Prancis, Brasil, dan Portugal dipastikan tampil di 16 Besar Piala Dunia 2022 Qatar setelah semua tim melakoni laga kedua di fase grup. Prancis, Brasil, dan Portugal berhasil menang dalam dua pertandingan awal mereka.
Selasa, 29 November 2022
Rabu, 30 Maret 2022
Portugal dan Polandia Lolos ke Qatar
Bruno Fernandes memborong sepasang gol yang memastikan Portugal tampil di Piala Dunia 2022 Qatar dengan mengandaskan Makedonia Utara 2-0. Polandia menang 2-0 pula atas Swedia.
Mesir gagal setelah takluk dari Senegal via adu penalti. Mohamed Salah dipastikan tidak tampil di Qatar.
Kini sudah ada 27 peserta Piala Dunia 2022 Qatar.
Jumat, 25 Maret 2022
Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2022
Kejutan besar terjadi pekan ini ketika Italia takluk 0-1 dari Makedonia Utara dan dipastikan gagal lolo ke Piala Dunia 2022 Qatar. Setelah absen di Piala Dunia 2018 Rusia, Azzuri kembali tidak tampil di Piala Dunia berikutnya. Roberto Mancini sempat membawa Italia menjadi juara Euro 2020 yang berlangsung pada 2021 lalu, tapi nasib sial dialami timnya sehabis itu.
Sementara itu, Portugal akan menjadi lawan Makedonia Utara untuk merebut tiket ke Qatar. Cristiano Ronaldo dkk menang 3-1 atas Turki dan menjaga peluangnya untuk tampil di Piala Dunia. Gareth Bale menjadi pahlawan kemenangan Wales 2-1 atas Austria. Wales akan menghadapi Swedia yang menang 1-0 atas Republik Ceska. Dampak agresi militer Rusia ke Ukraina membuat laga Skotlandia vs Ukraina ditunda Juni 2022 mendatang, sedangkan Rusia vs Polandia dibatalkan. Rusia dicoret sebagai peserta kualifikasi dan Polandia dinyatakan menang untuk menghadapi Skotlandia/Ukraina.
Jumat, 15 Oktober 2021
CR7 Raja Gol Dunia
Cristiano Ronaldo masih terus menambah koleksi golnya bersama Portugal. Dalam jeda internasional periode Oktober 2021, Portugal dua kali bermain melawan Qatar dalam ujicoba dan Luksemburg dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022. Portugal menang 3-0 atas Qatar dan unggul 5-0 atas Luksemburg. CR7 mencetak total empat gol dalam dua pertandungan tersebut. Satu gol ke gawang Qatar dan tiga gol ke gawang Luksemburg. Koleksi gol Ronaldo untuk Selecao kini menjadi 115 gol dan kian mengukuhkan dirinya sebagai raja gol dunia. Hattrick ketika melawan Luksemburg menjadi yang ke-10 kalinya dia lakukan bersama Portugal.
Sementara itu, sebelumnya CR7 telah terpilih sebagai Player of The Month Premier League edisi September 2021. Cristiano mencetak tiga gol dalam tiga pertandingannya bersama Manchester United selama September lalu. Jika digabung dengan kiprahnya bersama United pada periode pertama, maka penghargaan tersebut menjadi koleksi kelimanya dan menyamai prestasi Wayne Rooney, rekannya dahulu di bawah asuhan Sir Alex Ferguson yang kini sudah pensiun. Mudah-mudahan Ronaldo tetap konsisten dalam membuat gol dan mampu membawa Red Devils minimal meraih sebuah trofi akhir musim ini.
Kamis, 24 Juni 2021
Cristiano Ronaldo dan Rekor Barunya
Cristiano Ronaldo terus membuat rekor baru bersama Portugal setelah melewati tiga pertandingan fase grup di Euro 2020. Saat ini kapten Portugal itu memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen dengan lima golnya. Dengan lima gol tersebut mantan pemain Manchester United itu menyamai rekor Ali Daei sebagai pencetak gol tersubur untuk tim nasional negaranya dengan koleksi 109 gol.
Minggu, 20 Juni 2021
Portugal Ditumbangkan Jerman
Sempat unggul 1-0 lewat Cristiano Ronaldo di menit ke-15, Portugal akhirnya menyerah kalah 2-4 di tangan Jerman. Konyolnya, dua gol awal Jerman justru merupakan gol bunuh diri sepasang pemain Portugal : Ruben Dias (35') dan Raphael Guerreiro (39'). Anak asuh Joachim Loew kian perkasa di babak kedua dengan gol yang dibuat Kai Havertz (51') dan Robin Gosens (60'). Gol Diego Jota di menit ke-67 hanya menipiskan kekalahan juara Euro 2016 tersebut.
Rabu, 28 Maret 2018
Portugal dan Jerman Takluk di Kandang
Sementara itu, Jerman kalah 0-1 dari Brasil. Gol tunggal Selecao dicetak oleh Gabriel Jesus. Setelah tragedi kekalahan 1-7 di semifinal Piala Dunia 2014, kedua tim baru bertemu lagi. Setidaknya Brasil mampu balas mengalahkan Jerman di kandang lawan, meski hanya bertajuk laga ujicoba.
Dalam ujicoba lainnya, Inggris vs Italia berakhir seri 1-1. Rusia takluk 1-3 dari Prancis. Dua gol diciptakan Kylian Mbappe dan satu gol lagi oleh Paul Pogba. Mbappe mencatat rekor sebagai pemain termuda Prancis yang mampu membuat sepasang gol dalam satu pertandingan.
Senin, 12 Maret 2018
Peran Pemain Portugal dalam Kemenangan Madrid dan Milan
Belasan pertandingan tak terkalahkan Milan sempat ternoda ketika takluk 0-2 dari Arsenal dalam laga pertama 16 besar Liga Europa 2017/18 yang dimainkan Kamis (1/3) pekan lalu. Kendati tak mudah, tapi Leonardo Bonucci dkk masih berpeluang membalas kekalahan dalam laga kedua di Emirates Stadium. Dalam tiga bulan terakhir anak asuh Arsene Wenger kerap bermain di luar harapan pendukungnya, bahkan tagar #WENGEROUT semakin sering disuarakan. Mudah-mudahan Gattuso mampu kembali membangkitkan semangat anak asuhnya agar bisa bermain hebat di London dan melaju ke perempat final Liga Europa.
Rabu, 11 Oktober 2017
Masih Ada Messi dan Ronaldo di Piala Dunia 2018
Portugal berhasil memastikan tiket Piala Dunia 2018 setelah menang 2-0 atas Swiss dan menjadikannya juara Grup B zona Eropa. Juara Piala Eropa 2016 tersebut memiliki poin yang sama dengan Swiss, tapi unggul dalam selisih gol. Tim wakil UEFA yang sudah pasti tampil di Rusia tahun depan adalah Prancis (juara Grup A), Portugal (B), Jerman (C), Serbia (D), Polandia (E), Inggris (F), Spanyol (G), Belgia (H), dan Islandia (I). Delapan runner-up masih berpeluang lolos dengan kewajiban menjalani play-off, di antaranya Italia, Kroasia, Swedia, dan Swiss. Belanda dan Wales dipastikan absen di Piala Dunia 2018. Kita tidak akan menyaksikan aksi Arjen Robben dan Gareth Bale bersama tim nasional masing-masing di Rusia. Robben bahkan langsung menyatakan diri pensiun dari timnas Belanda.
Mengingat usia Messi dan Ronaldo yang sudah di atas 30 tahun, bisa jadi Piala Dunia 2018 akan menjadi turnamen antarnegara terakhir bagi keduanya. Messi pasti sangat penasaran setelah timnya kalah dari Jerman dalam final Piala Dunia 2014 Brasil. Sehabis membawa timnya juara Eropa, Ronaldo pasti ingin mengukir prestasi lebih mentereng di Piala Dunia. Maka bakal sangat menarik menanti kiprah mereka dalam persaingan membawa timnya menjadi yang terbaik sejagad raya. Di antara negara-negara yang sudah lolos, Argentina dan Portugal tentu layak pula menjadi kandidat juara, selain nama-nama langganan seperti Brasil, Jerman, Spanyol, dan Prancis.
Kamis, 05 Januari 2017
Sejumlah Kejutan di Tahun 2016
![]() |
| Leicester City juara Liga Inggris adalah kejutan terbesar di dunia sepak bola 2016! |
![]() |
| Portugal juara Euro 2016 di Prancis. |
Tragedi Chapecoense
Jika di Eropa ada Leicester City, maka di Amerika Selatan ada Chapecoense, sebuah klub Brasil yang meroket hingga lolos ke final Copa Sudamericana 2016. Sayang sekali, tragedi justru terjadi ketika pesawat terbang yang membawa seluruh pemain dan ofisial Chapecoense mengalami kecelakaan pada akhir November di Kolombia. Mereka pun gugur sebelum bertanding. Atletico Nacional (Kolombia), calon lawan di final, meminta CONMEBOL memberikan trofi kepada Chapecoense dan akhirnya hal itu diwujudkan pada Desember.
Rabu, 14 Desember 2016
Jejak Juara Tim Merah di Tahun 2016
Penggemar sepak bola di tanah air tentu mengerti bahwa di atas kertas Thailand memang lebih layak diunggulkan berjaya, baik ditinjau secara teknis maupun fakta pertemuan kedua tim. Thailand merupakan raja sepak bola Asia Tenggara yang belum tergantikan dan empat kali menjuarai Piala AFF (1996, 2000, 2002, dan 2014). Dua kali skuat Garuda ditaklukkan pasukan Gajah Perang di partai puncak turnamen tahun 2000 dan 2002, yang waktu itu kondang disebut dengan Piala Tiger. Namun, terdapat sejumlah fakta menarik yang bersifat nonteknis dan mungkin membuat kita bisa berpikir positif mengenai nasib tim Merah-Putih akhir tahun ini.
Tahun 2016 merupakan tahun kejayaan bagi tim-tim yang memiliki kostum utama berwarna merah dalam turnamen antarnegara. Cile menjadi juara Copa America Centenario 2016 di Amerika Serikat setelah menundukkan Argentina lewat adu penalti 4-2 (0-0) pada 26 Juni 2016. Sementara itu, Portugal menaklukkan tuan rumah Prancis 1-0 dalam final Euro 2016 pada 11 Juli 2016 dan menjadi trofi Piala Eropa pertama bagi negaranya Cristiano Ronaldo. Cile dan Portugal tidak hanya sama-sama mengenakan kostum merah, tapi sponsor kedua tim pun tak berbeda, yaitu Nike. Entah kebetulan atau bukan, lawan yang dikalahkan di final menggunakan kostum biru dan cenderung lebih diunggulkan.
Lionel Messi dkk lebih dijagokan menang karena setahun sebelumnya ditaklukkan Alexis Sanchez dkk di final Copa America 2015, sehingga lebih termotivasi untuk menghapus luka. Argentina pun sempat menang 2-1 atas Cile di babak penyisihan Copa America Centenario 2016. Kedua tim lolos ke babak perempat final sebagai juara dan runner-up Grup D, lantas bertemu lagi di pertandingan pamungkas turnamen. Ternyata Argentina mesti menelan pil pahit untuk ketiga kalinya setelah kalah di final Piala Dunia 2014 dan Copa America 2015. Messi bahkan sempat menyatakan diri pensiun dari timnas Argentina saking dalamnya duka yang dirasakannya, meski akhirnya dia bersedia kembali bermain di Kualifikasi Piala Dunia 2018 beberapa bulan kemudian.
Sebagai tuan rumah Euro 2016, tentu pantas Prancis mendapat peluang lebih besar memenangi turnamen. Apalagi sejarah manis pernah mencatat Le Bleus menjuarai Piala Eropa 1984 dan Piala Dunia 1998 ketika menjadi tuan rumah. Prancis juga pernah dua kali berjaya di Eropa setiap 16 tahun sekali (1984 dan 2000) dan tahun 2016 momentumnya telah tiba kembali. Perjalanan Antonie Griezmann dkk menuju final juga lebih mentereng ketimbang Cristiano Ronaldo dkk. Prancis menjadi juara Grup A dengan dua kali menang dan sekali imbang, sedangkan Portugal lolos ke fase knock-out sebagai peringkat ketiga Grup F, di bawah Hongaria dan Islandia. Tim asuhan Didier Deschamps mulus menyingirkan Irlandia (2-1), Islandia (5-2), dan Jerman (2-0) menuju final. Tim besutan Fernando Santos agak terseok-seok menundukkan Kroasia (1-0) dan Polandia (adu penalti 5-3), sebelum mengandaskan Wales (2-0) di semifinal. Portugal yang justru meraih trofi dengan menang 1-0 lewat perpanjangan waktu, kendati Ronaldo hanya bermain sebentar karena didera cedera.
Indonesia laksana memiliki benang merah untuk mengikuti jejak juara Cile dan Portugal. Uniknya, ketiga tim memiliki pemain bintang yang mengenakan nomor tujuh, yaitu : Alexis Sanchez (Cile), Cristiano Ronaldo (Portugal), dan Boaz Solossa (Indonesia). Ronaldo dan Boaz juga menjadi kapten tim masing-masing, yang jelas memiliki kelebihan dibanding rekan-rekannya. Apakah kebetulan jika ketiga tim juga memiliki pemain nomor delapan yang berposisi gelandang dan sama-sama memelihara berewok? Lihat saja penampilan Arturo Vidal (Cile), Joao Moutinho (Portugal), dan Stefano Lilipaly (Indonesia).
Piala AFF 2016 diikuti oleh tiga tim yang disponsori oleh Nike, yaitu : Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Biasanya, menjelang tampil di Piala AFF tahun-tahun sebelumnya, Nike merilis seragam anyar tim yang didukungnya. Namun, anehnya tahun ini Indonesia tidak diberi kostum baru sebagaimana Malaysia dan Singapura. Konon, yang menjadi alasan adalah absennya Indonesia di ajang internasional akibat sanksi FIFA selama sekitar setahun, yang membuat Boaz Solossa dkk memakai kostum yang sama dengan saat mengikuti Piala AFF 2014. Ternyata kostum lawas malah membawa keberuntungan bagi Indonesia yang sukses melaju hingga partai puncak, sementara Malaysia dan Singapura justru terhenti langkahnya di penyisihan grup belaka. Barangkali Indonesia bisa pula mengikuti jejak Arsenal yang menjuarai Piala FA 2013/14 dengan kostum yang sama dengan musim 2012/13. Padahal lazimnya setiap musim klub-klub Eropa selalu mengganti desain kostumnya, tapi tidak dengan The Gunners kala itu karena musim 2013/14 adalah tahun terakhir kerja sama Arsenal dan Nike, sebelum mereka disponsori Puma sejak 2014/15.
Fakta sejarah Piala AFF mencatat Vietnam (2008) dan Malaysia (2010) pernah menjadi juara Piala AFF dengan menundukkan tim yang mengalahkannya di pertandingan pertama turnamen. Vietnam kalah 0-2 dari Thailand di laga pembuka Grup B dan berbalik menang agregat 3-2 (2-1 dan 1-1) di final Piala AFF 2008. Sementara itu, Malaysia dilibas Indonesia 1-5 di awal penyisihan Grup A dan unggul agregat 4-2 (3-0 dan 2-1) di final Piala AFF 2010. Mudah-mudahan Indonesia bisa mengulangi sejarah Vietnam dan Malaysia, sekaligus membuat Thailand kembali menelan pil pahit seperti tahun 2008 dan menyembuhkan luka Indonesia di tahun 2010. Boaz Solossa dkk kalah 2-4 dari Teerasil Dangda dkk pada laga pertama Piala AFF 2016. Semoga tim Merah-Putih akhirnya mendapatkan Piala AFF pertamanya tahun ini agar membawa kesejukan dan kegembiraan bersama bagi seluruh bangsa Indonesia, yang akhir-akhir ini seperti terlalu sibuk berselisih paham dalam masalah apa saja.
Kamis, 13 Oktober 2016
Jerman Masih Sempurna, Brasil Pimpin Zona
![]() |
| Julian Draxler merayakan golnya bersama Thomas Mueller dan Mesut Oezil. |
![]() |
| Selebrasi unik Gabriel Jesus usai cetak gol disambut tawa Coutinho. |
Sabtu, 08 Oktober 2016
Italia vs Spanyol Seri, Tim Unggulan Lain Menang
![]() |
| Kegembiraan Vitolo (Spanyol) seusai menaklukkan Buffon (Italia). |
Sementara itu, tim-tim unggulan mampu meraih kemenangan di hari Jumat (8/10) malam waktu Eropa. Portugal, sang juara Piala Eropa 2016, pesta gol 6-0 ke gawang Andorra. Cristiano Ronaldo yang baru kembali bermain untuk timnas -sesudah cedera di final Euro 2016- tampil gemilang dengan mencetak empat gol. CR7 pun langsung memimpin senarai pencetak gol terproduktif dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa.
![]() |
| Ronaldo kembali memperkuat Portugal dan mencetak empat gol ke gawang Andorra. |
Senin, 11 Juli 2016
Portugal Jadi Juara Euro 2016!
Mesti melakoni sebuah pertandingan final nan dramatis sepanjang 120 menit, Portugal akhirnya memastikan diri menjadi juara Piala Eropa 2016 setelah mengalahkan tuan rumah Prancis 1-0 di Stade de France Saint-Denis pada Minggu malam (10/7) waktu Prancis. Gol tunggal Portugal diciptakan Eder pada menit ke-109 babak perpanjangan waktu. Tim tuan rumah sebenarnya sempat berada di atas angin setelah Portugal kehilangan Cristiano Ronaldo. Sang kapten terpaksa diganti dan bahkan ditandu keluar lapangan pada menit ke-25 karena cedera lutut kiri yang diawali terjangan Dimitri Payet beberapa menit sebelumnya. Ada momentum unik ketika Cristiano dalam posisi duduk pasrah dengan wajah sendu menanti pertolongan, serta-merta seekor serangga serupa kupu-kupu singgah di depan wajah sang bintang nomor tujuh. Barangkali kehadiran si kupu-kupu justru menjadi pertanda bagus bagi Selecao das Quinas. Cederanya CR7 tidak menjadi sia-sia belaka dan justru menjadi pemacu semangat rekan-rekannya. Dipimpin oleh Nani yang menjadi kapten pengganti, tim asuhan Fernando Santos mampu menahan imbang Les Bleus hingga 90 menit berakhir.
Minggu, 10 Juli 2016
Satu Nama Pasti Juara Piala Eropa 2016
Kamis, 07 Juli 2016
Duet Mantan Bintang MU Bawa Portugal ke Final Euro 2016
![]() |
| Ronaldo dan Nani menjadi aktor utama kemenangan 2-0 Portugal atas Wales. |
Ronaldo dan Nani pernah bermain bersama untuk Manchester United selama dua musim (2007-2009). Keduanya pernah bahu-membahu menjadi anak asuh Sir Alex Ferguson meraih sejumlah trofi bergengsi antaklub, seperti juara Liga Champion Eropa 2007/08 dan Liga Primer Inggris sebanyak dua kali (2007/08 dan 2008/09). Ronaldo memperkuat The Red Devils selama enam musim (2003- 2009), sementara Nani hampir delapan musim (2007-2015; Nani dipinjamkan ke Sporting CP pada musim 2014/15).
![]() |
| Ronaldo dan Nani sebagai pemain MU mengangkat trofi Liga Champion 2008. |
Final Piala Eropa 2016 menjadi pengalaman kali kedua bagi Ronaldo dan Nani tampil bersama di kejuaraan Eropa setelah final Liga Champion Eropa 2007/08. Jika bersama klub Manchester United keduanya berhasil menjadi juara, maka bersama timnas Portugal pun mereka berharap mampu berjaya pula. Bagi Ronaldo, final Piala Eropa tahun ini adalah pengalaman keduanya bersama Selecao. Pada Piala Eropa 2004 yang berlangsung di Portugal, Ronaldo dkk mesti menelan pil pahit dikalahkan Yunani di partai puncak di depan publik sendiri. Menjadi satu-satunya pemain inti yang tersisa dari final Euro 2004 (sementara Ricardo Carvalho kini hanya pemain cadangan), sebagai kapten timnas, dan sederet prestasi gemilangnya bersama MU dan Real Madrid, CR7 pasti sangat ambisius menjadi juara bersama negaranya. Inilah kesempatan terbaik baginya, apalagi usianya telah 31 tahun kini.
![]() |
| CR7 dan Gareth Bale berbincang akrab seusai semifinal Euro 2016. |
Portugal dan Wales sebenarnya memiliki seragam utama (kostum kandang) yang sama-sama berwarna merah. Namun ketika mereka bertemu di semifinal, kedua tim justru memakai kostum tandangnya. Portugal, yang untuk ketiga kalinya mengenakan jersey warna hijau, justru pertama kalinya meraih kemenangan dalam 90 menit dan melanjutkan rekor belum pernah kalah di Piala Eropa 2016. Sementara Wales senantiasa mengalami kekalahan saat menggunakan jersey warna gelap. Sebelum ditaklukkan Portugal, Bale dkk kalah 1-2 dari Inggris dalam laga kedua Grup B. Kostum kedua ternyata tidak membawa keberuntungan bagi The Dragons.
Sabtu, 02 Juli 2016
Kemenangan Tim Merah di 8 Besar Piala Eropa 2016
| Renato Sanches, bintang muda andalan Portugal di Euro 2016. |
![]() |
| Hal Robson-Kanu merayakan gol indahnya ke gawang Belgia. |
Rabu, 29 Juni 2016
Keberuntungan Kostum Kedua Portugal dan Belgia
![]() |
| Cristiano Ronaldo masih mampu menyundul bola di antara kepungan Luka Modric dkk. |
Sebenarnya Portugal dalam posisi tidak diunggulkan menghadapi Kroasia yang berstatus sebagai juara Grup D. Namun Cristiano Ronaldo dkk mampu membalikkan prediksi lewat gol tunggal yang dicetak Ricardo Quaresma di babak perpanjangan waktu. Kemenangan itu juga menjadi kemenangan perdana Portugal selama menjalani turnamen di Prancis, setelah di fase grup hanya mampu tiga kali bermain seri. Uniknya, Kroasia yang selama bermain di babak penyisihan selalu memakai kostum keduanya dan belum pernah kalah, akhirnya terhenti langkahnya justru ketika untuk pertama kalinya menggunakan kostum utamanya yang begitu khas : kotak-kotak berwarna merah-putih. Portugal bakal berhadapan dengan Polandia yang lolos ke 8 besar setelah menyisihkan Swiss lewat adu penalti. Peluang kedua tim untuk lolos ke semifinal cukup berimbang di atas kertas. Ronaldo dkk tampaknya akan tampil menggunakan kostum utamanya lagi yang selama di Euro 2016 belum menghasilkan kemenangan. Entah apakah nasib baik masih akan menyertai Portugal di perempat final?
![]() |
| Eden Hazard bermain cemerlang ketika Belgia mengalahkan Hongaria. |
Portugal dan Belgia akan bersua di semifinal sekiranya mampu memenangkan pertandingan perempat final. Tapi kejutan masih mungkin terjadi lagi sepanjang turnamen yang berakhir 10 Juli 2016 mendatang.





















