Tampilkan postingan dengan label manchester city. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manchester city. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Januari 2023

Manchester United Kandaskan Manchester City

Para penggemar Manchester United bisa melanjutkan kegembiraannya. Tim kesayangannya mampu menang 2-1 atas Manchester City, tim sekotanya yang beberapa tahun terakhir lebih berjaya di tanah Inggris. Babak pertama derbi Manchester jilid kedua musim ini berakhir tanpa gol. Kendati lebih dulu tertinggal 0-1 lewat gol Jack Grealish di menit ke-60, tapi anak asuh Erik ten Hag mampu bangkit untuk meraih kemenangan dengan gol Bruno Fernandes dan Marcus Rashford.

Musim ini MU telah meraih 21 kemenangan di semua ajang ketika musim 2022/23 baru separuh jalan, sedangkan musim 2021/22 lalu hanya bisa 20 kali menang sepanjang musim. Setelah Piala Dunia 2022 berakhir Setan Merah selalu meraih kemenangan di Liga Primer, Piala FA, dan Piala Liga 2022/23. Rashford tidak pernah absen selalu menyumbang gol, baik sebagai pemain inti maupun pemain pengganti.

Rabu, 27 April 2022

City Tundukkan Madrid 4-3

Tujuh gol tercipta dalam semifinal pertama UEFA Champions League 2021/22 antara Manchester City melawan Real Madrid yang berlangsung pada Selasa (26/4/22) malam waktu setempat di Stadion City of Manchester. Tim tuan rumah unggul cepat lewat gol Kevin de Bruyne (2') dan Gabriel Jesus (11'). Karim Benzema menipiskan skor menjadi 2-1 pada menit ke-33. Gol Phil Foden (53') dan Vinicius Junior (55') yang hanya berjarak dua menit membuat City masih unggul 3-2. Bernardo Silva menjebol gawang Thibaut Courtois untuk keempat kalinya pada menit ke-74. Benzema akhirnya mencetak gol keduanya di Manchester melalui tendangan penalti pada menit ke-82. Skor akhir 4-3 untuk kemenangan City.

Kemenangan dengan selisih satu gol membuat peluang kedua tim untuk lolos ke final masih cukup berimbang. Tim besutan Carlo Ancelotti masih bisa membalikkan keadaan dalam semifinal kedua di Madrid pekan depan. Namun, Pep Guardiola boleh tersenyum mengingat musim ini Los Blancos sempat kalah 0-4 dari Barcelona di La Liga dan kalah 2-3 (lewat perpanjangan waktu) dari Chelsea di 8 besar Liga Champions. Tidak mustahil dia membawa anak asuhnya mengikuti jejak kedua tim tersebut. El Real kemungkinan sudah memastikan diri menjadi juara La Liga ketika menjamu The Citizens pekan depan. Sementara itu, City terus dibayangi ketat oleh Liverpool dalam perebutan trofi Premier League 2021/22 yang bisa jadi berlangsung hingga pekan pamungkas.

Dengan sepasang golnya ke gawang Ederson, Karim Benzema mengukir sejumlah rekor baru. Striker Prancis itu sudah mencetak 14 gol di UCL dan total sudah membuat 41 gol di semua ajang musim ini. Benzema kini menjadi striker tersubur di Eropa.

Minggu, 30 Mei 2021

Chelsea Juara Liga Champions 2020/21

Ambisi Josep "Pep" Guardiola untuk kembali merajai Eropa mesti tertunda. Mampu membawa Manchester City ke final UEFA Champions League untuk kali pertama dengan menyisihkan Real Madrid, tapi lantas kalah 0-1 dari Chelsea yang ditangani Thomas Tuchel dalam final di Porto Portugal yang berlangsung Minggu (31/5/21) dinihari WIB. 

Rabu, 05 Mei 2021

Riyad Mahrez Bawa City ke Final UCL

Riyad Mahrez menjadi pahlawan kemenangan Manchester City di semifinal Liga Champions 2021/21. Setelah menyumbang satu gol ketika timnya menang 2-1 atas PSG pekan lalu, Mahrez memborong sepasang gol City ke gawang Keylor Navas dalam semifinal kedua. The Citizen menang 2-0 atas Les Parisiens dan melaju ke laga puncak Liga Champions untuk pertama kalinya. Pep Guardiola untuk ketiga kalinya membawa anak asuhnya ke final UCL setelah dahulu bersama Barcelona dan selalu berbuah juara.

Kamis, 29 April 2021

PSG Tumbang di Kandang

PSG mengalami kekalahan 1-2 dari Manchester City dalam semifinal pertama Liga Champions 2020/21 yang berlangsung Rabu (28/4/21) malam waktu setempat. Marquinhos sempat membuat tuan rumah unggul 1-0 di babak pertama. Gol Kevin de Bruyne dan Riyad Mahrez di babak kedua membuat PSG akhirnya tumbang di kandang. Pep Guardiola memainkan formasi unik tanpa striker murni. Kevin bermain sebagai ujung tombak didampingi Mahrez dan Phil Foden dalam formasi 4-3-3. Para penyerang andalan seperti Raheem Sterling, Gabriel Jesus, dan Sergio Aguero hanya berada di bangku cadangan. City sendiri beberapa hari lalu sudah memastikan satu gelar musim ini berupa Piala Liga dengan menang 1-0 atas Tottenham Hotspur. Tim besutan Pep juga hampir pasti menjadi juara Liga Inggris 2020/21.

Senin, 08 Maret 2021

City Takluk 0-2 dari United

Manchester City dikalahkan Manchester United 0-2 dalam laga pekan ke-28 Premier League 2020/21 yang berlangsung Minggu (7/3/21) malam waktu setempat. Kali ini tidak ada siaran langsungnya di NET TV. Bruno Fernandes mencetak gol pertama United pada menit ke-2 lewat tendangan penalti setelah Anthony Martial dijatuhkan Gabriel Jesus di kotak penalti. Luke Shaw membuat gol di menit ke-50 yang memantapkan kemenangan tim tamu di Stadion Etihad. 

Kendati kalah di kandang, tim besutan Pep Guardiola masih memimpin klasemen dengan poin 65, berselisih angka 11 dengan anak asuh Ole Gunnar Soksjaer yang mengumpulkan poin 54. Namun, setidaknya United mampu menghentikan rekor tak terkalahkan City dan memperpanjang rekor Red Devils yang tak terkalahkan dalam laga tandang. Hal itu juga mestinya bisa membuat Harry Maguire dkk tampil lebih percaya diri dalam 10 pertandingan Liga Inggris yang tersisa musim ini. Semoga cedera yang menimpa David de Gea, Paul Pogba, dan Marcus Rashford tidak terlalu menurunkan kualitas United.



Minggu, 13 Desember 2020

Madrid Menang dan MU Seri dalam Derbi

Sepasang pertandingan derbi terjadi di Madrid dan Manchester pada Sabtu pekan kedua Desember 2020. Real Madrid mampu menang 2-0 atas Atletico Madrid, sedangkan Manchester United bermain imbang tanpa gol menghadapi Manchester City.

Rabu, 11 April 2018

Kejutan Roma Singkirkan Barca

Kejutan-kejutan yang terjadi dalam sepak bola memang kerap tak terbayangkan bisa terjadi. Hal itulah yang membuat sepak bola senantiasa menarik untuk diikuti. Ketika Barcelona mengalahkan AS Roma dengan skor telak 4-1 sepekan lalu, bisa jadi hampir semua orang menjagokan Lionel Messi dkk bakal melenggang ke semifinal dengan mudahnya. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. I Giallorossi melakukan comeback luar biasa dengan menundukkan La Blaugrana 3-0 di Stadion Olimpico Roma pada Selasa (10/4/2018) waktu setempat. Uniknya, semua pencetak gol Roma adalah pemain yang sama dalam dua pertandingan, yaitu Edin Dzeko, Danielle De Rossi, dan Kostas Manolas. Hanya bedanya, jika De Rossi dan Manolas membuat gol ke gawang sendiri pada laga di Barcelona, maka mereka membobol gawang lawan di depan publik sendiri. Kedua pemain tersebut membayar tuntas kesalahan yang mereka lakukan sebelumnya.

Sementara itu, Manchester City gagal bangkit ketika menjamu Liverpool. Kendati sempat unggul 1-0 lewat gol Gabriel Jesus, anak asuh Pep Guardiola akhirnya kalah lagi ketika Mohamed Salah dan Roberto Firmino kembali menaklukkan Ederson. The Citizens pun kalah 1-2 dan tersisih di babak perempat final dengan skor agregat 1-5. Anak asuh Juergen Klopp pun berhak menjadi wakil Liga Inggris di semifinal UEFA Champions League 2017/18. Tidak mustahil The Reds akan kembali mengulangi prestasi Steven Gerrard dkk ketika ditangani oleh Rafael Benitez.

Kedua tim yang menang pada pertemuan pertama memang mengalami nasib yang berbeda dalam laga kedua. Kendati demikian, ternyata ada benang merah lain yang menghubungkan dua pertandingan yang berlangsung di waktu bersamaan tersebut. Tim yang menggunakan kostum berwarna merah (AS Roma dan Liverpool) sama-sama menaklukkan tim dengan jersey biru muda (Manchester City dan Barcelona). Selain itu, ada empat pemain yang selalu mencetak gol dalam dua kali laga perempat final, yaitu Dzeko, De Rossi, dan Manolas (Roma), plus Mo Salah (Liverpool).

Senin, 09 April 2018

Gol Pogba Tunda CIty Jadi Juara

Paul Pogba bermain cemerlang dan mencetak dua gol ketika Manchester United menang 3-2 atas Manchester City dalam derbi yang berlangsung Sabtu (7/4/2018) di Etihad Stadium. The Citizens sudah berada di atas angin dan bersiap-siap merayakan gelar juara Premier League 2017/18 ketika pada babak pertama sudah unggul 2-0 atas tim sekotanya lewat gol Vincent Kompany (25') dan Ilkay Gundogan (30').

Di babak kedua anak asuh Jose Mourinho mampu bangkit. Memanfaatkan umpan Ander Hererra, Pogba berhasil membobol gawang Ederson di menit ke-53. Dua menit kemudian gelandang bernomor 6 itu kembali menaklukkan kiper City lewat sundulannya. Chris Smalling menjadi penentu kemenangan Setan Merah melalui sundulan kepala hasil umpan Alexis Sanchez di menit ke-69.

Sekiranya mampu mengalahkan United, anak asuh Pep Guardiola sebenarnya bisa memastikan diri menjadi kampiun Liga Primer musim ini karena tim sekotanya tak mungkin lagi mengejar koleksi poin Manchester Biru. Ternyata Manchester Merah berhasil menang dalam derbi Manchester, sehingga kepastian menjadi juara Inggris pun tertunda. Selanjutnya, Guardiola mesti habis-habisan memotivasi para pemainnya agar mampu membalikkan keadaan setelah takluk 0-3 dari Liverpool di laga pertama perempat final Liga Champion 2017/18. Untuk bisa lolos ke semifinal, The Citizens setidaknya kudu menang 4-0 atas The Reds. Juergen Klopp tentu tak akan membiarkan para pemainnya dibantai Sergio Agureo dkkk di Etihad Stadium.

Kamis, 05 April 2018

Barca dan Liverpool Menang di Kandang

Hasil serupa terjadi di hari kedua laga pertama perempat final Liga Champion 2017/18 yang berlangsung Rabu (4/4/2018) waktu setempat. Dua tim tuan rumah mengalahkan tamu-tamunya. Barcelona menang 4-1 atas AS Roma. Liverpool menundukkan Manchester City dengan skor telak 3-0. Sebuah anomali terjadi dalam pertandingan yang dimainkan di Nou Camp karena hanya dua pemain Barca (Gerard Pique dan Luis Suarez) yang membuat gol, sedangkan ada tiga pemain Roma (Danielle De Rossi, Kostas Manolas, dan Edin Dzeko) yang melakukan hal yang sama. Sayangnya, De Rossi dan Manolas membobol gawang timnya sendiri. The Reds tiga kali menjebol gawang The Citizens lewat gol Mohamed Salah, Alex Oxlade-Chamberlain, dan Sadio Mane. Kabar buruk bagi Liverpool karena Salah mengalami cedera dan harus diganti di tengah pertandingan.

Ada beberapa hal yang menjadi benang merah dalam kedua pertandingan tersebut. Tim yang menang memiliki kiper dari Jerman : Marc Andre Ter-Stegen (Barcelona) dan Loris Karius (Liverpool), sedangkan tim yang kalah kipernya asal Brasil : Allison Becker (Roma) dan Ederson Moraes (City). Pelatih Barca dan Roma maupun Liverpool dan City ternyata memiliki huruf pertama yang sama dari nama depannya. Mereka yang lebih tua berhasil mengalahkan yang lebih muda. Ernesto Valverde (54) menang atas Eusebio Di Francesco (48), Juergen Klopp (50) menundukkan Josep "Pep" Guardiola (47).

Jumat, 16 Maret 2018

Juventus vs Real Madrid di 8 Besar UCL 17/18


Pengundian perempat final Liga Champion Eropa 2017/18 telah dilangsungkan pada Jumat (16/3/2018). Laga final UCL musim lalu terulang di 8 besar musim ini dalam pertandingan Juventus vs Real Madrid. Dua wakil Inggris yang tersisa akan saling berhadapan antara Liverpool dan Manchester City. Tim kejutan Sevilla mesti bertemu dengan tim raksasa Jerman, Bayern Muenchen. Sedangkan Barcelona akan ditantang oleh AS Roma.

Kamis, 15 Februari 2018

Pesta Gol City dan Liverpool di 16 Besar UCL

Manchester City dan Liverpool meraih kemenangan dalam laga pertama babak 16 besar Liga Champion 2017/18. Kendati bermain tandang, City dan Liverpool mampu meraih poin penuh dan bahkan berpesta gol ke gawang tim tuan rumah. Anak asuh Pep Guardiola membuat FC Basel takluk 0-4 dalam pertandingan yang berlangsung Selasa (13/2/2018) waktu setempat. Ilkay Gundogan mencetak dua gol, sementara Bernardo Silva dan Sergio Aguero masing-masing membuat satu gol.


Liverpool memaksa FC Porto bertekuk lutut 0-5 dalam pertandingan yang dimainkan Rabu (14/2). Sadio Mane bermain cemerlang dengan mencetak hattrick. Gol lainnya diciptakan Roberto Firmino dan Mohamed Salah. Anak asuh Juergen Klopp membuktikan kegarangannya membobol gawang lawan. Kemenangan telak The Citizens dan The Reds di laga tandang membuat kedua wakil Liga Inggris itu sudah hampir pasti melaju ke perempat final UEFA Champions League (UCL) musim ini.

Sementara itu, Tottenham Hotspur mampu menahan imbang Juventus 2-2 dalam pertadingan yang berlansung Selasa (13/2). Juventus lebih dulu unggul 2-0 lewat gol yang diborong Gonzalo Higuain, tapi Spurs mampu menyamakan kedudukan lewat gol Harry Kane dan Christian Eriksen.


Kamis, 02 November 2017

Nilai Sempurna Duo Manchester dan PSG

Manchester United, PSG, dan Manchester City menjadi peserta Liga Champion Eropa 2017/18 yang senantiasa meraih kemenangan dalam empat laga fase grup yang telah dijalani. Poin 12 dikumpulkan oleh ketiga tim sekaligus memuncaki klasemen grup masing-masing : United (A), PSG (B), dan City (F). Di grup lain terdapat dua kelompok pemimpin klasemen yang mengoleksi poin sama. Barcelona (D), Besiktas (G), dan Tottenham Hotspur (H) memiliki poin 10 dari hasil tiga kali menang dan sekali seri. AS Roma (C) dan Liverpool (E) memiliki poin 8 dari hasil dua kali menang dan dua kali seri.

Manchester United menang 2-0 atas Benfica di Old Trafford pada Selasa (31/10/2017) waktu setempat. Gol pertama merupakan hasil bunuh diri Mile Svilar, kiper Benfica. Padahal penjaga gawang berusia 18 tahun itu sebelumnya berhasil menggagalkan tendangan penalti Anthony Martial. Gol kedua dicetak oleh Daley Blind lewat titik putih. Ada adegan menarik menjelang penalti kedua ketika Romelu Lukaku bersiap menendang, lalu datang Ander Herrera, tapi akhirnya justru Blind yang membuat eksekusi.

Kejutan besar terjadi di Grup H ketika Spurs menaklukkan Madrid 3-1 di Wembley pada Rabu (1/11). Dua gol Delle Ali dan satu gol Christian Eriksen ke gawang Kiko Casilla membuat tuan rumah lebih dulu unggul 3-0. Satu gol Cristiano Ronaldo sekadar menipiskan kekalahan juara bertahan Liga Champion, meski dia menjadi pencetak gol terbanyak musim ini (6 gol) dan sepanjang masa (111 gol).


Senin, 18 September 2017

Duo Manchester Pimpin Pekan Ke-5 Liga Primer

Manchester City dan Manchester United memimpin klasemen Liga Primer Inggris 2017/18 pekan kelima. Kedua tim kompak meraih empat kemenangan dan sekali seri, belum pernah kalah, mengumpulkan poin 13, dan rekor gol 16-2. City lebih dahulu menghuni puncak klasemen setelah menang 6-0 atas Watford dalam laga tandang yang berlangsung Sabtu (16/9/2017). Sergio Aguero bermain cemerlang dengan mencetak tiga gol. Tak mau kalah dari tim sekotanya, United pun mengalahkan Everton 4-0 pada Minggu (17/9) di Old Trafford. 
Antonio Valencia membuka kemenangan MU atas Everton.
Jose Mourinho melakukan dua perubahan di tim inti dibandingkan pekan keempat lalu. Ashley Young, yang pertengahan pekan lalu bermain sebagai bek kanan di Liga Champion, kembali bermain sejak sepak mula, tapi sebagai bek kiri. Marouane Fellaini menempati posisi Paul Pogba yang absen karena cedera saat bermain di Eropa. Kapten Antonio Valencia membuka kemenangan The Red Devils di menit ke-4. Setelah itu, United kesulitan membobol gawang Jordan Pickford. Wayne Rooney yang kembali ke Old Trafford sebagai pemain tim tamu berkali-kali membuat peluang emas, tapi tak berhasil menaklukkan David de Gea. Pada menit ke-82 Rooney digantikan Kevin Mirallas. Uniknya, para pemain Setan Merah kemudian mampu tiga kali mencetak gol lagi melalui Henrikh Mkhitaryan (83'), Romelu Lukaku (89'), dan Anthony Martial (penallti 90'+). Lukaku berhasil melukai mantan klubnya dan telah mencetak lima gol di Liga Inggris musim ini, sama dengan koleksi Sergio Aguero. Tidak kebobolan dalam laga melawan Everton menjadi rekor tersendiri bagi De Gea yang genap 100 kali clean sheet selama memperkuat MU.
Wayne Rooney gagal membobol mantan klubnya di Old Trafford.
Pertemuan MU dan Everton menjadi kesempatan sejumlah pemain menjalani reuni dengan klub lamanya. Di kubu United ada Fellaini dan Lukaku yang pernah berseragam The Toffees. Sementara itu di Everton terdapat Michael Keane, Morgan Schneiderlin, dan Rooney yang pernah berkostum The Red Devils.

Sabtu, 22 Juli 2017

Lukaku dan Rashford Bobol Gawang City

Ketika tampil dalam dua laga pramusim sebelumnya, Romelu Lukaku dan Marcus Rashford bermain di waktu yang berbeda. Namun, ketika Manchester United bertemu Manchester City dalam International Champions Cup 2017 yang berlangsung Jumat pagi WIB (20/7/2017) kemarin, Jose Mourinho ternyata menurunkan keduanya berbarengan. Hasilnya ternyata positif karena Lukaku dan Rashford berhasil membobol gawang City. Lukaku lebih dulu menaklukkan Ederson di menit ke-37 dan dua menit kemudian giliran Rashford membuat kiper anyar tim sekota bertekuk lutut. Pada laga berikutnya United akan berjumpa lawan berat, Real Madrid (23/7) dan Barcelona (26/7). The Red Devils juga bakal berduel dengan Los Blancos di Piala Super Eropa 2017 menjelang kompetisi resmi musim 2017/18 bergulir nanti.
Akankah duet Lukaku-Rashford bisa berprestasi seperti duet Cole-Yorke?
Penampilan cemerlang Lukaku-Rashford sedikit mengingatkan penggemar Setan Merah pada duet striker andalan di masa silam : Andy Cole dan Dwight Yorke. Kebetulan nomor yang dipakai Lukaku dan Rashford sama dengan seniornya. Rashford dan Cole pemain Inggris, sedangkan Lukaku dan Yorke pemain asing. Duet Cole-Yorke pernah menjadi bagian kejayaan MU pada era Sir Alex Ferguson, termasuk ketika meraih treble winner pada musim 1998/99. Layak belaka kita berharap duet Lukaku-Rashford bisa mengulangi prestasi tersebut di era Jose Mourinho.


 Susunan Pemain MU : 
Man United (4-2-3-1): 1-David De Gea (20-Sergio Romero 46'); 25-Antonio Valencia (24-Tim Fosu-Mensah 77'), 2-Victor Lindelof (3-Eric Bailly 46'), 12-Chris Smalling (4-Phil Jones 46'), 17-Daley Blind (36-Matteo Darmian 46'); 21-Ander Herrera (27-Marouane Fellaini 62'), 6-Paul Pogba; 14-Jesse Lingard (15-Andreas Pereira 78'), 22-Henrikh Mkhitaryan (16-Michael Carrick 62'), 19-Marcus Rashford (11-Anthony Martial 62'); 9-Romelu Lukaku.  

Minggu, 02 Oktober 2016

Betapa Beda Kostum Manchester City dan Zorya Luhansk

Sejumlah kejutan mewarnai pertandingan kedua penyisihan grup Liga Champion 2016/17 yang berlangsung pada tengah pekan terakhir September 2016. Bayern Muenchen takluk 0-1 dari Atletico Madrid, sementara Borussia Dortmund menahan imbang Real Madrid 2-2. Leicester City mengalahkan FC Porto 1-0 dan menjadi salah satu tim yang selalu meraih kemenangan dalam dua laga awal Liga Champion. Barcelona, Atletico Madrid, dan Napoli juga belum kehilangan poin di Eropa, sebagaimana juara Liga Premier Inggris musim lalu. Satu kejutan lagi adalah keberhasilan Glasgow Celtic bermain seri 3-3 dengan Manchester City, sementara tim besutan Pep Guardiola sedang begitu perkasa dengan 10 kemenangan beruntun di semua ajang musim ini. City pun memimpin klasemen Liga Premier dengan enam kemenangan tanpa sekali pun kehilangan poin. 

Namun klub asal Manchester itu menghadirkan kejutan lain berupa kostum seri ketiganya yang begitu mencolok mata. Perpaduan warna jingga dan ungu menjadi sensasi tersendiri dan mengundang banyak komentar dari para pengguna twitter di Eropa. Kebanyakan orang heran dan mencercanya, hampir sama dengan perlakukan orang Indonesia merespons seragam tim olimpiade Indonesia, yang ternyata mendapat pujian dari dunia ketika ditampilkan di Olimpiade Brasil 2016 sekian bulan silam. 
Kostum ketiga Manchester City ini keren atau norak?
Sejak Euro 2016 lalu, perusahaan apparel asal Amerika Serikat yang kondang itu seperti kekurangan ide untuk merancang desain kostum produksinya. Misalnya Portugal, Prancis, dan Inggris yang kostumnya sama persis motifnya, sebatas berbeda warnanya. Ironisnya, pada musim 2016/17 Manchester City memiliki kostum utama yang kembaran dengan ketiga tim nasional itu. Tiada beda pula dengan kostum kedua Paris SG. Mayoritas suporter pun kecewa menyambutnya. Jadi melihat penampilan tim kesayangannya dengan kostum jingga ungu nan kinclong, sudah selayaknya para penggemar klub itu tersenyum bersukacita. Keberanian tim desainer Nike patut dipuji dalam hal ini.

Bagaimana dengan kostum yang dikenakan oleh Zorya Luhansk, tim Ukraiana yang kalah tipis dari Manchester United di Liga Europa? Barangkali sempat terlintas kesan, kita bagaikan melihat Zlatan Ibrahimovic dkk sedang bertanding melawan tim yang terdiri dari para wasit. Kostum Zorya yang berwarna serba-hitam, tanpa nama sponsor di dada, dan tanpa garis warna yang lain jua, mirip sekali dengan kostum wasit zaman dulu. Sangat monoton dan tidak menarik sama sekali.     
Apakah Manchester United bermain menghadapi tim wasit?

Selasa, 30 Agustus 2016

Tiga Tim Bernilai Sama di Pekan Ketiga Liga Primer

Tampaknya memang sungguh beralasan bahwa kompetisi Liga Primer Inggris musim 2016/17 akan menjadi ajang persaingan superketat bagi tiga manajer baru dengan reputasi meyakinkan beserta klub besar yang dibesutnya, yaitu : Jose Mourinho (Manchester United), Pep Guardiola (Manchester City), dan Antonio Conte (Chelsea). Pada pekan ketiga Liga Primer yang berlangsung 27-28 Agustus 2016 lalu, ketiga pemimpin anyar berhasil membawa anak asuhnya meraih kemenangan untuk ketiga kalinya secara beruntun. United menundukkan Hull City 1-0, City menaklukkan West Ham United 3-1, dan Chelsea mengandaskan Burnley 3-0. Ketiga tim mengoleksi nilai sama dari tiga kali kemenangan, namun The Citizens berhak berada di puncak klasemen, lantaran unggul dalam selisih gol (9-3) ketimbang The Blues (7-2) dan The Red Devils (6-1). Posisi di klasemen sementara Liga Primer akan bertahan hingga dua pekan mendatang karena awal September 2016 merupakan waktu untuk jeda internasional, pertandingan resmi antarnegara. Sebuah laga big match sekaligus derby of Manchester akan berlangsung antara United dan City pada pekan keempat mendatang (10/9) di Old Trafford. Duel panas antara Mou dan Pep akan terulang, setelah mereka pernah melakukannya dalam el clasico di Liga Spanyol. United maupun City sama-sama belum pernah kalah dalam tiga laga pertama Liga Inggris.

Selebrasi Rashford seusai mencetak gol ke gawang Hull City, diiringi Rooney dan Ibrahimovic.
Dalam laga tandangnya di Stadion KCOM, United sempat kesulitan membobol gawang Hull City. Zlatan Ibrahimovic yang sudah membuat tiga gol dalam dua laga sebelumnya tak mampu memanfaatkan sejumlah peluang. Beruntunglah Setan Merah masih memiliki Marcus Rashford yang akhirnya mencetak gol tunggal yang menentukan tiga poin ketiga. Rashford yang turun menggantikan Juan Mata sukses memanfaatkan assist dari Wayne Rooney pada menit ke-90+2. Pada penampilan pertamanya musim ini, striker bernomor 19 itu membuat gol perdananya di era kepemimpinan Mourinho. Sebuah rekor baru pun tercatat. Rashford menjadi pencetak gol termuda -dalam usia 18 tahun 300 hari- untuk tim asuhan Mourinho di Premier League. Rekor sebelumnya menjadi milik Arjen Robben (Chelsea) yang berusia 20 tahun 288 hari pada tahun 2004.


Rabu, 27 April 2016

Madrid Tanpa Ronaldo Diimbangi City

Duel antara Vincent Kompany dan Gareth Bale di Etihad Stadium (26/4).(getty images)
Bermain tanpa Cristiano Ronaldo yang belum pulih dari cederanya, Real Madrid hanya meraih hasil imbang 0-0 melawan Manchester City. Semifinal pertama Liga Champion 2015/16 itu berlangsung di Etihad Stadium pada Selasa malam (26/4) waktu Manchester. Ronaldo mengalami cedera otot paha kanan ketika Madrid mengalahkan Villareal 3-0 di La Liga Rabu pekan lalu (20/4).  Ketika Los Blancos menang tipis 3-2 atas Rayo Vallecano pada jornada 35 yang berlangsung Minggu (24/4), CR7 kudu absen. Waktu itu dua gol dicetak Gareth Bale dan satu gol lainnya oleh Lucas Vasquez. 
Ketika Cristiano kembali tidak bermain di Manchester, Lucas yang menggantikan posisinya. Sayang sekali, Karim Benzema tidak dalam kondisi fit dan digantikan oleh Jese Rodriguez di babak kedua semifinal pertama Liga Champion. Bale tidak mampu berbuat banyak tanpa kehadiran CR7 dan Benzema. Sejumlah peluang dibuat anak asuh Zinedine Zidane, tapi sebagian mampu dimentahkan Joe Hart, kiper City yang bermain cemerlang. 
Mengingat El Real pernah kalah 0-2 kala bertandang menghadapi Wolfsburg di perempat final pertama, hasil seri di Etihad Stadium bukanlah hal yang cukup buruk. Apalagi Madrid bertanding tanpa kehadiran mesin gol utamanya. Seluruh pencinta Los Galacticos hanya bisa mengharapkan Cristiano dan Benzema segera pulih dari cederanya, lantas bisa kembali menjadi andalan timnya dan mencetak gol kala menjamu The Citizens pada semifinal kedua Rabu pekan depan (4/5). Eksistensi mereka juga sangat diperlukan untuk menghadapi tiga laga terakhir La Liga yang wajib dimenangkan, tentu sembari berharap Barcelona dan Atletico terpeleset, sehingga CR7 dkk bisa menjuarai Liga Spanyol. 

Benang Merah Kedua Tim
Manchester City maupun Real Madrid sama-sama dikapteni oleh bek bernomor empat, Vincent Kompany dan Sergio Ramos. Kedua tim menurunkan sejumlah pemain Spanyol, Brasil, dan Prancis sepanjang 90 menit laga. Mereka yang berasal dari Spanyol adalah David Silva, Jesus Navas (City), Ramos, Dani Carvajal, Lucas, Jese, dan Isco (Madrid). Para pemain Brasil, yaitu Fernando, Fernandinho (City), Marcelo, dan Casemiro (Madrid). Tiga pemain Prancis yang tampil di Etihad Stadium adalah Bacary Sagna, Gael Clichy (City), dan Benzema (Madrid).
Selain Silva dan Navas yang pernah bermain di liga negaranya sendiri, masih ada beberapa mantan pemain klub Liga Spanyol lainnya di City, di antaranya adalah Nicolas Otamendi dan Sergio Aguero, keduanya pemain Argentina. Sedangkan di kubu Madrid terdapat Luca Modric dan Bale yang pernah menjadi pemain Tottenham Hotspur, klub Liga Inggris. Ronaldo, yang tidak bermain di semifinal, justru pernah menjadi bintang Manchester United, tim sekota The Citizens.

Selasa, 26 April 2016

Serba-Serbi Semifinal Liga Champion 2015/16

Empat Klub dari Tiga Kota M, Final di Milan 
REAL MADRID
Semifinal Liga Champion Eropa 2015/16 akan memanggungkan empat tim dari tiga kota berawalan huruf M (Madrid, Manchester, dan Muenchen) yang berjuang untuk tampil di partai puncak yang berlangsung di kota Milan (yang berawalan huruf M pula) pada 28 Mei 2016. 

Dua wakil Madrid sekaligus Spanyol (Real Madrid dan Atletico Madrid) bakal meladeni tantangan dari wakil Manchester (Manchester City - Inggris) dan Muenchen (Bayern Muenchen - Jerman). Los Blancos lebih dulu bertandang ke Etihad Stadium pada Selasa (26/4), sementara Los Rojiblancos menjamu Die Roten pada Rabu (27/4). Semifinal kedua berlangsung 3-4 Mei 2016. Muenchen menjadi tim yang paling dijagokan meraih piala Si Kuping Besar diikuti Madrid, Atletico, dan City.

Tim Juara vs Calon Juara 
MANCHESTER CITY
Real Madrid dan Bayern Muenchen merupakan tim yang sudah berpengalaman menjadi kampiun Liga Champion, Madrid 10 kali juara dan Muenchen mengoleksi lima trofi. 

Terakhir kali Los Blancos menggapainya pada 2013/14, sementara Die Roten berjaya di musim 2012/13. Kedua tim juga langganan tampil di empat besar. Dalam 10 musim terakhir, El Real lima kali dan Die Bayern enam kali menjadi semifinalis. 

Sementara itu Manchester City dan Atletico Madrid belum pernah menjadi jawara. City bahkan baru pertama kalinya melaju hingga empat besar musim ini. Biasanya Manchester United yang lebih kerap mewakili kota Manchester tampil di babak-babak akhir kompetisi antarklub Eropa dan pernah menjuarainya pula. Atletico dua musim lalu tampil di final, namun ditaklukkan oleh Madrid.   

Nike vs Adidas
Dua merek apparel olah raga paling terkemuka, Nike dan Adidas, berhadapan langsung di semifinal 2015/16. City dan Atletico disponsori Nike, sedangkan Madrid dan Muenchen disponsori Adidas. Dalam satu dekade terakhir, Nike lebih kerap berjaya ketimbang Adidas. Barcelona (2005/06, 2008/09, 2010/11, 2014/15), Manchester United (2007/08), dan Internazionale (2009/10) berkostum Nike. AC Milan (2006/07), Chelsea (2011/12), Bayern Muenchen (2012/13), dan Real Madrid (2013/14) berseragam Adidas. 

Persaingan Pelatih
Semifinal musim ini menjadi duel manajer tim asal Eropa dan Amerika Latin. Zinedine Zidane (Madrid/Prancis) dan Josep Guardiola (Muenchen/Spanyol) adalah pelatih kelahiran Benua Biru, sementara Manuel Pellegrini (City/Cile) dan Diego Simeone (Atletico/Argentina) merupakan para perantau dari Amerika. Zizou berhadapan dengan Pellegrini, Pep beradu strategi dengan Simeone.

Guardiola merupakan satu-satunya pelatih semifinalis musim ini yang pernah membawa timnya memenangi Liga Champion, bahkan dia melakukannya dua kali bersama Barcelona (2008/09 dan 2010/11). Lelaki Spanyol itu pun pernah menjuarai Liga Champion sebagai pemain Barca (1991/92). Pellegrini dan Simeone sebelumnya pernah membawa timnya hingga empat besar. Zidane baru pertama kalinya membawa anak asuhnya tampil di semifinal, bahkan tahun ini adalah debutnya menjadi pelatih tim senior. Tapi lelaki Prancis berdarah Aljazair itu pernah merasakan keberhasilan Madrid di Eropa sebagai pemain (2001/02) dan asisten pelatih (2013/14). 

Dominasi Spanyol
ATLETICO MADRID
Sebagaimana musim lalu, terdapat dua klub Spanyol yang menempati empat besar Liga Champion musim 2015/16. Posisi Madrid tetap, sementara posisi Barca digantikan Atletico -yang menyisihkannya di perempat final- tahun ini. Dua musim silam, tiga klub Negeri Matador bahkan mendominasi semifinal. Dan hebatnya lagi, juara Liga Champion dalam dua musim terakhir adalah tim La Liga : Real Madrid dan Barcelona. 

Dua pelatih klub non-Spanyol, Pellegrini (City) dan Guardiola (Muenchen), merupakan pelatih klub Liga Spanyol beberapa tahun silam. Pellegrini tercatat pernah menangani Villareal (2004-2009), Madrid (2009-2010), dan Malaga (2010-2013). Guardiola berprestasi luar biasa ketika membesut Barcelona (2008-2012). 

Seluruh semifinalis pun memiliki pemain Spanyol, tidak terbatas pada Madrid dan Atletico. Los Blancos antara lain mengandalkan Sergio Ramos, Dani Carvajal, Isco, Lucas Vasquez, Isco, dan Jese. Los Rojiblancos kerap memainkan Juanfran, Koke, Gabi, dan Fernando Torres. The Citizens diperkuat oleh David Silva dan Jesus Navas. Die Roten memiliki Juan Bernat, Thiago Alcantara, Xabi Alonso, dan Javi Martinez.

Pemain Prancis dan Brasil

BAYERN MUENCHEN
Selain diperkuat pemain Spanyol, seluruh tim empat besar juga memiliki pemain Brasil dan Prancis. Sebagian besar dari mereka menjadi pemain inti di tim masing-masing.

Mereka yang berasal dari Brasil, yaitu : Fernando dan Fernandinho (City), Marcelo, Danilo, dan Casemiro (Madrid), Filipe Luis (Atletico), Rafinha dan Douglas Costa (Muenchen). 

Para pemain Prancis yang tampil di semifinal adalah Bacary Sagna, Gael Clichy, Ellaquim Mangala (City), Raphael Varane dan Karim Benzema (Madrid), Antoine Griezmann (Atletico), Franck Ribery dan Kingsley Coman (Muenchen).  

# Data dan foto dari beragam sumber.

Senin, 21 Maret 2016

Rashford Pahlawan Kemenangan MU dalam Derbi

Marcus Rashford merayakan gol tunggalnya ke gawang Manchester City. (manutd.com)


Keceriaan akhirnya bersemi lagi di wajah para pencinta Manchester United di segenap penjuru buana. Tim kesayangannya berhasil kembali meraih kemenangan dan lawan yang ditaklukkan pun Manchester City, sang tetangga berisik di hadapan para pendukungnya yang memadati Etihad Stadium. Derbi Manchester yang merupakan laga ke-30 Liga Premier Inggris 2015/16 bagi kedua tim berlangsung Minggu malam (20/3). Sebelum pertandingan, tuan rumah lebih diunggulkan karena berada di peringkat yang lebih tinggi di klasemen sementara EPL dan baru pertama kalinya lolos ke perempat final Liga Champion. Sementara itu United justru menjalani empat laga terakhirnya tanpa kemenangan, yaitu dua kali kalah dan dua kali seri. Tim besutan Louis van Gaal turun peringkat di EPL setelah kalah dari West Bromwich Albion (5/3) , disisihkan Liverpool di 16 besar Liga Europa dengan agregat 1-3  (10/3 dan 17/3), dan langkahnya tertahan di 8 besar di Piala FA setelah bermain imbang dengan West Ham United (13/3). Namun ternyata dewi fortuna sedang menyertai langkah Setan Merah. Marcus Rashford menjadi pencetak gol tunggal MU di menit ke-16. Penyerang bernomor 39 itu mencetak rekor baru sebagai pemain termuda yang mencetak gol dalam derbi Manchester dalam usia 18 tahun 141 hari. Sebuah fakta yang membanggakan, Rashford merupakan pemain muda asli Inggris hasil pembinaan akademi Manchester United sendiri.
Hasil laga ke-30 tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Liga Inggris, namun City kini hanya unggul satu angka dari United. Persaingan merebut tiket ketiga dan keempat Liga Champion musim depan pun masih akan berlangsung seru antara Arsenal (55), City (51), West Ham (50), dan United (50). Empat tim tersebut masih memiliki delapan pertandingan hingga akhir musim. Sementara untuk menjadi kampiun EPL hanya tinggal diperebutkan oleh Leicester City (66) dan Tottenham Hotspur (61) yang telah melewati 31 laga serta menyisakan tujuh pertandingan.
Sebagai klub asal Inggris, United memasang empat pemain lokal dalam tim inti, yaitu Chris Smalling, Michael Carrick, Jesse Lingard, dan Marcus Rashford. City hanya memberi kepercayaan kepada Joe Hart dan Raheem Sterling, yang malangnya mereka berdua mengalami cedera sehingga harus diganti dan terpaksa absen membela tim nasional Inggris dalam laga internasional menghadapi Jerman (26/3) dan Belanda (29/3). Derbi Manchester kemarin juga mempertemukan lima pemain Prancis (Bacary Sagna, Gael Clichy, dan Eliaquim Mangala; Morgan Schneiderlin dan Anthony Martial), empat pemain Spanyol (David Silva dan Jesus Navas; David de Gea dan Juan Mata), serta empat pemain Argentina (Martin Demichelis, Sergio Aguero, dan Willy Caballero; Marcos Rojo).
Susunan Pemain:
Manchester City : Hart (Caballero 50'); Sagna, Demichelis (Wilfried 53'), Mangala, Clichy; Fernandinho, Toure (k); Navas, Sterling (Fernando 26'), Silva; Aguero.
Manchester United: De Gea; Darmian (Fosu-Mensah 84'), Smalling, Blind, Rojo (Valencia 63'); Schneiderlin, Carrick (k); Lingard, Mata (Schweinsteiger 70'), Martial; Rashford.