Tampilkan postingan dengan label argentina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label argentina. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Juli 2024

argentina kampiun copa america 2024

 


beberapa jam setelah spanyol menjuarai euro 2024 di jerman, argentina sukses menjadi kampiun copa america 2024 di amerika serikat. lionel messi dkk menang 1-0 atas kolombia lewat perpanjangan waktu dalam laga final di stadion hard rock miami, amerika serikat. gol tunggal  la biancoceleste dibuat oleh lautaro martinez di menit ke-112. argentina kini sudah 16 kali menjuarai copa america dan menjadi rekor baru.

Senin, 19 Desember 2022

Argentina Juara Piala Dunia 2022

Setelah melewati pertandingan yang mesti diselesaikan lewat adu tendangan penalti, Argentina akhirnya berhasil menjadi juara Piala Dunia 2022 Qatar. Lionel Messi dan Angel di Maria lebih dahulu membawa Albiceleste unggul 2-0 atas Les Bleus di babak pertama. Namun, Prancis mampu bangkit di babak kedua dengan dua gol Kylian Mbappe yang dicetaknya hanya dalam waktu dua menit. Laga puncak di Qatar pun dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2 x 15 menit. Messi kembali menaklukkan Hugo Lloris membuat anak asuh Lionel Scaloni sempat unggul 3-2. Mbappe untuk ketiga kalinya mampu membobol gawang Emiliano Martinez sehingga skor menjadi 3-3. 

Untuk menentukan sang kampiun dilakukanlah adu penalti. Emiliano Martinez menjadi pahlawan kemenangan timnya dengan menggagalkan dua tendangan penalti pemain Prancis. Sementara itu, keempat pemain Argentina menjalankan tugasnya dengan sempurna. Argentina unggul 4-2 dalam adu penalti. Tim besutan Didier Deschamps dipastikan gagal mempertahankan trofi yang direbutnya pada Piala Dunia 2018 Rusia. Argentina meraih Piala Dunia untuk ketiga kalinya setelah edisi tahun 1978 dan 1986. 

Lionel Messi akhirnya mampu mengangkat trofi Piala Dunia di Qatar setelah gagal di final 2014 di Brasil. Messi mencetak sejumlah rekor menakjubkan yang membuatnya layak menjadi pemain terbaik dunia sepanjang masa pada masa kini.

Jumat, 16 Desember 2022

Argentina vs Prancis di Final Piala Dunia 2022

Akhirnya salah satu final impian bakal terjadi di partai puncak Piala Dunia 2022 Qatar. Argentina dipastikan bakal menantang juara bertahan Prancis setelah kedua tim mampu menundukkan lawan-lawannya di semifinal. Argentina menang 3-0 atas Kroasia, sedangkan Prancis mengalahkan Maroko 2-0. 

Rabu, 23 November 2022

Kejutan Pertama : Argentina Dikalahkan Arab Saudi

Kejutan besar pertama terjadi di fase grup Piala Dunia 2022 Qatar. Argentina dikalahkan Arab Saudi dengan skor 1-2 dalam pertandingan pertama Grup C yang berlangsung Selasa (22/11/11) kemarin. Lionel Messi sempat membuat Albiceleste unggul 1-0 lewat tendangan penalti di menit ke-10. Namun, Arab Saudi mampu dua kali membobol gawang Emiliano Martinez di babak kedua.

Kamis, 02 Juni 2022

Argentina Juara Finalissima 2022

Argentina menjadi juara Finalissima 2022 dengan menang 3-0 atas Italia di Stadion Wembley, London. Trofi tersebut diperebutkan oleh juara Copa America dan juara Euro yang secara resmi diselenggarakan oleh CONMEBOL dan UEFA. Argentina merupakan jawara Copa America 2021, sedangkan Italia adalah kampiun Euro 2020 yang terlaksana pada 2021 lalu. Italia yang gagal lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar kembali menelan pil pahit, kalah dengan skor telak di Finalissima 2022. 

Gol-gol Albiceleste dicetak oleh Lautaro Martinez, Angel di Maria, dan Paulo Dybala. Lionel Messi menyumbang dua assist, sedangkan satu assist lagi oleh Lautaro. Setelah Copa America 2021, Messi kini berhasil meraih trofi kedua bersama Argentina sebagai kapten tim. Secara total Leo sudah mengoleksi 40 trofi bersama klub maupun timnas Argentina. Sementara itu, Giorgio Chiellini menjalani pertandingan pamungkasnya bersama Azzuri dengan mengecewakan. Chiellini telah 117 kali memperkuat Italia sepanjang kariernya.



Minggu, 11 Juli 2021

Messi Bawa Argentina Juara Copa America 2021

Penantian panjang rakyat Argentina untuk melihat Lionel Messi mengangkat piala kejuaraan untuk negaranya akhirnya terwujud pada Minggu (11/7/21) pagi WIB. Copa America 2021 berhasil direbut Argentina yang menang 1-0 atas Brasil lewat gol teramung Angel di Maria dalam laga final yang dimainkan di Stadion Maracana Brasil.

Sabtu, 10 Juli 2021

Argentina vs Brasil di Final Copa America 2021

Argentina dan Brasil akan tampil dalam final impian Copa America 2021 yang dimainkan pada Minggu (11/7/21) pagi WIB. Untuk ketiga kalinya Lionel Messi membawa timnya tampil dalam final kejuaraan besar setelah Piala Dunia 2014 dan Copa America 2016. Dalam dua final sebelumnya Messi dkk selalu menjadi pecundang. Mudah-mudahan kali ini dia bakal beruntung dan membawa Argentina menjadi juara dengan mengalahkan sang musuh bebuyutan, Brasil. 

Senin, 02 Juli 2018

Messi, Ronaldo, dan Spanyol Sudah Pulang

Kejutan demi kejutan masih terus terjadi di Rusia. Babak perdelapan final Piala Dunia 2018 telah memainkan empat pertandingan dalam dua hari, Sabtu (30/6) dan Minggu (1/7). Bintang-bintang kondang pun tak bisa terus bersinar dan kembali berguguran. Argentina takluk 3-4 dari Prancis, sedangkan Portugal kandas 1-2 di tangan Uruguay. Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sudah harus pulang dari Rusia setelah timnya kalah pada hari yang sama. Antoine Griezmann sempat membuat Le Bleus unggul 1-0 di menit ke-13, tapi Albiceleste kemudian membalas dan berganti memimpin 2-1 lewat gol Angel Di Maria (41') dan Gabriel Mercado (48'). Benjamin Pavard menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-57. Dua gol Kylian Mbappe hanya dalam empat menit (64' dan 68') membuat anak asuh Didier Deschamps unggul 4-2. Gol Sergio Aguero di menit ke-90+3 hanya mampu menipiskan kekalahan Argentina. Sementara itu, sepasang gol Uruguay dibuat oleh Edinson Cavani. Gol Pepe hanya sempat menyamakan kedudukan di menit ke-55. Ada benang merah yang menghubungkan bintang kemenangan Prancis dan Uruguay. Mbappe dan Cavani sama-sama bermain di PSG, klub raksasa Prancis. Dengan mencetak dua gol di 16 besar, keduanya kini mengoleksi tiga gol di Piala Dunia 2018. Mereka berdua akan saling berhadapan ketika Prancis bertemu Uruguay di perempat final. 

Sementara itu, Spanyol yang merupakan kandidat juara lainnya pun dihentikan langkahnya oleh tuan rumah Rusia lewat adu penalti. La Roja yang dihuni oleh pemain-pemain top seperti David De Gea, Sergio Ramos, Andres Iniesta, Isco, dan Diego Costa dipastikan gagal meraih trofi keduanya di Piala Dunia. Anak asuh Fernando Hierro lebih dulu unggul 1-0 lewat gol bunuh diri bek Rusia yang mengawal Sergio Ramos dalam sebuah kemelut di muka gawang Igor Akinfeev, yang didahului sepak pojok Marco Asensio. Tim tuan rumah menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti Artem Dzyuba setelah tangan Gerard Pique terkena bola di depan gawang Sapnyol. Kedua tim bermain seri 1-1 hingga 90 menit yang dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2x15 menit. Skor tidak berubah sehingga laga mesti diakhiri dengan adu tendangan penalti. Akinfeev, penjaga gawang sekaligus kapten Rusia menjadi pahlawan dengan menggagalkan tendangan Koke dan Iago Aspas. Sang kiper terpilih sebagai pemain terbaik Rusia vs Spanyol. Rusia pun unggul 4-3 dalam adu penalti dan berhak melaju ke 8 besar.

Satu laga lain yang harus diselesaikan lewat adu penalti adalah Kroasia vs Denmark. Pada lima menit awal pertandingan kedua  tim sudah bermain 1-1, tapi kemudian mereka tidak bisa lagi menjebol gawang lawan hingga usai waktu normal. Luka Modric berpeluang membuat Kroasia unggul di babak kedua perpanjangan waktu, tapi tendangan penaltinya berhasil digagalkan Kasper Schmeichel. Selanjutnya, adu penalti menjadi adu ketangguhan kiper kedua tim, Danijel Subasic dan Schmeichel. Subasic sukses menggagalkan tiga penalti pemain Denmark, sedangkan Schmeichel dua kali melakukannya. Ivan Rakitic menjadi penendang terakhir Kroasia yang menjadikan timnya unggul 3-2 dalam adu penalti. Kroasia akan menantang Rusia di babak perempat final. Sementara itu, Kasper Schmeichel terpilih sebagai pemain terbaik biarpun timnya terhenti langkahnya di Rusia.

Rabu, 27 Juni 2018

Messi Cetak Gol, Argentina pun Lolos ke 16 Besar

Lionel Messi berulang tahun ke-31 pada Minggu (24/6/2018) kemarin. Pasti banyak doa dan asa tercurah baginya, baik dari masyarakat Argentina maupun penggemarnya di seantero dunia. Nasib Tim Tango di Piala Dunia 2018 kebetulan sedang berada di ujung tanduk, setelah ditahan imbang 1-1 oleh Islandia dan kalah 0-3 dari Kroasia. Kemenangan mutlak diraih ketika menghadapi Nigeria di laga ketiga Grup D yang dimainkan Selasa (26/6) waktu setempat. Doa untuk Messi seperti terjawab ketika sang kapten mampu mencetak gol pertamanya di Rusia dan membuat timnya unggul 1-0 atas Nigeria. Gol Victor Moses lewat titik penalti sempat membuat posisi menjadi imbang 1-1. Namun, Marco Rojo akhirnya menjadi pahlawan kemenangan Albiceleste dengan golnya di menit ke-87. Tim Tango menang 2-1 atas Elang Super. Menempati posisi kedua Grup D, Argentina akan menantang Prancis yang menjadi juara Grup C di perdelapan final. Sementara itu, Kroasia (juara Grup D) akan berjumpa dengan Denmark (runner-up Grup C). 

Pertandingan terakhir Grup A dan B hanya untuk menentukan juara dan peringkat kedua. Hasilnya adalah Uruguay (juara Grup A) vs Portugal (runner-up Grup B) dan Spanyol (juara Grup B) vs Rusia (runner-up Grup A). Uruguay menang 3-0 atas Rusia. Sementara itu, Arab Saudi mengalahkan Mesir 2-1 di laga pamungkas lainnya di Grup A. Mohamed Salah memborong dua gol bagi timnya sepanjang turnamen, meski Mesir selalu kalah di Rusia. Pujian  layak diberikan kepada Iran dan Maroko. Iran menahan imbang Portugal 1-1, sedangkan Maroko bermain seri 2-2 dengan Spanyol di matchday 3 Grup B.

Rabu, 28 Maret 2018

Isco Bikin Hattrick, Spanyol Kalahkan Argentina

Hasil mengejutkan terjadi dalam laga ujicoba Spanyol vs Argentina yang berakhir dengan skor telak 6-1. Isco bermain luar biasa dengan menyumbang tiga gol dalam pertandingan yang berlangsung di Wanda Metropolitano, Madrid pada Selasa (27/3/2018) waktu setempat. Gol La Furia Roja lainnya dicetak oleh Diego Costa, Thiago Alancantara, dan Iago Aspas. Nicolas Otamendi membuat gol teramung tim tamu yang sempat membuat kedudukan 2-1 di akhir babak pertama.

Pertandingan antara kedua tim semula diperkirakan akan berlangsung seimbang, apalagi Argentina baru saja menaklukkan Inggris 2-0 beberapa hari lalu. Jorge Sampaoli memang tidak memainkan Lionel Messi dan Sergio Aguero, tapi masih ada sejumlah pemain top seperti Otamendi, Javier Mascherano, Lucas Biglia, dan Gonzalo Higuain saat bertemu juara Piala Dunia 2010 tersebut. Sebelum mengandaskan Argentina, tim besutan Julen Lopetegui bermain imbang dengan Jerman. 

Hasil positif dua ujicoba terakhir Spanyol menjadi modal persiapan yang baik menuju Piala Dunia 2018. Tapi, sepertinya ada sejumlah pemain Spanyol yang mesti siap kecewa tidak akan dibawa ke Rusia, seperti Alvaro Morata, Suso, dan Juan Mata, yang tidak dipanggil Lopetegui pada Maret ini. Materi pemain yang ada kini sudah menunjukkan kedigdayaannya ketika menghadapi Jerman dan Argentina.

Rabu, 11 Oktober 2017

Masih Ada Messi dan Ronaldo di Piala Dunia 2018

Sempat ada kekhawatiran publik sepak bola tidak akan bisa menyaksikan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo bermain di Piala Dunia 2018 Rusia karena belum jelasnya nasib Argentina dan Portugal dalam babak kualifikasi. Namun, kita boleh berlega hati karena nyatanya Argentina dan Portugal berhasil meraih tiket ke Rusia setelah menang dalam pertandingan penentuan. Argentina mengalahkan Ekuador 3-1 dalam laga tandang yang berlangsung di Quito pada Selasa (10/10/2017) waktu setempat. Messi menjadi pahlawan kemenangan La Albiceleste dengan memborong semua gol, meski timnya sempat tertinggal 0-1. Argentina akhirnya menempati posisi ketiga dengan poin 28 dalam klasemen akhir Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan di bawah Brasil (41) dan Uruguay (31), serta di atas Kolombia (27).  Keempat tim resmi menjadi wakil zona CONMEBOL di Rusia. Peringkat kelima yang dihuni Peru akan menjalani play-off menghadapi Selandia Baru. Cile, juara Copa America 2015 dan 2016, secara ironis gagal ke Rusia setelah kalah 0-3 dari Brasil dalam pertandingan pamungkas.

Portugal berhasil memastikan tiket Piala Dunia 2018 setelah menang 2-0 atas Swiss dan menjadikannya juara Grup B zona Eropa. Juara Piala Eropa 2016 tersebut memiliki poin yang sama dengan Swiss, tapi unggul dalam selisih gol. Tim wakil UEFA yang sudah pasti tampil di Rusia tahun depan adalah Prancis (juara Grup A), Portugal (B), Jerman (C), Serbia (D), Polandia (E), Inggris (F), Spanyol (G), Belgia (H), dan Islandia (I). Delapan runner-up masih berpeluang lolos dengan kewajiban menjalani play-off, di antaranya Italia, Kroasia, Swedia, dan Swiss. Belanda dan Wales dipastikan absen di Piala Dunia 2018. Kita tidak akan menyaksikan aksi Arjen Robben dan Gareth Bale bersama tim nasional masing-masing di Rusia. Robben bahkan langsung menyatakan diri pensiun dari timnas Belanda.

Mengingat usia Messi dan Ronaldo yang sudah di atas 30 tahun, bisa jadi Piala Dunia 2018 akan menjadi turnamen antarnegara terakhir bagi keduanya. Messi pasti sangat penasaran setelah timnya kalah dari Jerman dalam final Piala Dunia 2014 Brasil. Sehabis membawa timnya juara Eropa, Ronaldo pasti ingin mengukir prestasi lebih mentereng di Piala Dunia. Maka bakal sangat menarik menanti kiprah mereka dalam persaingan membawa timnya menjadi yang terbaik sejagad raya. Di antara negara-negara yang sudah lolos, Argentina dan Portugal tentu layak pula menjadi kandidat juara, selain nama-nama langganan seperti Brasil, Jerman, Spanyol, dan Prancis. 


Senin, 05 September 2016

Debut Apik Sejumlah Pelatih Tim Besar

Awal September 2016 menjadi kesempatan bagi sejumlah negara besar sepak bola tampil bersama arsitek timnas terbarunya. Di tanah Eropa, tak kurang dari Spanyol, Italia, Belgia, dan Inggris mengganti pelatihnya seusai Euro 2016 Prancis. Sementara itu, Brasil dan Argentina yang merupakan dua nama utama dari Amerika Selatan pun berupaya membangkitkan kejayaannya bersama pemimpin tim nasional anyar. Julen Lopetegui (Spanyol), Sam Allardyce (Inggris), Tite (Brasil), dan Edgardo Bauza (Argentina) melewati debutnya dengan hasil yang apik. Pada sisi lain, Giampiero Ventura (Italia) dan Roberto Martinez (Belgia) mengawali pertandingan pertamanya dengan kekalahan.

Perjumpaan Belgia dan Spanyol dalam laga uji coba di Brussels (1/9) merupakan pertemuan dua manajer anyar sesama orang Spanyol. Lopetegui bernasib lebih baik ketimbang Martinez. Tim tuan rumah bertekuk lutut 0-2 dari tim tamu. David Silva memborong sepasang gol La Roja.  Menjadi kejutan tersendiri ketika tidak ada nama Iker Casillas dan Cesc Fabregas dalam daftar pemain yang dipanggil pelatih anyar Tim Matador. Lopetegui juga memanggil kembali Juan Mata dan Diego Costa yang tidak disertakan oleh Vicente del Bosque di Piala Eropa 2016 lalu. Yang juga menarik, terdapat lima pemain Real Madrid yang diundang ke timnas, yaitu : Sergio Ramos, Dani Carvajal, Lucas Vasquez, Alvaro Morata, dan Marco Asensio. Jumlah itu melebihi Barcelona yang hanya mengirim empat pemain. Uniknya, Lopetegui pernah menjadi kiper Madrid dan Barca di waktu lalu. Sebelum menangani tim senior La Roja, Julen Lopetegui pernah mengukir prestasi juara Piala Eropa level junior bersama tim U-19 (2012) dan tim U-21 (2013). David de Gea, Dani Carvajal, Koke, dan Morata merupakan sebagian pemain andalannya di tim U-21. Selanjutnya Spanyol akan menjamu Liechtenstein dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Leon (5/9).
Dua gol David Silva menjadikan debut Julen Lopetegui bersama Spanyol menjadi manis.
Sam Allardyce mengawali tugas barunya dengan meraih kemenangan. Adam Lallana mencetak gol tunggal Inggris ke gawang tuan rumah Slovakia dalam pertandingan pertama Kualifikasi Piala Dunia 2018 Grup F Zona UEFA yang berlangsung di Trnavia (4/9). Sementara itu, Adenor Leonardo Bacchi alias Tite berhasil membawa Brasil menang atas Ekuador 3-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL pada Kamis lalu (1/9). Satu gol Neymar dan dua gol Gabriel Jesus membuat sempurna debut Tite menangani Selecao. Pada hari yang sama, batal pensiunnya Lionel Messi membawa keberuntungan bagi Edgardo Bauza. Argentina menang 1-0 atas Uruguay dengan satu-satunya gol dicetak Messi.

Giampiero Ventura mengalami kekalahan dalam debutnya ketika Italia takluk 1-3 dari Prancis dalam pertandingan persahabatan di Bari (1/9). Graziano Pelle membuat satu gol untuk tim tuan rumah, namun para pemain tim tamu mampu tiga kali membobol gawang lawan. Namun sebuah rekor baru tercatat ketika Ventura memberikan debut bagi Gianluigi Donnarumma, kiper AC Milan berusia 17 tahun 6 bulan, yang membuatnya menjadi pemain termuda yang pernah bermain untuk Gli Azzuri sepanjang sejarah. Kebanggaan lain untuk Milan adalah keberadaan enam pemainnya di timnas besutan Ventura. Selain Donnarumma, terdapat nama Mattia De Sciglio, Luca Antonelli, Alessio Romagnoli, Riccardo Montolivo, dan Giacomo Bonaventura. De Sciglio dan Bonaventura menjadi pemain inti, sedangkan Donnarumma dan Montolivo menjadi pemain pengganti dalam laga Italia versus Prancis.
Donnaruma menjalani debutnya bersama tim senior Italia.