Tampilkan postingan dengan label 8 besar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 8 besar. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Juli 2024

jerman kandas, semifinal euro tanpa tuan rumah

 


jerman kalah 1-2 dari spanyol di 8 besar euro 2024. tim tuan rumah gagal berjaya di depan publikmya. spanyol akan bertemu prancis di semifinal euro 2024. prancis menang 5-3 atas portugal via adu penalti. pada semifinal lainnya ada inggris vs belanda. inggris menang 5-3 atas swiss via adu penalti, sedangkan belanda mengalahkan turki 2-1.


Jumat, 17 Maret 2023

Madrid vs Chelsea, Milan vs Napoli

 


Real Madrid akan berjumpa dengan Chelsea di perempat final Liga Champions 2022/23 setelah menyingkirkan Liverpool di fase perdelapa final. Sekiranya mampu menundukkan The Blues, maka Los Blancos bakal menghadapi Manchester City atau Bayern Muenchen. City tampil luar biasa di Eropa musim ini dengan mesin golnya yang bernama Erling Haaland. 

Sementara itu, perang saudara terjadi ketika AC Milan bertemu dengan Napoli. Juara Liga Italia 2021/23 dan peraih scudetto musim ini mesti memperebutkan satu tiket ke semifinal. Derbi Milan bisa terjadi di semifinal jika Internazionale mampu menghentikan langkah Benfica, tim kejutan UCL musim ini.

MU Ketemu Klub Spanyol Lagi

 

Manchester United bakal menghadapi Sevilla di babak perempat final Liga Europa 2022/23. Sevilla menjadi klub asal Spanyol ketiga yang bertemu dengan United musim ini, setelah Barcelona di playoff dan Real Betis di fase 16 besar. Tim besutan Erik ten Hag telah terbukti mampu mengatasi Barca dan Betis. Sevilla adalah tim langganan juara Liga Europa, tapi peluang melaju ke fase berikutnya tentu saja tetap terbuka bagi Bruno Fernandes dkk.

Jika mampu melewati Sevilla, United akan bertemu Juventus atau Sporting CP Lisbon di semifinal. Jose Mourinho, pelatih yang pernah membawa MU juara Liga Europa, mampu membawa AS Roma ke babak 8 besar musim ini. Reuni mungkin terjadi antara The Red Devils dengan mantan pelatihnya jika United dan Roma bisa tampil di laga puncak Liga Europa 2022/23.

Rabu, 13 April 2022

Madrid Lolos ke Semifinal Kendati Kalah

Real Madrid memang kalah 2-3 dari Chelsea dalam laga kedua perempat final Liga Champions 2021/22 yang berlangsung di Santiago Bernabeu pada Selasa (12/4/22) malam waktu setempat. Namun, Los Blancos berhak melaju ke semifinal dengan skor agregat 5-4 berbekal kemenangan 3-1 pada laga pertama. 

Biarpun bermain di depan publik sendiri, anak asuh Carlo Ancelotti justru bermain buruk hingga sempat tertinggal 0-3 dari anak asuh Thomas Tuchel. Gol dari Mason Mount (15'), Antonio Ruediger (51'), dan Timo Werner (75') membuat tim tamu berada di atas angin. Marcelo dan Rodrygo diturunkan bersamaan menggantikan Ferland Mendy dan Casemiro pada menit ke-78. Sebelumnya baru Eduardo Camavinga yang menggantikan Toni Kroos di menit ke-73. Hasilnya, Rodrygo membobol gawang Edouard Mendy pada menit ke-80 hasil umpan manis Luka Modric. Skor pun menjadi 1-3  dan secara agregat menjadi 4-4 hingga menit ke-90.


Pertandingan pun dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2x15 menit. Karim Benzema akhirnya menjadi pahlawan bagi El Real dengan gol sundulannya di menit ke-96 memanfaatkan assist Vinicius Junior. Langkah Madrid pun berlanjut menuju empat besar. Don Carletto memperbaiki rekornya, yaitu delapan kali membawa timnya lolos ke semifinal Liga Champions. Lima kali diukirnya bersama AC Milan dan tiga kali dengan Madrid. Tiga trofi juara telah diraihnya bersama Rossoneri (2) dan Los Blancos. Semoga gelar keempat bisa dicapainya tahun ini.

Kamis, 07 April 2022

Trigol Benzema Taklukkan Chelsea

Tiga gol yang dicetak Karim Benzema membuat tuan rumah Chelsea takluk 1-3 dari Real Madrid dalam laga pertama 8 besar Liga Champions 2021/22 di Stamford Bridge. Dua gol sundulan Benzema (21' dan 24') membuat Los Blancos sempat unggul dua gol di babak pertama. Kai Havertz lantas menipiskan skor lewat sundulan pula di menit ke-40. Babak pertama berakhir 1-2 untuk keunggulan tim tamu.

Babak kedua baru berlangsung satu menit, Benzema kembali menaklukkan Edouard Mendy untuk ketiga kalinya. Dia sukses memanfaatkan buruknya koordinasi sektor pertahanan The Blues. Setelah mencetak hattrick ke gawang PSG di 16 besar, Benzema kembali melakukannya melawan Chelsea di 8 besar. Dia menyamai rekor Cristiano Ronaldo pada musim 2016/17 yang membuat hattrick beruntun ketika Real Madrid menghadapi Bayern Muenchen dan Atletico Madrid. Benzema kini mengemas 11 gol di UCL 2021/22, sedangkan Robert Lewandoski masih menjadi pencetak gol tersubur dengan koleksi 12 gol. Secara total Benzema telah membuat 82 gol di Liga Champions dan berada di peringkat ke-4 di bawah Ronaldo, Lionel Messi, dan Lewandowski..

Carlo Ancelotti sukses membawa anak asuhnya mengalahkan tim yang pernah dilatihnya. Peluang El Real melaju ke semifinal lebih besar ketimbang lawannya. Thomas Tuchel mesti bekerja keras membangkitkan anak asuhnya agar mampu meraih kemenangan di Santiago Bernabeu pekan depan.

Sementara itu, hasil laga pertama perempat final lainnya adalah Benfica vs Liverpool (1-3), Manchester City vs Atletico Madrid (1-0), dan Villareal vs Bayern Muenchen (1-0). Dua tim tuan rumah kalah 1-3 dan dua tim tuan rumah lainnya menang 1-0.



Sabtu, 19 Maret 2022

Chelsea vs Real Madrid di 8 Besar Liga Champions

 


Pengundian babak perempat final UEFA Champions League 2021/22 telah dilakukan. Final yang terlalu dini terjadi dalam laga Chelsea versus Real Madrid, pertemuan antara juara bertahan melawan pemegang rekor 13 kali juara Eropa yang sedang bangkit di bawah Carlo Ancelotti. Uniknya, Don Carletto pernah menjadi pelatih The Blues di masa silam. Perjumpaan dua tim unggulan yang penasaran terjadi dalam laga Manchester City versus Atletico Madrid. City di bawah Pep Guardiola maupun Atletico di bawah Diego Simeone pernah mencicipi partai puncak Liga Champions, tapi selalu gagal juara. Pep belum pernah lagi merasakan trofi juara Eropa setelah meninggalkan Barcelona, lantas menangani Bayern Muenchen dan City. 

Dua pertandingan 8 besar lainnya mempertemukan sepasang tim langganan juara melawan tim-tim kuda hitam. Bayern Muenchen vs Villareal dan Liverpool vs Benfica. UEFA juga telah membuat bagan pertandingan 8 besar hingga final. Laga pamungkas impian memungkinkan Liverpool/Muenchen bertemu dengan Real Madrid/ManCity.



Jumat, 30 Juli 2021

Jepang Sempurna, Spanyol dan Brasil Lolos ke 8 Besar

Cabang sepak bola Olimpiade Tokyo 2020 telah merampungkan fase grup. Delapan tim lolos ke perempat final dan delapan tim lainnya mesti kembali ke negara masing-masing. Tuan rumah Jepang secara meyakinkan menjadi juara Grup A dengan meraih tiga kemenangan atas Prancis, Afrika Selatan, dan Meksiko. Korea Selatan menjadi juara Grup B dengan dua kali kemenangan. Spanyol dan Brasil yang pernah meraih medali emas Olimpiade menjadi juara Grup C dan D. Kejutan terjadi ketika Prancis, Argentina, dan Jerman kandas di babak penyisihan.


Jepang bertemu Selandia Baru, sedangkan Spanyol ditantang oleh Pantai Gading. Korsel berjumpa dengan Meksiko, sementara itu Brasil bakal melawan Mesir. Sebagai tuan rumah tampaknya Jepang berpotensi besar untuk lolos ke final dan meraih medali emas Olimpiade perdananya.


Minggu, 04 Juli 2021

Italia vs Spanyol dan Denmark vs Inggris di Semifinal Euro 2020

Tinggal tersisa empat tim yang berpeluang menjadi juara Euro 2020 yang pelaksanannya tertunda selama satu tahun gara-gara pandemi covid-19. Italia menang 2-1 atas Belgia. Spanyol menyingkirkan Swiss lewat adu penalti 3-1 setelah bermain 1-1 dalam waktu normal plus perpanjangan waktu. 

Denmark unggul 2-1 atas Republik Ceska. Inggris menang telah 4-0 menghadapi Ukraina.

Satu persamaan dari keempat tim yang menang dalam perempat final adalah warna kostum mereka putih. Italia, Spanyol, dan Denmark mengenakan kostum kedua mereka, sedangkan Inggris memakai kostum utama.

Minggu, 19 Maret 2017

Final Kepagian di Perempat Final Liga Champion

Bayern Muenchen menghadapi Real Madrid, lalu Juventus berjumpa dengan Barcelona. Kedua laga perempat final tersebut sebenarnya layak menjadi salah satu partai puncak Liga Champion 2016/17. Keempat tim adalah unggulan teratas untuk menjadi kampiun kejuaraan antarklub tertinggi di Eropa, namun hasil undian mempertemukan mereka di babak 8 besar. Madrid dan Muenchen merupakan pengoleksi trofi Piala/Liga Champion terbanyak sepanjang sejarah yang konsisten tampil. Sebenarnya masih ada AC Milan yang sudah tiga musim absen dari Eropa, meski memiliki tujuh piala dan hanya kalah dari Madrid dengan 11 gelar kampiun.  Muenchen sendiri sudah lima kali menjuarai Piala/Liga Champion Eropa. Perjumpaan FC Bayern dan El Real akan menjadi ajang reuni bagi kedua pelatih, Carlo Ancelotti dan Zinedine Zidane. Don Carletto adalah mantan pelatih Los Blancos selama dua musim (2013-2015) dan Zizou pernah menjadi asistennya ketika merebut trofi Liga Champion 2013/14, yang merupakan gelar ke-10 sepanjang histori klub. Zizou telah menyamai prestasi mentornya kala membawa Madrid menjadi kampiun Liga Champion musim lalu. Bukan hanya pelatih, di antara pemain pun ada yang akan kembali ke mantan klubnya. Xabi Alonso di kubu Die Roten adalah mantan pemain Los Blancos, sementara Toni Kroos sebaliknya. Bukan hal yang mudah untuk membuat prediksi siapa yang bakal memenangi laga final kepagian tersebut.

Laga perempat final lainnya mempertemukan tim-tim kuda hitam, Atletico Madrid vs Leicester City dan Borussia Dortmund vs AS Monaco. Lolosnya Leicester dan Monaco ke babak 8 besar menjadi kejutan tersendiri. Juara Liga Inggris 2015/16 sedang terpuruk di dalam negeri, kalah 1-2 dari Sevilla di laga pertama 16 besar, dan telah memecat Claudio Ranieri sebagai pelatihnya. Namun, Craig Shakespeare sebagai pelatih pengganti hingga akhir musim justru mampu membawa timnya membalikkan keadaan. Leicester menang 2-0 atas Sevilla, juara Liga Europa tiga tahun terakhir, di laga kandangnya dan membuat rekor baru bagi klub. Sementara itu, Monaco juga berhasil menciptakan come back hebat melawan Manchester  City. Takluk 3-5 di laga pertama, Radamel Falcao dkk berhasil unggul 3-1 atas Sergio Aguero dkk di laga kedua. Monaco lolos dengan keunggulan gol tandang.

Sabtu, 02 Juli 2016

Kemenangan Tim Merah di 8 Besar Piala Eropa 2016

Dalam dua laga perempat final Piala Eropa 2016 yang telah berlangsung, Portugal dan Wales masing-masing berhasil menundukkan Polandia dan Belgia. Kedua tim yang warna seragam utamanya berwarna merah tersebut bakal berjumpa di semifinal. Portugal menyingkirkan Polandia lewat adu penalti dengan skor 5-3, setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit plus masa ekstra 2x15 menit. Robert Lewandowski lebih dahulu membuat gol untuk Polandia, namun gol Renato Sanches membawa Portugal mengimbangi lawannya. Renato mencatat rekor sebagai pemain termuda yang menjadi starter bagi Selecao di turnamen besar (melampaui rekor Cristiano Ronaldo) dan pencetak gol termuda di fase gugur Piala Eropa. Pemuda 18 tahun berambut gimbal itu mampu diandalkan pelatih Fernando Santos selagi para pemain senior seperti Ronaldo dan Nani kurang bersinar di perempat final. Membawa timnya hingga semifinal, Renato pun berpeluang menjadi pemain muda terbaik Euro 2016.

Renato Sanches, bintang muda andalan Portugal di Euro 2016.
Sementara pada perempat final selanjutnya, Wales mampu membuat Belgia bertekuk lutut. Radja Nainggolan lebih dulu membawa tim asuhan Marc Wilmots unggul, tapi tim asuhan Chris Coleman sukses membalikkan keadaan lewat gol Ashley Williams, Hal Robson-Kanu, dan Sam Vokes. Yang menarik, gol ketiga dibuat oleh Vokes yang turun sebagai pengganti Robson-Kanu, sang pencetak gol kedua. Kemenangan Wales 3-1 atas Belgia menjadi kejutan tersendiri, mengingat status The Dragons sebagai tim debutan, sedangkan De Rode Duivels merupakan tim nomor satu Eropa dalam peringkat FIFA dan UEFA sebelum turnamen berlangsung. Jika melihat materi pemainnya, di atas kertas Eden Hazard dkk pun lebih baik ketimbang Gareth Bale dkk. Pada babak 16 besar, hasil yang diraih Belgia juga lebih meyakinkan daripada Wales. Tapi kostum kedua yang untuk ketiga kalinya dikenakan Eden Hazard dkk tak lagi membawa keberuntungan sebagaimana dua pertandingan sebelumnya. Justru Wales yang tampil dengan seragam merah-putih yang berjaya dan lolos ke empat besar Piala Eropa 2016. Sebuah rekor membanggakan bagi sebuah tim debutan.


Hal Robson-Kanu merayakan gol indahnya ke gawang  Belgia.