Tampilkan postingan dengan label juventus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label juventus. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 September 2021

Milan Imbangi Juventus

Kendati bermain tanpa pemain pilar penting, seperti Zlatan Ibrahimovic, Olivier Giroud, dan Davide Calabria, AC Milan masih mampu bermain imbang 1-1 dengan Juventus dalam laga giornata keempat Serie A 2021/22. Alvaro Morata membawa tuan rumah unggul 1-0 di menit ke-4 dalam sebuah serangan balik cepat setelah sepak pojok yang gagal dimanfaatkan Milan. Gol Ante Rebic di menit ke-76 menyelamatkan Rossoneri dari kekalahan pertama di Liga Italia musim ini. Rebic menyundul bola umpan Sandro Tonali lewat sepak pojok.

Milan mengumpulkan poin delapan dengan rekor gol 8-2 berada di peringkat kedua klasemen Serie A. Internazionale dengan poin sama menjadi capolista dengan rekor gol 15-4. Juara bertahan Serie A tersebut menang 6-1 atas Bologna dalam laga giornata keempat akhir pekan lalu. Sementara itu, Juventus masih belum mampu menang setelah ditahan imbang Milan. Klub yang baru ditinggalkan Cristiano Ronaldo itu baru meraih dua kali seri dan dua kali kalah musim ini.

 

Senin, 24 Mei 2021

Ronaldo dan Messi Bernasib Serupa

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi kembali mengalami hal serupa ketika mengakhiri musim 2020/21. Setelah Juventus maupun Barcelona sama-sama kandas di perempat final Liga Champions, mereka juga tidak mampu membawa timnya juara liga negaranya. Namun, Ronaldo dan Messi sama-sama menjadi pencetak gol tersubur bagi klubnya. Ronaldo mencetak 29 gol di Liga Italia 2020/21 dan membuat pemain terbaik Portugal itu pernah menjadi top scorer di tiga liga utama Eropa. Pemain terbaik Portugal itu melakukannya bersama Manchester United di Liga Inggris dan Real Madrid di Liga Spanyol. CR7 pun pernah beberapa kali menjadi menjadi top scorer Liga Champions dan masih memegang rekor pencetak gol terbanyak di liga juara antarklub Eropa. Sementara itu, Messi mencetak 30 gol di Liga Spanyol 2020/21 dan membuat rekor baru, yaitu lima kali beruntun menjadi el pichichi La Liga. Meskipun dengan catatan, dua musim terakhir Barcelona gagal juara. 

Ronaldo dan Messi pun masih bisa tersenyum karena masih memiliki trofi bersama klubnya musim ini. Juventus sukses menjadi juara Coppa Italia 2020/21 dan menjadi trofi pertama bagi Andrea Pirlo dalam musim debutnya sebagai allenatore Bianconeri. Barcelona mampu merebut Copa del Rey 2020/21 dan menjadi trofi perdana bagi Ronald Koeman yang juga menjalani musim pertamanya sebagai entrenador Blaugrana.

Senin, 10 Mei 2021

Milan Tumbangkan Juventus

AC Milan meraih kemenangan yang sangat berharga setelah membuat Juventus takluk 0-3 dalam laga giornata ke-35 Serie A 2020/21. Brahim Diaz, Ante Rebic, dan Fikayo Tomori secara bergantian membobol gawang Juventus. Rossoneri kembali masuk empat besar dan justru Juventus yang melorot ke posisi ke-5. Hasil apik di Stadion Juventus cukup mengejutkan karena selama bertahun-tahun Juventus selalu tampil superior menghadapi Milan, apalagi ketika mereka bermain di kandang sendiri.

Selasa, 28 Juli 2020

Trofi Liga Pertama untuk Sarri

Maurizio Sarri tercatat dalam rekor sebagai pelatih tertua yang meraih scudetto ketika mengantarkan Juventus untuk kesembilan kalinya secara beruntun berjaya di Liga Italia. Pelatih berusia 61 tahun itu pernah nyaris membawa Napoli juara beberapa musim lalu, tapi kalah bersaing dengan Juve yang saat itu ditangani oleh Massimiliano Allegri.

Rabu, 08 Juli 2020

Milan Tundukkan Juventus 4-2

Sempat tertinggal 0-2 dari tamunya, AC Milan berhasil membalikkan keadaan dan akhirnya mampu menundukkan Juventus 4-2 dalam pertandingan lanjutan Serie A 2019/20 yang berlangsung Rabu (8/7/20) dini hari WIB. Kedua tim bermain tanpa gol pada 45 menit pertama. Andre Rabbiot dan Cristiano Ronaldo membobol gawang Donnarumma pada awal babak kedua. Gol penalti Zlatan Ibrahimovic menipiskan ketertinggalan tuan rumah. Selanjutnya Franck Kessie, Ante Rebic, dan Rafael Leao bergantian menjebol gawang Sziechny. 

Milan belum pernah mengalami kekalahan sejak kompetisi kembali dilanjutkan pada masa pandemi. Sebelum menjamu Juve, anak asuh Stefano Pioli mampu menang 2-0 atas Roma dan unggul 3-0 atas Lazio, tim-tim yang posisinya lebih baik di klasemen. Ketika menghadapi Juve di semifinal Coppa Italia pun Rossoneri bisa bermain seri tanpa gol, meski gagal lolos ke final.
Selanjutnya Milan menghadapi Napoli yang dilatih Gennaro Gattuso, pelatih Milan musim lalu yang baru saja sukses membawa timnya juara Copa Italia. 

Kamis, 18 Juni 2020

Napoli Juara Coppa Italia 2020

Napoli berhasil menjuarai Coppa Italia 2019/20 setelah mengalahkan Juventus melalui adu penalti. Laga final tanpa penonton dimainkan di Stadion ... pada Kamis (18/6/20) dini hari WIB.

Sabtu, 13 Juni 2020

Milan Gagal ke Final Coppa Italia 2020

Semifinal kedua Coppa Italia 2019/20 antara AC Milan dan Juventus menjadi pertandingan sepak bola resmi pertama di Italia setelah masa pandemi korona. Laga di San Siro itu berlangsung tanpa kehadiran penonton dan dengan protokol kesehatan yang ketat pada Sabtu (13/7/20) dini hari WIB. Kedua tim bermain seri 1-1 dalam semifinal pertama yang berlangsung di J-Stadium pada Februari lalu. Milan kehilangan Theo Hernandez, Samuel Castillejo, dan Zlatan Ibrahimovic yang absen karena akumulasi kartu. Sayangnya anak asuh Stefano Pioli hanya mampu mengimbangi anak asuh Maurizio Sarri tanpa gol dalam semifinal kedua. Cristiano Ronaldo dkk berhak bermain di partai puncak Coppa Italia 2020 menghadapi Napoli yang menyingkirkan di semifinal lainnya.

Jumat, 14 Februari 2020

Milan versus Juve Seri di Semifinal I Copa Italia

AC Milan mesti puas bermain imbang 1-1 dengan Juventus dalam semifinal pertama Coppa Italia 2019/20 yang dimainkan pada Jumat (14/2/20) dinihari WIB di Stadion San Siro. Rossoneri berhasil unggul 1-0 lebih dahulu lewat gol Ante Rebic. Milan harus bermain dengan 10 pemain ketika Theo Hernandez mendapat kartu merah. Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat titik penalti setelah Calabria dianggap handball di dekat gawang Milan. Peluang melaju ke final masih terbuka karena masih ada semifina kedua. Pada semifinal lainnya, Napoli yang kini ditangani Gennaro Gattuso menang atas Internazionale.

Kamis, 12 April 2018

Madrid Lolos dari Hadangan Juventus

Juventus nyaris mampu mengulangi apa yang dilakukan AS Roma, klub Liga Italia lainnya, yang secara mengejutkan mampu menyingkirkan Barcelona sehari sebelumnya. Tim besutan Massimiliano Allegri telah memimpin 3-0 atas Real Madrid, yang membuat posisi kedua tim sama kuat secara agregat (3-3), hingga terjadilah sebuah insiden di menit ke-90+3. Wasit Michael Oliver langsung menunjuk titik penalti setelah Lucas Vasquez terlihat dijatuhkan oleh Medhi Benatia di muka gawang Juventus. Gianluigi Buffon dan para pemain La Vecchia Signora langsung melancarkan protes keras kepada sang wasit. Bahkan Buffon diganjar kartu merah karena dianggap berlebihan dalam bersikap.

Cristiano Ronaldo mengambil tendangan penalti dan menaklukkan kiper pengganti Juventus. Tim besutan Zinedine Zidane akhirnya takluk 1-3, tapi mereka berhak lolos dengan agregat 4-3. Sebelum terjadinya insiden di ujung laga, Juventus yang pekan lalu kalah 0-3 di kandang mampu menunjukkan wajah yang sangat berbeda. Mario Mandzukic sudah membobol gawang Keylor Navas di menit ke-2 dan membuat gol kedua di menit ke-37. Blaise Matuidi mencetak gol ketiga tim tamu pada menit ke-60. Kedua tim terus berlari, silih berganti saling menyerang. Semangat Juventini pasti begitu membara, sedangkan Madridista jelas waswas, hingga akhirnya gol tunggal Ronaldo membuat El Real lolos dari hadangan jawara Serie A sepanjang masa.  

Rabu, 04 April 2018

Gol Salto Ronaldo Warnai Kemenangan Madrid atas Juventus

Cristiano Ronaldo terus-menerus menunjukkan jatidirinya sebagai pemain sepak bola terbaik di dunia dalam satu dekade terakhir hingga tahun ini. Striker Real Madrid itu dua kali membobol gawang Juventus yang dikawal Gianlugi Buffon dalam laga pertama perempat final Liga Champion 2017/18 yang berlangsung di Juventus Stadium pada Selasa (3/4/2018) waktu setempat. El Real mampu mempecundangi tuan rumah dengan skor 3-0. Satu gol lainnya dibuat oleh Marcelo. Ronaldo sudah berhasil menaklukkan Buffon di menit ketiga pertandingan berjalan. Gol kedua dibuatnya dengan cara salto yang sungguh menawan pada menit ke-64. Buffon hanya bergeming melihat bola kembali menjebol gawangnya. Pendukung Juventus bahkan melakukan standing ovation menyambut gol indah itu. Marcelo memantapkan kemenangan Los Merengues di menit ke-72 memanfaatkan assist Cristiano. Sebelumnya, anak asuh Massimiliano Allegri harus bermain dengan 10 pemain setelah Paulo Dybala mendapat kartu kuning kedua di menit ke-66.

CR7 kini mengoleksi 14 gol di UEFA Champions League (UCL) musim ini. Dia pun memperpanjang rekornya, yaitu selalu mencetak gol dalam 10 pertandingan beruntun Liga Champion dan total golnya sepanjang masa di Eropa adalah 119 buah. Ronaldo juga membuat gol tercepat sepanjang kariernya dan telah mengemas 9 gol ke gawang La Vechia Signora. Tampaknya masih bakal ada lebih banyak rekor baru yang diukirnya pada laga-laga selanjutnya dan entah kapan berhentinya.

Dengan kemenangan telak di laga tandang, peluang anak asuh Zinedine Zidane tampil di semifinal menjadi sangat besar. Sergio Ramos dkk sudah pasti tidak akan membiarkan Gonzalo Higuain dkk leluasa membobol gawang Keylor Navas sampai empat kali dalam pertandingan di Santiago Bernabeu. Hasil imbang pun sudah cukup bagi El Real agar lolos ke empat besar, tapi Zizou tentu tak mau anak asuhnya bermain buruk di depan pendukungnya.

Sementara itu, satu tim Spanyol lainnya mengalami nasib berbeda. Sevilla yang bermain di kandang takluk 1-2 dari Bayern Muenchen. Satu gol tuan rumah dicetak Pablo Sarabia, sedangkan gol Die Bayern merupakan gol bunuh diri Jesus Navas dan Thiago Alcantara. Pertemuan Sevilla dan Muenchen adalah perjumpaan antara pelatih termuda paling minim pengalaman (Vincenzo Montella) dan pelatih tertua dengan segudang pengalaman (Jupp Heynckes) di UCL musim ini. Montella (43 tahun) baru menjalani debutnya di Liga Champion sejak menangani Sevilla di babak 16 besar pada Maret 2018 silam. Heynckes (74 tahun) sudah pernah dua kali menjuarai Piala/Liga Champion bersama Real Madrid (1997/98) dan Muenchen (2012/13). Klub raksasa Jerman itu bahkan meraih treble winner ketika ditangani manajer gaek yang kembali dari masa pensiunnya musim ini. Kemenangan atas Sevilla menjadi rekor bagi sang pelatih yang selalu memenangkan 12 pertandingan beruntun di Liga Champion.

Jumat, 16 Maret 2018

Juventus vs Real Madrid di 8 Besar UCL 17/18


Pengundian perempat final Liga Champion Eropa 2017/18 telah dilangsungkan pada Jumat (16/3/2018). Laga final UCL musim lalu terulang di 8 besar musim ini dalam pertandingan Juventus vs Real Madrid. Dua wakil Inggris yang tersisa akan saling berhadapan antara Liverpool dan Manchester City. Tim kejutan Sevilla mesti bertemu dengan tim raksasa Jerman, Bayern Muenchen. Sedangkan Barcelona akan ditantang oleh AS Roma.

Rabu, 26 Juli 2017

Kostum Klub Eropa Kreasi Penggemar


Menjelang bergulirnya kompetisi liga musim 2017/18, lima klub raksasa Eropa telah merilis kostum ketiga yang istimewa karena seluruhnya merupakan hasil kreasi dari penggemar klub masing-masing. Pada pertengahan 2016 lalu, Adidas mengadakan sayembara membuat kostum dengan menggunakan program 'Creator Studio". Setelah melewati proses panjang, Adidas memilih desain terbaik yang diejawantahkan sebagai seragam nomor tiga lima klub musim mendatang. Berikut ini penampakan lima jersey mutakhir tersebut berdasarkan kadar keapikannya versi saya.
Real Madrid
AC Milan
Bayern Muenchen
Manchester United
Juventus




Jumat, 12 Mei 2017

Terjadinya Final Idaman Liga Champion 2017

Akhirnya Juventus dan Real Madrid bakal berduel di partai puncak Liga Champion Eropa 2016/17. Juventus mengalahkan AS Monaco 2-1 di laga kedua semifinal (9/5/2017) dan lolos ke final dengan agregat 4-1. Real Madrid, biarpun kalah 1-2 dari Atletico Madrid di laga semifinal kedua (10/5), namun sudah mengantungi keunggulan 3-0 di laga pertama seminal. Maka tim asuhan Zinedine Zidane pun berhak tampil di pertandingan pamungkas klub terbaik Eropa musim ini yang akan berlangsung di Cardiff Wales pada 3 Juni 2017 mendatang. El Real unggul agregat 4-2 atas Atletico. Isco menjadi pencetak gol tunggal Los Merengues di Stadion Vicente Calderon pada menit ke-42, setelah gawang Keylor Navas dua kali dibobol oleh Saul Niguez dan Antoine Griezmann dalam 16 menit awal pertandingan. Tanpa Gareth Bale yang masih dibekap cedera, Isco menggantikan posisinya di tim inti tapi dengan peran yang berbeda. Pemain nomor 22 itu bermain di depan trio gelandang (Casemiro, Toni Kroos, dan Luka Modric) dan di belakang duet Karim Benzema-Cristiano Ronaldo dalam formasi 4-3-1-2.

Sementara itu Juventus meraih kemenangan keduanya melawan Monaco. Tim asuhan Massimiliano Allegri sudah unggul 2-0 di babak pertama melalui gol Mario Mandzukic dan Dani Alves. Gol Kylian Mbappe di menit ke-69 hanya mampu memperkecil kekalahan Monaco. Untuk kedua kalinya Allegri membawa I Bianconeri tampil di final setelah pada musim 2014/15 takluk dari Barcelona. Di pihak lawan, Zidane pun merasakan final kedua sebagai pelatih Madrid setelah pada kesempatan pertama setahun silam berhasil menjadi juara. Zidane akan bereuni dengan tim yang pernah diperkuatnya sebagai pemain pada 1996-2001. Alvaro Morata, striker Los Blancos, juga akan bertemu klub yang dibelanya selama dua musim (2014-2016). Pada sisi lain, Sami Khedira dan Gonzalo Higuain yang kini pemain Juventus pun akan bertemu teman-teman lamanya di kubu El Real.

Jumat, 05 Mei 2017

Peluang Besar Madrid dan Juventus Berjumpa di Final

Real Madrid dan Juventus berhasil mengalahkan lawan-lawannya dalam laga pertama semifinal Liga Champion Eropa 2016/17 yang berlangsung Selasa dan Rabu (2-3/5/2017) kemarin. El Real menang 3-0 atas Atletico Madrid di Stadion Santiago Bernabeu, sedangkan Juventus menundukkan tuan rumah AS Monaco 2-0. Kemenangan tersebut tentu saja membuat peluang kedua tim berjumpa di partai puncak menjadi lapang. 

Cristiano Ronaldo kembali unjuk gigi di Eropa setelah tampil melempem ketika timnya kalah dalam El Clasico. Ronaldo memborong tiga gol kemenangan Los Blancos atas Los Rojiblancos. Koleksi golnya di Liga Champion musim ini menjadi 10 buah dan jika bisa menambah satu gol lagi maka dia menyamai koleksi gol Lionel Messi. Tapi secara total rekor gol CR7 di Eropa semakin jauh meninggalkan Messi. 

Sementara itu, Gonzalo Higuain menjadi pahlawan kemenangan Juventus dengan dua golnya di Stade Louis II. Pemain yang pernah menjadi rekan seklub Ronaldo di Madrid itu seperti hadir di saat yang tepat karena catatan golnya di Eropa sebenarnya tidak mentereng. Uniknya, sepasang gol striker Argentina itu merupakan assist dari Dani Alves, seorang mantan pemain Barcelona.

Minggu, 19 Maret 2017

Final Kepagian di Perempat Final Liga Champion

Bayern Muenchen menghadapi Real Madrid, lalu Juventus berjumpa dengan Barcelona. Kedua laga perempat final tersebut sebenarnya layak menjadi salah satu partai puncak Liga Champion 2016/17. Keempat tim adalah unggulan teratas untuk menjadi kampiun kejuaraan antarklub tertinggi di Eropa, namun hasil undian mempertemukan mereka di babak 8 besar. Madrid dan Muenchen merupakan pengoleksi trofi Piala/Liga Champion terbanyak sepanjang sejarah yang konsisten tampil. Sebenarnya masih ada AC Milan yang sudah tiga musim absen dari Eropa, meski memiliki tujuh piala dan hanya kalah dari Madrid dengan 11 gelar kampiun.  Muenchen sendiri sudah lima kali menjuarai Piala/Liga Champion Eropa. Perjumpaan FC Bayern dan El Real akan menjadi ajang reuni bagi kedua pelatih, Carlo Ancelotti dan Zinedine Zidane. Don Carletto adalah mantan pelatih Los Blancos selama dua musim (2013-2015) dan Zizou pernah menjadi asistennya ketika merebut trofi Liga Champion 2013/14, yang merupakan gelar ke-10 sepanjang histori klub. Zizou telah menyamai prestasi mentornya kala membawa Madrid menjadi kampiun Liga Champion musim lalu. Bukan hanya pelatih, di antara pemain pun ada yang akan kembali ke mantan klubnya. Xabi Alonso di kubu Die Roten adalah mantan pemain Los Blancos, sementara Toni Kroos sebaliknya. Bukan hal yang mudah untuk membuat prediksi siapa yang bakal memenangi laga final kepagian tersebut.

Laga perempat final lainnya mempertemukan tim-tim kuda hitam, Atletico Madrid vs Leicester City dan Borussia Dortmund vs AS Monaco. Lolosnya Leicester dan Monaco ke babak 8 besar menjadi kejutan tersendiri. Juara Liga Inggris 2015/16 sedang terpuruk di dalam negeri, kalah 1-2 dari Sevilla di laga pertama 16 besar, dan telah memecat Claudio Ranieri sebagai pelatihnya. Namun, Craig Shakespeare sebagai pelatih pengganti hingga akhir musim justru mampu membawa timnya membalikkan keadaan. Leicester menang 2-0 atas Sevilla, juara Liga Europa tiga tahun terakhir, di laga kandangnya dan membuat rekor baru bagi klub. Sementara itu, Monaco juga berhasil menciptakan come back hebat melawan Manchester  City. Takluk 3-5 di laga pertama, Radamel Falcao dkk berhasil unggul 3-1 atas Sergio Aguero dkk di laga kedua. Monaco lolos dengan keunggulan gol tandang.

Senin, 24 Oktober 2016

Milan Pemilik Masa Depan Italia

AC Milan terus menanjak dan mampu menduduki posisi ketiga klasemen sementara Liga Italia Serie A 2016/17 pada pekan ke-9. Rossoneri memiliki poin yang sama dengan AS Roma, tapi kalah dalam selisih gol, dan hanya berjarak dua poin dengan Juventus. Tim asuhan Vincenzo Montella berhasil menang 1-0 atas tim asuhan Massimiliano Allegri dalam il grande partita yang berlangsung di San Siro pada Sabtu (22/10/2016) malam waktu setempat. Manuel Locatelli menjadi pahlawan kemenangan Tim Merah-Hitam dengan membuat gol tunggal ke gawang Gianluigi Buffon. Sebelumnya di pekan ke-8, Ignazio Abate dkk pun mengalahkan Chievo 3-1 dalam pertandingan tandang, sehingga Milan selalu meraih kemenangan dalam tiga laga terakhirnya.
Manuel Locatelli, pemain 18 tahun jadi pahlawan kemenangan Milan.
Dengan konsisten memainkan mayoritas pemain lokal, Milan sudah menyumbang jumlah pemain yang lebih banyak ketimbang Juventus dalam timnas Italia yang dilatih Giampiero Ventura sehabis Euro 2016. Padahal selama sekitar satu dekade terakhir Bianconeri selalu mendominasi Gli Azzuri. Namun dalam pertemuan teranyar Milan dan Juventus, terdapat enam pemain Italia menjadi starter Rossoneri, sedangkan tiga pemain lokal saja di kubu Bianconeri. Jika Gianluigi Donnarumma, Alessio Romagnoli, dan Locatelli masih berusia U-21, maka Buffon, Andrea Barzagli, dan Leonardo Bonucci telah berumur di atas 30 tahun. Pemain Juve lainnya, Giorgio Chiellini dan Claudio Marchisio yang selama ini menjadi langganan di timnas, masih berkutat dengan cedera, sementara Andrea Pirlo telah hijrah ke Major League Soccer (Liga Amerika Serikat) sejak 2015. 

Donnarumma, Romagnoli, Locatelli, dan sejumlah pemain muda lainnya merupakan generasi baru yang akan menjadi andalan Gli Azzuri di masa depan. Para pemain Milan akan kembali mendominasi Italia, seperti sekitar dua dekade lalu. Ketika itu Rossoneri sempat dijuluki sebagai The Dream Team, yang tak hanya mengandalkan Trio Belanda (Frank Rijkaard-Ruud Gullit-Marco van Basten) atau pemain asing seperti Marcel Dessaily, Dejan Savicevic, dan lain-lain, namun nyaris semua pemain lokalnya menjadi anggota timnas Italia. Misalnya saja pada Piala Dunia 1994, terdapat tujuh pemain Milan di skuat Gli Azzuri yang tampil di final turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat. Mereka adalah Paolo Maldini, Franco Baresi, Alessandro Costacurta, Mauro Tassoti, Demetrio Albertini, Roberto Donadoni, dan Daniele Massaro. Pelatih Italia kala itu adalah Arrigo Sacchi, mantan allenatore Rossoneri (1987-1991).