Kamis, 19 April 2018

Materi Timnas Indonesia di PSSI Anniversary Cup 2018


Dalam rangka peringatan ulang tahun PSSI ke-88 yang jatuh pada 19 April sekaligus persiapan menuju Asian Games 2018 pada Agustus mendatang, PSSI menyelenggarakan turnamen PSSI Anniversary Cup 2018. Turnamen tersebut berlangsung pada 27 April - 3 Mei 2018 serta diikuti oleh Indonesia, Bahrain, Korea Utara, dan Uzbekistan. 

Daftar nama pemain yang dipanggil Luis Milla telah dirilis. Terdapat tiga pemain senior untuk memperkuat timnas U-23, yaitu Andritany Ardhiyasa, Illija Spasojevic, dan Lerby Eliandri. Keberadaan Lerby menjadi kejutan tersendiri karena dia berposisi sama dengan Spaso, sedangkan selama ini Luis Milla biasa memanggil pemain senior pada posisi yang berbeda. Satu nama baru adalah Firza Andika, bek kiri PSMS. Pelatih asal Spanyol itu masih mencari komposisi terbaik anak asuhnya, termasuk mencoba sejumlah pemain senior dalam kesempatan berbeda.

Selamat ulang tahun ke-88 untuk PSSI! Semoga akhirnya bisa mengharumkan nama Indonesia dan memberi kegembiraan bagi bangsa karena prestasinya.

MU Mantapkan Posisi Kedua

Asa menjadi juara Premier League 2017/18 telah pupus akhir pekan lalu ketika Manchester United secara mengejutkan kalah 0-1 dari West Bromwich Albion di Old Trafford, sedangkan Manchester City menang 3-1 atas Tottenham Hotspur di Wembley. Anak asuh Pep Guardiola memastikan diri menjadi kampiun musim ini dan mustahil dikejar lagi oleh anak asuh Jose Mourinho. Posisi terbaik bagi United di Liga Primer musim ini adalah peringkat kedua yang masih belum aman sepenuhnya karena masih ada Liverpool yang masih bisa menyusul.

Namun, pada pekan ke-34 MU mampu mencuri poin penuh dalam laga tandangnya menghadapi Bournemouth. David De Gea dkk menang 2-0 atas tim tuan rumah dalam laga yang berlangsung Rabu (18/4/2018) waktu setempat. Chris Smalling dan Romelu Lukaku mencetak gol bagi Setan Merah. Tim besutan Mourinho memantapkan diri di posisi kedua dengan mengoleksi poin 74 dan unggul empat angka di atas The Reds.   

The Red Devils masih memiliki satu peluang terakhir meraih trofi musim ini di ajang Piala FA. United akan bersua dengan Tottenham Hotspur pada semifinal yang akan berlangsung Sabtu (22/4) mendatang di Wembley. Semifinal lainnya mempertemukan Chelsea dan Southampton. 

Rabu, 18 April 2018

Tidak Boleh Kehilangan Kontrol

"Anda tidak boleh kehilangan kontrol, khususnya ketika harus berurusan dengan 30 pesepak bola profesional yang notabene adalah para jutawan."
(Sir Alex Ferguson - Mantan Manajer Manchester United)

Jumat, 13 April 2018

Madrid Ketemu Muenchen Lagi


Real Madrid ternyata mesti menghadapi lawan berat lagi di semifnal UEFA Champions League 2017/18 setelah lolos dari hadangan Juventus di perempat final. Los Blancos berdasarkan hasil undian dipertemukan dengan Bayern Muenchen, salah satu klub terbaik Eropa dan penguasa Bundesliga sepanjang masa. Istilah "final kepagian" pun mengemuka kembali menyambut pertemuan jagoan Spanyol dan jawara Jerman tersebut. El Real adalah pemegang rekor terbanyak juara Piala/Liga Champion dengan raihan 12 trofi, sedangkan Muenchen mengoleksi lima gelar Piala/Liga Champion. Pelatih kedua tim sama-sama pernah dua kali membawa timnya juara Liga Champion. Zinedine Zidane mewujudkannya bersama Madrid dalam dua musim terakhir. Jupp Heynckes menjadi juara Eropa bersama Los Blancos dan Die Roten.

Sementara itu, Liverpool vs AS Roma merupakan pertandingan semifinal lainnya. Perjumpaan kedua tim kuda hitam dengan kostum berwarna merah di empat besar merupakan kejutan tersendiri. Di 16 besar lalu keduanya menyisihkan Manchester City dan Barcelona yang lebih diunggulkan. The Reds memiliki lima trofi Piala/Liga Champion, sedangkan I Giallorossi belum pernah sekali pun meraihnya. Roma menjadi satu-satunya tim semifinalis musim ini yang berusaha mendapatkan trofi pertama di Eropa.

Kamis, 12 April 2018

Madrid Lolos dari Hadangan Juventus

Juventus nyaris mampu mengulangi apa yang dilakukan AS Roma, klub Liga Italia lainnya, yang secara mengejutkan mampu menyingkirkan Barcelona sehari sebelumnya. Tim besutan Massimiliano Allegri telah memimpin 3-0 atas Real Madrid, yang membuat posisi kedua tim sama kuat secara agregat (3-3), hingga terjadilah sebuah insiden di menit ke-90+3. Wasit Michael Oliver langsung menunjuk titik penalti setelah Lucas Vasquez terlihat dijatuhkan oleh Medhi Benatia di muka gawang Juventus. Gianluigi Buffon dan para pemain La Vecchia Signora langsung melancarkan protes keras kepada sang wasit. Bahkan Buffon diganjar kartu merah karena dianggap berlebihan dalam bersikap.

Cristiano Ronaldo mengambil tendangan penalti dan menaklukkan kiper pengganti Juventus. Tim besutan Zinedine Zidane akhirnya takluk 1-3, tapi mereka berhak lolos dengan agregat 4-3. Sebelum terjadinya insiden di ujung laga, Juventus yang pekan lalu kalah 0-3 di kandang mampu menunjukkan wajah yang sangat berbeda. Mario Mandzukic sudah membobol gawang Keylor Navas di menit ke-2 dan membuat gol kedua di menit ke-37. Blaise Matuidi mencetak gol ketiga tim tamu pada menit ke-60. Kedua tim terus berlari, silih berganti saling menyerang. Semangat Juventini pasti begitu membara, sedangkan Madridista jelas waswas, hingga akhirnya gol tunggal Ronaldo membuat El Real lolos dari hadangan jawara Serie A sepanjang masa.  

Rabu, 11 April 2018

Kejutan Roma Singkirkan Barca

Kejutan-kejutan yang terjadi dalam sepak bola memang kerap tak terbayangkan bisa terjadi. Hal itulah yang membuat sepak bola senantiasa menarik untuk diikuti. Ketika Barcelona mengalahkan AS Roma dengan skor telak 4-1 sepekan lalu, bisa jadi hampir semua orang menjagokan Lionel Messi dkk bakal melenggang ke semifinal dengan mudahnya. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. I Giallorossi melakukan comeback luar biasa dengan menundukkan La Blaugrana 3-0 di Stadion Olimpico Roma pada Selasa (10/4/2018) waktu setempat. Uniknya, semua pencetak gol Roma adalah pemain yang sama dalam dua pertandingan, yaitu Edin Dzeko, Danielle De Rossi, dan Kostas Manolas. Hanya bedanya, jika De Rossi dan Manolas membuat gol ke gawang sendiri pada laga di Barcelona, maka mereka membobol gawang lawan di depan publik sendiri. Kedua pemain tersebut membayar tuntas kesalahan yang mereka lakukan sebelumnya.

Sementara itu, Manchester City gagal bangkit ketika menjamu Liverpool. Kendati sempat unggul 1-0 lewat gol Gabriel Jesus, anak asuh Pep Guardiola akhirnya kalah lagi ketika Mohamed Salah dan Roberto Firmino kembali menaklukkan Ederson. The Citizens pun kalah 1-2 dan tersisih di babak perempat final dengan skor agregat 1-5. Anak asuh Juergen Klopp pun berhak menjadi wakil Liga Inggris di semifinal UEFA Champions League 2017/18. Tidak mustahil The Reds akan kembali mengulangi prestasi Steven Gerrard dkk ketika ditangani oleh Rafael Benitez.

Kedua tim yang menang pada pertemuan pertama memang mengalami nasib yang berbeda dalam laga kedua. Kendati demikian, ternyata ada benang merah lain yang menghubungkan dua pertandingan yang berlangsung di waktu bersamaan tersebut. Tim yang menggunakan kostum berwarna merah (AS Roma dan Liverpool) sama-sama menaklukkan tim dengan jersey biru muda (Manchester City dan Barcelona). Selain itu, ada empat pemain yang selalu mencetak gol dalam dua kali laga perempat final, yaitu Dzeko, De Rossi, dan Manolas (Roma), plus Mo Salah (Liverpool).