yang diraih Belgia juga lebih meyakinkan daripada Wales. Tapi kostum kedua yang untuk ketiga kalinya dikenakan Eden Hazard dkk tak lagi membawa keberuntungan sebagaimana dua pertandingan sebelumnya. Justru Wales yang tampil dengan seragam merah-putih yang berjaya dan lolos ke empat besar Piala Eropa 2016. Sebuah rekor membanggakan bagi sebuah tim debutan.


Hal Robson-Kanu merayakan gol indahnya ke gawang  Belgia.